News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Temui Petani Bawang Merah di Brebes, Sampaikan Pesan Jokowi

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, menemui ribuan petani bawang merah, di Brebes, Jawa Tengah.
Rabu, 18 September 2024 - 16:29 WIB
Cagub dan Cawagub Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin saat bertemu petani bawang merah di Brebes.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, menemui ribuan petani bawang merah, di sebuah gudang bawang merah, yang ada di Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (18/09/2024) siang.

Ribuan petani bawang merah Kabupaten Brebes yang tergabung dalam relawan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau relawan ProGib Brebes ini, mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dihadapan ribuan petani bawang merah, Cagub Ahmad Luthfi yang didampingi Taj Yasin diatas panggung menyampaikan, bahwa dua pekan lalu, Luthfi diberikan pesan oleh Presiden Joko Widodo, untuk mendukung dan membela nasib petani di Jawa Tengah, bila dirinya terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Secara terang-terangan, Ahmad Luthfi membeberkan, bahwa dirinya maju bersama Taj Yasin di Pilgub Jateng, adalah kepanjangan tangan dan kaki tangan, serta tangan kanan pemerintah pusat yang nanti akan dipegang presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pembina Relawan Progib Brebes,.Beni Santoso mengatakan, alasan petani bawang merah di Brebes, mendukung pasangan Luthfi - Taj Yasin, dikarenakan pasangan ini ditunjuk presiden terpilih menjadi pasangan calon di Pilgub Jateng, sehingga Luthfi dan Taj Yasin jika terpilih nanti akan menjadi kepanjangan tangan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Harapannya mereka (Luthfi dan Taj Yasin), bisa menyelesaikan persoalan keluhan petani,  dari petani yang susah  mendapatkan pupuk dan  kedua stabilisasi harga bawang merah dari pemerintah," kata Beni Santoso.

"Mudah-mudahan InsyaAllah beliau jadi, ada perhatiannya untuk petani Brebes, khususnya untuk petani bawang merah. Di saat harga itu turun stabilisasi harganya itu bagaimana. Kemudian dari pemerintah provinsi dengan dinas pertaniannya menurunkan ada Litbang untuk meneliti agar produktivitas bawang merah di Brebes bisa meningkat lagi. Saat ini produktivitas di daerah kita ini turun drastis," beber Beni.

Sementara usai menghadiri deklarasi dukungan relawan ProGib, Ahmad Luthfi mengatakan, bahwa kedatangan ke Brebes bisa menyerap aspirasi para petani dan yang dikeluhkan salah satunya soal pupuk. 

"Pupuk itu cukup, cuma mekanisme di lapangan yang harus kita rapatkan bersama. Contoh dalam kartu tani itu, petani harus ikut kelompok tani. Belum tentu masyarakat petani kita ikut kelompok tani. Yang kedua jika di kartu tani terjadi kerusakan, proses (perbaikan) itu tidak cukup satu minggu." kata Luthfi.

"Terus yang namanya tanaman itu tidak bisa menunggu walaupun satu minggu. Kemudian misalnya stok urea di PPL di wilayah petani itu habis, petani tidak bisa mengambil pupuk urea di PPL lain. Itu problem yang sangat complicated. Akhirnya apa, petani kita yang malah kebingungan padahal pupuknya ada. Lah tata kelola di tingkat bawah yang belum (beres)," lanjut Luthfi.

Selanjutnya, dalam pembelian pupuk, Luthfi menambahkan, ada yang menggunakan kartu tani ada yang menggunakan KTP. Sehingga persoalan ini harus disingkirkan.

"Saya yakin kebijakan dari provinsi itu bagus. Yang bagus akan kita tarik, kita perbaikilah. Kalau stok, secara nasional pupuk subsidi itu cukup. Nasional itu hari ini ada 4,5 juta ton ditambah 40 juta ton. Artinya ini besar sekali. Tinggal mekanisme di lapangan," jelas Luthfi.

Bersama Taj Yasin, mantan Kapolda Jateng ini akan melakukan perubahan mekanisme agar ada pendistribusian pupuk bisa disalurkan dengan benar sehingga petani di Jawa Tengah tidak lagi mengalami kelangkaan pupuk.

"Jangan sampai kuota yang sudah cukup ini mekanisme di lapangan kurang adanya sosialisasi, sehingga masyarakat tetap teriak pupuk pupuk. Siapapun pemimpin nanti di Jawa Tengah akan memikirkan itu. Pak presiden juga menitipkan itu. Titip petani kita kita dorong petani kita, itu ada apa. Ternyata setelah kami lihat di lapangan oh ternyata ini masalahnya," ujar Luthfi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bintang jenderal tiga ini mengakui, bahwa Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan kepada dirinya tidak hanya soal petani. Namun , juga persoalan nelayan, UMKM dan lain sebagainya.

"Di Jawa Tengah ada , 42 juta UMKM, Tukang pentol, tukang bakso yang karyawannya lima enam itu bisa menggerakkan ekonomi kita tanpa pengaruh inflasi di wilayah kita. Itu di Jawa Tengah besar. Jawa Tengah tidak boleh kalah dengan Jawa Timur dan Jawa Barat," pungkasnya. (tho/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT