News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramadhan Tiba, Pisang Kepok Bahan Kolak pun Naik Harga

Bulan Ramadhan memang penuh warna. Selain banyak tradisi dan ibadah, aneka kuliner pun menjadi buruan warga. Diantaranya yang paling banyak dicari adalah kolak.
Jumat, 1 April 2022 - 20:14 WIB
Tumpukan stok pisang bahan kolak di Pasar Bulu Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Bulan Ramadhan di Indonesia memang penuh warna. Selain banyak tradisi dan ibadah, aneka kuliner pun menjadi buruan warga untuk berbuka. Diantaranya yang paling banyak dicari adalah kolak. Bahkan inilah makanan atau minuman khas Ramadhan yang banyak dijumpai di seluruh daerah di Indonesia terutama di Jawa.

Bahan utama kolak adalah pisang. Dan tak semua pisang cocok untuk dibuat kolak. Yang paling banyak adalah pisang kepok dan pisang raja nangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka tak heran jika dua komoditas tersebut laris manis sebelum hingga selama bulan Ramadhan. Alhasil harga pisang kepok dan pisang raja nangka pun melonjak.

Seperti terpantau di Pasar Bulu Kota Semarang, Jumat (1/4/2022). Puluhan kios pisang berjejer di sisi selatan pasar tersebut. Beda dengan biasanya, kali ini pisang kepok dan pisang raja nangka mendominasi stok yang ada. 

Menurut Mbah Juminah, pedagang pisang Pasar Bulu, stok pisang khusus untuk kolak sudah ia siapkan sejak seminggu sebelum Ramadhan. Pisang ia stok adalah yang belum matang benar sehingga begitu masuk Ramadhan sudah matang dan siap untuk diolah menjadi kolak.

"Paling banyak pisang kepok. Karena pisang ini selain cocok untuk kolak juga enak untuk dibuat pisang goreng. Saya ambilnya dari pengepul pisang di Bangetayu dan Kendal Mereka datang ke sini pakai mobil bak itu," cerita Mbah Juminah.

Ia menambahkan, setiap menjelang dan selama bulan puasa, dagangannya laris hingga lebih dua kali lipat dibanding hari biasa. Pisang kepok yang biasanya habis empat tandan, sekarang bisa delapan tandan. Satu tandannya berisi sepuluh hingga dua belas sisir.

"Yang ambil pedagang makanan takjil, pedagang sayur keliling, pedagang gorengan, juga warga biasa yang memasak kolak untuk keperluan berbuka," jelasnya.

Tentu saja lonjakan permintaan membuat harga pisang terkerek naik. Menurut Mbah Juminah, satu sisir pisang bisa naik lima rupiah dari harga sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pisang kepok itu kan harga biasanya antara lima belas hingga dua puluh ribu rupiah sesuai ukurannya. Sekarang jadi dua puluh hingga dua puluh lima ribu rupiah per sisir. Untuk raja nangka juga sama, selisih lima ribu rupiah dibanding hari biasa," ungkapnya.

Momen seperti ini, lanjut Mbah Juminah, menjadi masa yang ditunggu setiap setahun sekali. Keuntungan jualan pisang bisa dipakai untuk merayakan Lebaran. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 
Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 

Trending

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT