GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omicron Terdeteksi di Kabupaten Semarang, Bupati: Kita Aktifkan Jogo Tonggo

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan guna mencegah meningkatnya kasus aktif Covid-19 berbagai upaya terus dilakukan, diantaranya mengaktifkan "Jogo Tonggo"
Kamis, 3 Februari 2022 - 11:09 WIB
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat berikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Kabupaten Semarang terus mencatat kenaikan kasus aktif Covid-19. Berdasarkan data yang dirilis oleh Pemkab Semarang per tanggal 2 Februari 2022 terdapat penambahan 13 kasus sehingga total ada 38 kasus aktif Covid-19. Satu dari 38 kasus aktif diketahui merupakan varian omicron

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan guna mencegah terus meningkatnya kasus aktif Covid-19 berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya dengan kembali mengaktifkan "Jogo Tonggo" guna memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus menjaga dan meningkatkan protokol kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Kasus aktif harian terus bertambah, kita tidak bisa lengah dengan kondisi ini. Kami bersama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten, Desa dan Kecamatan kembali mengaktifkan Satgas "Jogo Tonggo", " ungkap Bupati saat dijumpai Kamis (3/2/2022) pagi. 

Bupati juga menjelaskan salah satu dari kasus aktif di Kabupaten Semarang terdeteksi varian Omicron. Saat ini sebagian dari warga yang terkonfirmasi Covid-19 diketahui memiliki gejala ringan dan menjalani isolasi mandiri baik dirumah dan di rumah isolasi terpusat. 

" Ada satu warga yang diketahui terkena Omicron, kita juga tidak tahu dia tertular dari mana karena ber KTP Kabupaten. Saat ini warga yang terkonfirmasi positiv Covid-19 menjalani isolasi di rumah isolasi terpusat yang kita siapkan di Siwakul, Pringapus dan hotel Garuda Kopeng. Kurang lebih ada 11 warga yang saat ini menjalani isolasi secara terpusat. Rata rata juga mengalami gejala ringan, " jelasnya.

Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menyelenggarakan event atau kegiatan yang kurang penting. Utamanya untuk lokasi wisata dan pasar dimana banyak orang berkumpul dalam satu waktu. 

" Kita tidak melarang adanya event atau kegiatan karena sesuai dengan Inmendagri kita masuk dalam level 1. Namun agar Covid -19 tidak menyebar kegiatan kegiatan dan event bisa dikurangi. Jika harus dilaksanakan bisa dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan, " tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu upaya untuk melindungi masyarakat dari Covid-19, Pemkab Semarang juga terus memperluas upaya vaksinasi Covid 19.

" Untuk vaksinasi kita terus perluas baik untuk dosis 1 dan dosis 2 serta vaksinasi booster. Vaksinasi anak juga menjadi prioritas dimana sekarang sudah lebih dari 90 persen dan ini sudah masuk dosis ke 2," pungkasnya. (Aditya Bayu/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT