News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polrestabes Semarang Waspadai Penyusup dan Kelompok Anarkis saat Peringatan May Day

Polrestabes Semarang, Jawa Tengah telah menyiapkan antisipasi gangguan keamanan saat peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia pada Kamis (1/5/2025).
Rabu, 30 April 2025 - 20:56 WIB
Kapolrestabes Semarang, Kombes M Syahduddi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com  - Polrestabes Semarang, Jawa Tengah telah menyiapkan antisipasi gangguan keamanan saat peringatan May Day atau Hari Buruh Sedunia pada Kamis (1/5/2025).

Polrestabes Semarang menjamin memberikan pelayanan dan perlindungan kepada para buruh serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat aksi. Polrestabes Semarang akan menerapkan pola pengamanan yang maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Semarang, Kombes M Syahduddi mengatakan, ribuan personel diturunkan dalam pengamanan aksi ini. Dia memastikan penanganan dilakukan secara humanis.

“Kita akan menyiapkan 3000 personel gabungan dari Polrestabes Semarang, Polda Jateng, dan beberapa Polres tetangga yang akan di sebar ke titik pengamanan yang telah ditentukan untuk menjamin kondusifitas kamtibmas selama berlangsung nya peringatan may day di Kota Semarang,” ujarnya, Rabu (30/4/2025).

Pihaknya juga telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan para stakeholder untuk mematangkan pola pengamanan dan cara bertindak berdasarkan potensi ancaman yang akan terjadi. Termasuk melaksanakan simulasi pengamanan  tactical floor game (TFG) dengan melibatkan seluruh perwira pengamanan di tiap objek.

Syahduddi juga menyatakan bahwa ada beberapa ketua dan koordinator serikat pekerja maupun buruh yang sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melaksanakan kegiatan pada saat may day. Koordinator buruh juga telah meminta bantuan pengamanan aksi.

“Kami pastikan akan memberikan penjagaan dan perlindungan agar kegiatan nya berjalan tertib dan lancar,” terangnya.

Namun pihaknya juga mengungkapkan ada potensi aksi may day nanti disusupi oleh kelompok di luar elemen buruh yang akan mengganggu keamanan dalam peringatan may day di Kota Semarang.

Dia menyebut akan ada beberapa potensi gangguan keamanan yang akan terjadi saat peringatan may day nanti. Pihaknya mewaspadai aksi yang disusupi oleh elemen di luar massa buruh seperti kelompok anarkis yang diduga akan melakukan penutupan akses jalan tol dan jalan protokol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mewaspadai orang membawa atribut berupa benda-benda yang membahayakan, pembakaran ban, merusak fasilitas umum, sweeping buruh perusahaan, sampai dengan penggunaan bom molotov,” katanya.

“Itu semua akan kita antisipasi dan mengingatkan agar peserta aksi may day bisa berperilaku tertib, terkendali dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” lanjut Syahduddi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT