GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes Serahkan 70 Laporan Korban Perundungan PPDS ke Polda Jawa Tengah

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyerahkan 70 laporan korban perundungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ke Polda Jateng
Senin, 30 September 2024 - 17:25 WIB
Sekjen Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha bersama Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora di Mapolda Jateng, Senin (30/9/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyerahkan 70 laporan korban perundungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ke Polda Jateng. Kemenkes juga melaporkan hasil investigasi soal kasus perundungan dr Aulia Risma Lestari.

"Ada 70an (korban perundungan), sudah diserahkan ke Polda (Jateng) untuk diproses," ujar Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan drg Murti Utami di Mapolda Jateng, Senin (30/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut laporan ini tak hanya datang dari Kampus Undip. Sejumlah universitas lain juga mengadukan hal yang sama terkait perundungan.

"Tapi kasusnya semua di Semarang," kata drg Murti.

Dalam kesempatan ini, Murti juga mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha untuk bertemu Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Kunta menuturkan, pertemuan dengan Kapolda Jateng untuk memastikan penyelidikan kasus ini sudah berjalan dengan baik.

"Kami sudah siapkan bukti semuanya sesuai permintaan dari Polda Jateng untuk kasus ini mulai dari bukti-bukti, saksi, kuasa hukum dan lainnya," terangnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora mengatakan, puluhan laporan ini sudah diterima untuk ditindaklanjuti. Saat ini sedang masuk dalam tahap pemeriksaan.

"Bukti itu yang kami tindaklanjuti. (70 korban) lainnya yang melapor mungkin porsi berbeda," bebernya.

Lebih lanjut, Johanson menyarankan kepada korban lainnya untuk segera membuat laporan. Hal ini agar proses penyelidikan bisa segera selesai.

"Kami terbuka dan kerahasiaan pastinya dijamin kepolisian,  Kemenkes, dan Kemendikbud Ristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)," katanya.

Berkaitan dengan update kasus Aulia,  Johanson mengungkapkan, sebanyak 46 saksi telah diperiksa termasuk dari pihak Universitas Diponegoro (Undip). Terkait Dekan Fakultas Kesehatan dan Kepala Jurusan (Kajur) apakah sudah diperiksa, Johanson belum memeriksanya secara detail.

"Nanti kita cek karena banyak sekali namanya (dari Undip)," katanya.

Kemenkes juga telah menyerahkan hasil investigasi secara resmi ke Polda Jateng. Johanson menilai, bukti ini merupakan petunjuk dan alat bukti bagi penyidik untuk didalami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukti lain sudah dikumpulkan untuk diproses secara scientific crime investigation," ujarnya.

Pihaknya juga bakal melakukan gelar perkara kasus tersebut dalam waktu dekat. Selepas gelar perkara khusus, nantinya akan menentukan perkara naik ke tahap penyidikan atau sebaliknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! PSSI Umumkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga El Clasico Kontra Persija Jakarta, Ini Daftarnya

Resmi! PSSI Umumkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga El Clasico Kontra Persija Jakarta, Ini Daftarnya

Persib Bandung mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI jelang pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League di Stadion Segiri.
Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda disebut bisa jadi batu sandungan dan ancaman berbahaya di fase grup.
Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen terkaget-kaget melihat gebrakan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang tiba-tiba kunjungi suku Togutil, sebuah suku pedalaman di Maluku Utara Apa katanya?
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan mulai curiga dengan jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti Timnas Indonesia. Sebut Garuda dapat perlakuan tak adil.
16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakuk
Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Polres Trenggalek Polda Jatim bersama masyarakat membangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT