News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tamu Kerap Gaduh dan Buang Alat Kontrasepsi ke Atap Rumah, Warga Geruduk Hotel di Purwokerto

Kesal atap rumahnya sering dijadikan tempat pembuangan alat kontrasepsi oleh tamu, puluhan warga geruduk hotel di Purwokerto. Aksi ini dilakukan secara spontan.
Jumat, 25 Februari 2022 - 11:07 WIB
Warga Menyisir Kamar Hotel.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Purwokerto, Jawa Tengah - Kesal atap rumahnya sering dijadikan tempat pembuangan alat kontrasepsi oleh tamu, puluhan warga geruduk Hotel Roda Mas Purwokerto. Aksi spontan itu karena warga berkali-kali melakukan mediasi tetapi tak juga ada solusi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar 50 warga masuk ke area hotel pukul 23.30 WIB, Kamis (24/2/2022). Bahkan, beberapa mengetok pintu sejumlah kamar, meminta tamu yang membuat gaduh untuk keluar. 

 

Ketua RT 04 RW 05, Kelurahan Purwokerto Wetan, Bola Sudarmi kepada wartawan mengatakan, permasalahan itu sudah lama meresahkan. Warga mempermasalahkan suara gaduh para tamu tiap malam.

 

“Ini spontan warga ke sini, itu sampah kondom dibuang ke atap rumah warga. Kalau tengah malam itu suara berisik banget,” ujar Bola.

 

Kejadian seperti itu sudah berulangkali dan memang selama ini hanya janji-janji dari pihak hotel, tanpa ada solusi.

 

"Sudah sering, berkali-kali memang, tapi hanya dijanjikan saja, ini kan ada dua RT yang terdampak, RT 3 dan 4. Ini nanti keputusannya seperti apa," ujarnya.

 

Salah seorang warga, Sidik (54) mengatakan, permasalahan kegaduhan sudah berlangsung lama. Sudah sekitar 10 tahun.

 

“Selain itu sampah, bukan sampah biasa tapi kondom bekas dibuang ke atap rumah warga. Tentunya ini sangat mengganggu,” katanya.

 

Ia berharap agar pemilik bisa menertibkan pemilik hotel untuk tidak mengulanginya.

 

Tak berapa lama, pemilik hotel, Eko tiba di lokasi. Sempat bersitegang dengan warga, namun akhirnya dapat diredakan oleh anggota Polsek Purwokerto Timur. 

 

Saat dikonfirmasi awak media, Eko enggan untuk memberikan pernyataan.

 

Kapolsek Purwokerto Timur, Kompol Puji Nurrohman mengatakan, pihaknya mengarahkan warga untuk melaporkannya ke Polresta Banyumas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Ya, sementara beberapa perwakilan warga diminta untuk memberikan keterangan di polres agar bisa ditindaklanjuti,” katanya. (Sonik Jatmiko/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT