GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Ikan Mati Massal di Sungai Serayu, Warga Ramai-Ramai Menangkapnya

Penduduk sekitar Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah kaget karena banyak ikan di sungai tersebut mati mengambang. Mereka lalu ramai-ramai menangkapnya
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 2 April 2022 - 11:30 WIB
Warga menangkap ikan mati massal di Sungai Serayu
Sumber :
  • Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Warga sekitar Sungai Serayu, Kabupaten Banyumas, Jateng kaget karena banyak ikan di sungai tersebut mati mengambang. Fenomena yang terjadi sejak Jumat (1/4/2022) sore itu, membuat warga ramai-ramai turun ke sungai menangkap ikan.

"Ada yang sudah dalam kondisi mati, ada yang pingsan, ada beberapa yang berenang lemas di permukaan," ujar Ari, salah seorang warga Tambaknegara Rawalo yang ikut menangkap ikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ikan yang mati mulai dari Nilem hingga Baceman, yang merupakan ikan dasar sungai. Beberapa ikan berukuran besar juga terlihat lemas mengapung.

Warga sekitar menangkap ikan dengan tangan kosong. Ikan lalu dikumpulkan di tepian.

"Udah lemas, pakai tangan aja bisa ditangkap. Beberapa masih ada yang kuat lalu berenang ke dalam air lagi," ujar Warlan, warga lainnya.

Ari menyebut, dalam dua hari terakhir, air sungai memang terlihat lebih pekat. Kandungan lumpur kemungkinan lebih tinggi dari biasanya.

"Kalau daerah hulu banjir, biasanya juga tak sepekat ini," ujarnya.

Warga menduga, kematian ikan massal itu karena pesatnya air. Fenomena ini jarang terjadi. Terakhir pernah terjadi pada 2012 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, aktivis masyarakat Serayu, Eddy Wahono menduga kematian massal bisa terjadi karena banyak sebab. Secara alami, ada proses pembalikan massa air yang membawa serta zat beracun dari dasar air ke atas. Atau sebab lain karena pencemaran.

"Pembuangan limbah pabrik, karena limbah yang belum terolah masuk sungai. Di Kabupaten Banyumas tidak ditemukan pabrik di pinggir sungai. Dimungkinkan Kabupaten Purbalingga pabrik wig, bulu mata, dan Kabupaten Banjarnegara pabrik Tapioka,” ujar Eddy. (Sonik Jatmiko/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasto Kristiyanto: Sebagai Partai Penyeimbang, PDIP Beri Masukan Atasi Badai Ekonomi

Hasto Kristiyanto: Sebagai Partai Penyeimbang, PDIP Beri Masukan Atasi Badai Ekonomi

PDIP menggelar diskusi terbatas untuk membahas terkait tantangan ekonomi nasional yang tengah diterpa tekanan global.
Suami Minta Macam-Macam Gaya saat Berhubungan Intim, Haruskah Dituruti? Ketahui Batasannya Menurut Syariat Islam

Suami Minta Macam-Macam Gaya saat Berhubungan Intim, Haruskah Dituruti? Ketahui Batasannya Menurut Syariat Islam

Suami minta macam-macam gaya saat berhubungan intim, haruskah dituruti atau ditolak? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini untuk mengetahui batasannya.
Polda Metro Jaya Amankan Ribuan Butir Ekstasi di Jakarta Barat

Polda Metro Jaya Amankan Ribuan Butir Ekstasi di Jakarta Barat

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
Puluhan Pelaku Usaha Muda Digembleng Kembangkan Bisnis

Puluhan Pelaku Usaha Muda Digembleng Kembangkan Bisnis

Puluhan pelaku usaha muda mengikuti kegiatan Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 yang berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Beras hingga Daging Sapi Terpenuhi Jelang Ramadan

Pemprov DKI Jakarta Jamin Stok Beras hingga Daging Sapi Terpenuhi Jelang Ramadan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok pangan di Jakarta untuk kebutuhan bulan Ramadan sampai Hari Raya Idulfitri 2026 tercukupi.
Kasus Akta Kelahiran Meledak! CAS Bekukan Hukuman FIFA, Malaysia Serang Balik soal Yurisdiksi

Kasus Akta Kelahiran Meledak! CAS Bekukan Hukuman FIFA, Malaysia Serang Balik soal Yurisdiksi

Kontroversi akta kelahiran tujuh pemain naturalisasi Malaysia makin panas dan memasuki babak baru.

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak buka suara seusai kekalahan dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Demiane Agustien tampil gemilang bersama Arsenal U-21 dan membuka peluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Hattrick di Premier League 2 jadi bukti kualitasnya.
Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz 2026 langsung terjun ke lokasi usai Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan ditembaki.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT