News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Jadi Punah, Kini Lutung Jawa Terpantau Hidup Nyaman di Gunung Ungaran

Lutung Jawa sempat dikabarkan berkurang populasinya akibat perburuan liar. Namun, seiring kesadaran masyarakat kini lutung bisa hidup nyaman di habitat aslinya.
Rabu, 19 Januari 2022 - 09:22 WIB
Lutung Jawa Terpantau di Lereng Gunung Ungaran. (Dok. Unnes).
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Beberapa tahun lalu, lutung Jawa sempat dikabarkan berkurang populasinya akibat perburuan liar dan pembabatan hutan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seiring kesadaran masyarakat serta pengawasan dari aparat dan relawan, kini lutung bisa hidup nyaman di habitat aslinya.

 

Primata yang satu ini merupakan satwa endemik yang hidup di hutan Pulau Jawa. Di beberapa daerah disebut juga dengan siamang. Ciri khasnya berbulu hitam dengan garis putih di bagian muka. Tubuhnya agak panjang dan paling khas ia punya kantung di leher yang memungkinkannya bersuara keras hingga terdengar sampai ratusan meter.

 

Saat aktif, lutung selalu bergelantungan dari pohon ke pohon untuk mencari makan. Yang ia sukai adalah pucuk daun muda maupun buah-buahan hutan.

 

Seperti di hutan lereng Gunung Ungaran yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dan Kendal, Jawa Tengah. Dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), kawanan lutung seringkali terlihat di dalam hutan, dan sesekali juga muncul di dekat pemukiman. 

 

"Kita sudah lama ya melakukan pengamatan dan penelitian tentang satwa liar di Gunung Ungaran. Dan kita menemukan banyak satwa endemik yang dilindungi. Selain lutung Jawa, juga ada elang, trenggiling, kijang, hingga aneka jenis reptil dan serangga," jelas Dr. Margareta, peneliti dan pegiat lingkungan hidup dari Unnes.

 

Warga sekitar lereng Gunung Ungaran seperti di Desa Gonoharjo, Ngesrepbalong, Pasigitan, maupun Pakis Kendal sering melihat kemunculan lutung. Begitu juga warga desa di Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Biasanya lutung menampakkan diri pada siang hari maupun sore di hutan pinggiran.

 

"Kebetulan kan saya sering patroli di kawasan hutan Curug Lawe. Kemunculan lutung sudah menjadi pemandangan biasa. Dan mereka tidak menyerang. Apalagi lutung suka berada di atas pohon. Sesekali memang turun di tanah dekat sungai, tapi jarang. Kecuali, musim kemarau itu mereka kadang muncul di dekat kebun warga untuk mencari makan," kata Mujahidin, relawan lingkungan hidup di Desa Kalisidi, Ungaran Barat.

 

Warga sekitar hutan sangat menyadari kalau keberadaan lutung itu pertanda baik. Artinya, bahwa kehidupan di dalam hutan itu masih bagus. Jika satwa sudah sampai masuk ke pemukiman itu berarti mereka kekurangan makanan.

 

"Kalau di sini jarang sekali satwa liar yang sampai mencari makan di pemukiman. Dan lutung tidak seperti kera yang suka menjarah. Itu artinya mata rantai makanan di hutan masih sangat terjaga," kata Mujahidin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Jadi, jangan kaget dan jangan panik ya, kalau jalan-jalan ke air terjun Curug Lawe Ungaran atau ke hutan lindung  Gonoharjo Kendal, tiba-tiba menjumpai lutung berlompatan di atas pohon. Tenang, karena mereka tidak menyerang. Dan anggap saja itu bonus perjalanan. (Teguh Joko Sutrisno/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Siap-siap Ancaman El Nino Godzilla, Amran Ungkap Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem Panjang: Sudah Berpengalaman

Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia memiliki pengalaman yang cukup dalam menghadapi kemarau panjang. Ia juga membeberkan strategi pemerintah untuk menghadapi El Nino Godzilla.
Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

PT KCIC buka suara soal video viral berhentinya kereta cepat atau Whoosh di wilayah Kopo, Bandung, Jumat (3/4/2026). Ternyata alasannya karena ada seng masuk.
Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh bebuyutan Marc Marquez yang kini bertugas sebagai test rider Yamaha, Andrea Dovizioso, menyoroti satu nama yang dinilainya tampil gemilan di MotoGP Amerika 2026
Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

bentrok tersebut melibatkan dua kelompok warga yang saling serang hingga menyebabkan situasi mencekam dan menelan satu korban jiwa.
Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Ratusan dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dari dalam maupun luar negeri dipertemukan dalam forum Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) REJASELINDO 2026 di Bali.
Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Dua pembalap Aprilia yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menguasai puncak klasemen sementara MotoGP 2026

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT