GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Terdakwa Diksar Maut Menwa Universitas Negeri Surakarta Divonis 2 Tahun Penjara

Sidang vonis kasus Diksar maut (Pendidikan Latihan Dasar) Menwa (Resimen Mahasiswa) Universitas Sebelas Maret (UNS), dengan terdakwa FPJ (22) selaku Kepala Provos Menwa dan NFM (22) selaku Komandan Latihan Menwa, berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Surakarta, Senin (4/4/2022).
Selasa, 5 April 2022 - 02:50 WIB
Suasana Sidang Terdakwa Diksar Maut Universitas Negeri Surakarta
Sumber :
  • Effendy Rois
Solo, Jawa Tengah - Sidang vonis kasus Diksar maut (Pendidikan Latihan Dasar) Menwa (Resimen Mahasiswa) Universitas Sebelas Maret (UNS), dengan terdakwa FPJ (22) selaku Kepala Provos Menwa dan NFM (22) selaku Komandan Latihan Menwa, berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Surakarta, Senin (4/4/2022). 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Majelis hakim yang diketuai Suprapti, bersama dua anggota hakim, yakni, Lucius Sunarno dan Dwi Hananto,  akhirnya menjatuhkan vonis 2 tahun kepada kedua terdakwa. 
 
Dalam sidang terdakwa I dan terdakwa II dinyatakan terbukti bersalah yang secara sah dan meyakinkan  melakukan tindak pidana turut serta karena kelalaian hingga menyebabkan orang lain meninggal. 
 
Dalam membacakan putusannya, Suprapti, Ketua Majelis Hakim, mengatakan bahwa dakwaan untuk dua terdakwa, sesuai pasal 359 KUHP dan menjatuhkan pidana kepada dua terdakwa dengan pidana penjara masing masing selama 2 tahun.
 
Majelis hakim menetapkan vonis yang dijatuhkan untuk terdakwa dikurangi masa penahanan yang telah dijalani kedua terdakwa. 
 
Dalam pertimbangannya, majelis hakim menvonis 2 tahun karena pertimbangan yang meringankan dan memberatkan. Hal yang memberatkan adalah kedua terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan sering berubah. Sedangkan yang meringankan adalah kedua terdakwa masih usia muda diharapkan masih bisa mengubah perilakunya.
 
Majelis hakim  menetapkan masa penahanan yang telah dijalani kedua terdakwa dikurangkan dari pidana yang dijatuhkan.
 
Sementara penasehat hukum kedua terdakwa, Darius Marhendra Yudya Wardana, menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. 
 
"Untuk putusannya kita masih pikir-pikir, nanti kita perlu berpikir dengan tenang apakah perlu mengajukan banding atau tidak. Kita hormati putusan pengadilan," terang Darius, usai persidangan.
 
Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Ambar Prasongko juga menyatakan jaksa pikir-pikir terkait putusan hakim yang berbeda jauh atas tuntutan jaksa.
 
JPU menuntut pasal 351 KUHP, ancaman hukuman tujuh tahun penjara untuk kedua terdakwa. Sedangkan Majelis hakim memvonis dua tahun penjara sesuai pasal 359 KUHP. Seusai sidang ayah korban Gilang, Sunardi merasa kecewa dengan vonis tersebut.
 
"Saya tidak bisa ngomong, tentunya ya kecewa. Kalau kecewa ya mungkin sangat kecewa," ujar Sunardi kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Kekecewaan Sunardi dikarenakan kedua terdakwa sudah memperlakukan anaknya dengan sedemikian rupa hingga meninggal dunia. Tetapi, ternyata vonis hakim hanya penjara dua tahun dikurangi masa tahanan.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Ledakan di Lebanon: Misi Pengawalan Satgas TNI Berujung Tragedi, 2 Prajurit Gugur

Kronologi Ledakan di Lebanon: Misi Pengawalan Satgas TNI Berujung Tragedi, 2 Prajurit Gugur

Kronologi lengkap ledakan yang menimpa Satgas TNI di Lebanon saat misi pengawalan UNIFIL. Dua prajurit gugur, korban luka dievakuasi ke Beirut.
Media Belanda Heran, Maarten Paes Mendadak Melejit di Timnas Indonesia dan Ajax

Media Belanda Heran, Maarten Paes Mendadak Melejit di Timnas Indonesia dan Ajax

Media Belanda soroti lonjakan karier Maarten Paes usai jadi kiper utama Ajax dan meraih penghargaan Kiper Terbaik PSSI Awards 2026.
Teror Air Keras Kembali Terjadi, Lansia di Bekasi Diserang Saat Berangkat Salat Subuh

Teror Air Keras Kembali Terjadi, Lansia di Bekasi Diserang Saat Berangkat Salat Subuh

Teror air keras kembali terjadi. Lansia di Bekasi disiram saat ke musala, alami luka bakar hingga 70 persen, pelaku masih diburu.
Dmitry Bivol Hadapi Michael Eifert di Duel Tinju Perebutan Gelar Juara Kelas Berat Ringan IBF

Dmitry Bivol Hadapi Michael Eifert di Duel Tinju Perebutan Gelar Juara Kelas Berat Ringan IBF

Dmitry Bivol akan kembali naik ring lagi. Petinju asal Rusia itu akan melawan Michael Eifert untuk mempertahankan gelar juara kelas berat ringan IBF miliknya.
Tenshin Nasukawa Resmi Hadapi Juan Francisco Estrada Pada April 2026

Tenshin Nasukawa Resmi Hadapi Juan Francisco Estrada Pada April 2026

Tenshin Nasukawa resmi akan naik ring lagi untuk berhadapan dengan Juan Francisco Estrada di duel tinju dunia di kelas bantam.
Media Prancis 'Sentil' Timnas Indonesia usai Kalah Lawan Bulgaria: Main Bagus, Tapi Sia-sia

Media Prancis 'Sentil' Timnas Indonesia usai Kalah Lawan Bulgaria: Main Bagus, Tapi Sia-sia

Kekalahan Timnas Indonesia dari Timnas Bulgaria di final FIFA Series 2026 mendapat sorotan media Eropa. Meski tampil dominan, Garuda dinilai kurang efektif.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Warga Bulgaria justru malu usai timnya menang 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. Mereka malah puji penampilan solid Garuda asuhan John Herdman
Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

 Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan pujian tinggi terhadap performa Calvin Verdonk selama tampil di ajang FIFA Series 2026. Pemain berusia 28 ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT