News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Alternatif Pati-Rembang Rusak, Kendaraan Besar Dilarang Lewat

Perbaikan jalan di Pantura Batangan, Pati, Jawa Tengah, tak hanya memicu kemacetan. Jalan alternatif Pati-Rembang juga rusak parah akibat dilalui truk besar.
Kamis, 24 Maret 2022 - 12:53 WIB
Arus lalu lintas padat di jalan alternatif Pati-Rembang, Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Pati, Jateng, kamis (24/3/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Perbaikan jalan di Pantura Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tak hanya memicu kemacetan berjam-jam. Akibat proyek pengecoran itu, sejumlah jalan-jalan alternatif Pati-Rembang rusak parah, lantaran di lalui truk dan kendaraan-kendaraan besar agar bisa bebas dari kemacetan.

Kerusakan parah terjadi di jalan Jakenan-Jaken, Kabupaten Pati, tepatnya dari timur Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Jaken hingga Desa Srikaton, Kecamatan Jaken.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain jalan alternatif Jakenan-Jaken, jalan alternatif Glonggong-Jakenan juga rusak parah, tepatnya pertigaan Glonggong ke timur. Kondisi serupa juga terjadi di jalan alternatif Karangrejo, Kecamatan Juwana-Kuniran, Kecamatan Batangan. Jalan alternatif yang melewati persawahan ini selain sempit, juga banyak lubang besar.

Tidak hanya di Kabupaten Pati, kerusakan jalan alternatif Pati-Rembang juga terjadi di Kabupaten Rembang. Kerusakan paling parah terjadi di jalan Ngebrak turut Desa Grawan.

Kemudian ruas jalan Jadi, Sekarsari, hingga Jatihadi, Kecamatan Sumber. Bahkan, di Jatihadi jembatan yang menghubungkan dengan Kecamatan Jaken, Pati, sempat ambrol karena diterjang arus air sungai awal bulan lalu.

Sementara di Kecamatan Kaliori kerusakan ringan terjadi di Jalan Dresi hingga Sumber. Kerusakan paling parah di Desa Maguan, karena ruas jalan desa sudah longsor sepanjang puluhan meter karena diterjang derasnya arus sungai dan ditambah sebelumnya dilalui kendaraan berat saat pengecoran di Batangan akhir tahun 2021 lalu.

Semakin rusaknya jalan alternatif Pati-Rembang akibat jalan tersebut dilalui kendaraan bermuatan berat, serta bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), membuat Bupati Pati Haryanto geram.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah, Haryanto melarang jalan alternatif Jaken-Jakenan dan Karangrejo-Kuniran dilalui kendaraan bermuatan berat dan bus. Jalan ini hanya boleh dilalui kendaraan pribadi atau sepeda motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena jalan alternatif banyak yang rusak, kami melarang kendaraan besar melintas di jalan alternatif Pati-Rembang," ujar Bupati Pati Haryanto, Kamis (24/3/2022).

Untuk mencegah kendaraan besar dan bus AKAP melewati jalur alternatif Pati-Rembang, Bupati Haryanto telah memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati untuk memasang tanda larangan kendaraan muatan berat dan bus AKAP melewati jalur alternatif Pati-Rembang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

KDM Bicara Kunci Utama Kemajuan Industri di Jabar, Singgung Peran Ortu yang Buat Mentalitas Anak Kalah Bertarung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara kunci industri yang maju di Jabar saling erat dengan keberhasilan pendidikan dan pembentukan karakter anak.
Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Media Italia Heran, Tak Ada Pemain Cremonese yang Bantu Emil Audero saat Gawangnya Digempur Napoli

Il Giorno, media asal Italia menyoroti bagaimana kerja keras Emil Audero menahan gempuran Napoli justru kurang mendapat dukungan yang baik dari pemain Cremonese
Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

Soroti Sistem Partai, KPK Nilai Kaderisasi Rawan Penyimpangan: Belum Ada Lembaga Pengawas

KPK mengusulkan perlu dibentuknya lembaga khusus untuk mengawasi proses kaderisasi di partai politik. Sebab, potensi korupsi dinilai juga rawan terjadi sejak proses pengkaderan.
Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT