News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai di Pati Anjlok, Pedagang Mengeluh Penjualan Menurun

Diduga akibat stok melimpah karena panen raya, harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, anjlok.
Senin, 11 November 2024 - 15:45 WIB
Pedagang cabai di Pasar Puri Baru Pati, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Diduga akibat stok melimpah karena panen raya, harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, anjlok.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang, karena meskipun harga turun mereka kesulitan menjual stok cabai karena daya beli masyarakat menurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga cabai di pasar tradisional Puri Baru, Kecamatan Pati Kota, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya harga cabai berkisar antara Rp 15 ribu hingga Rp 17 ribu per kilogram, kini turun menjadi hanya Rp 12 ribu per kilogram.

“Harga cabai saat ini Rp 12 ribu, normalnya ya Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu/kg,” ujar salah seorang pedagang cabai di Pasar Puri Baru Pati, Sugianto, Senin (11/11/2024).

Penurunan harga cabai ini, kata Sugiarto disinyalir akibat panen raya yang menyebabkan pasokan cabai melimpah di pasaran.

“Kemungkinan ini akibat panen raya. Stok dipasaran melimpah, jadi harganya turun” jelasnya.

Turunnya harga cabai dipasaran ini justru menjadi dilema bagi para pedagang. Pasalnya meskipun harga turun, para pedagang kesulitan menjual stok cabai karena daya beli masyarakat menurun.

“Kepinginnya kami ya penjualan naik, karena saat ini daya beli masyarakat sangat rendah. Kurang laku cabai saat ini meski harganya murah,” ungkap dia.

Jika sebelumnya sehari bisa menjual 30 sampai 40 kilogram cabai, kini rata-rata pedagang hanya mampu menjual maksimal 20 kilogram cabai per hari.

“Biasanya sehari terjual 30 kg sampai 40 kg, sekarang 20 kg saja susah,” keluhnya.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang cabai, karena stok yang tersisa tidak terjual rawan membusuk dan pedagang akan mengalami kerugian.

“Kalau lama nggak habis terjual ya cabai yang tersisa bisa membusuk. Kalau sudah membusuk ya nggak laku dijual, ujung ujungnya kami akan rugi,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santoso, mengakui di pasaran lokal saat ini harga cabai turun karena permintaan berkurang dan stok melimpah.

“Memang dipasaran karena permintaan ini berkurang kemudian stok banyak sehingga harga turun,” kata kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santoso.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

Masih Ingat Kasus 2 Ton Sabu yang Menggemparkan Indonesia? Ini Cara Jaringan Internasional Menjalankan Operasinya

BNN RI bersama Polda Kepri, Bea Cukai, dan TNI AL menggagalkan penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau. Ini menjadi pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?

Fenomena gagal bayar atau galbay pinjaman online ramai diperbincangkan di media sosial. Simak penyebab, dampak, risiko hukum, hingga fakta soal ancaman pidana bagi debitur pinjol
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.

Trending

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketum Kadin Sampaikan Aspirasi Dunia Usaha dalam RDPU RUU Kadin Bersama Baleg DPR RI

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakri bersama jajaran pengurus serta perwakilan asosiasi, dan himpunan menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kadin bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/06/2026).
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT