GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas Hati-hati, Jalur Alternatif Mudik Pati-Rembang Rusak Parah

Jalur alternatif untuk mudik lebaran di Desa Tompomulyo, Pati, Jawa Tengah, sepanjang 12 kilometer rusak parah. Banyaknya lubang sangat membahayakan pengendara.
Kamis, 7 April 2022 - 13:18 WIB
Pengendara Kendaraan Melintas di Jalan Alternatif Desa Tompomulyo, Kec. Batangan, Pati.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah- Jelang arus mudik lebaran, jalur alternatif untuk mudik di Desa Tompomulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sepanjang 12 kilometer rusak parah.

Banyaknya lubang menganga sedalam 30 centimeter dan bahu jalan yang rusak parah sangat membahayakan pengendara, terutama pengendara sepeda motor. Pemudik yang akan lewat jalur alternatif tersebut dihimbau untuk berhati hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalan yang menghubungkan desa Kuniran dan Bulumulyo ini mengalami kerusakan parah setelah dilewati kendaraan berat saat jalur pantura Pati-Rembang mengalami kemacetan panjang beberapa waktu lalu.

Banyak lubang menganga sedalam 30 sentimeter dan lebar 50 sentimeter sampai 1,5 meter, serta bahu jalan yang rusak parah membuat keselamatan pengendara terancam utamanya pengendara sepeda motor.

Salah satu warga, Karnoto mengatakan, jalur ini merupakan jalur alternatif mudik yang menghubungkan Kabupaten Pati dan Rembang. Jalan tersebut mengalami rusak parah, sepanjang 12 kilometer akibat dilewati kendaraan berat saat terjadi kemacetan parah di jalur pantura Pati-Rembang beberapa hari lalu akibat perbaikan jalan.

“Ini jalan alternatif dari Pati menuju Rembang. Saat terjadi kemacetan di jalan pantura, banyak pengendara kendaraan yang memilih lewat jalan alternatif di Desa Tompomulyo ini. Kondisinya sekarang rusak parah, kalau tidak segera diperbaiki membahayakan ini apalagi sebentar lagi arus mudik,” ujar Karnoto, Kamis (7/4/2022).  

Ia mengimbau kepada para pengendara kendaraan yang lewat jalur tersebut agar ekstra hati-hati. Selain jalan yang rusak parah, minimnya penerangan jalan saat malam hari juga sangat membahyakan pengguna jalan.

“Kami imbau kepada pengguna jalan untuk hati-hati kalau lewat sini, terutama pada malam hari. Karena selain jalannya rusak, jalan di sini juga gelap kalau malam,” imbaunya.

Kondisi rusaknya jalan alternatif Pati menuju Rembang ini dikeluhkan salah seorang pengguna jalan. Wardoyo, salah seorang warga Pati yang hampir setiap hari berpergian ke Rembang untuk keperluan kerja ini mengeluhkan rusaknya jalan altrenatif di Desa Tompomulyo.

“Hampir setiap hari ke Rembang, kalau pas jalan pantura Pati-Rembang macet biasanya saya lewat sini (jalan Desa Tompomulyo). Sekarang kondisinya rusak parah, lubangnya dalam dan lebar, sangat membayakan ini,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain jalan Desa Tompomulyo-Kuniran, Kecamatan Batangan, kerusakan juga terjadi di jalan alternatif Jakenan-Jaken, Kecamatan Jaken. Jalan ini merupakan salah satu jalur alternatif mudik lebaran jika terjadi kemacetan di jalur pantura Pati menuju Rembang. Warga berharap ada perhatian dari pemerintah setempat, pasalnya sebentar lagi arus mudik lebaran tiba. (Abdul Rohim/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Tahun Melawan Kanker Ginjal, Kisah Perjuangan Vidi Aldiano dari Diagnosis hingga Akhir Hayat

6 Tahun Melawan Kanker Ginjal, Kisah Perjuangan Vidi Aldiano dari Diagnosis hingga Akhir Hayat

Perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker ginjal selama 6 tahun hingga akhirnya meninggal dunia di usia 35 tahun, dari operasi hingga kemoterapi rutin.
Sehari Sebelum dikabarkan Meninggal Dunia, Yura Yunita Doakan Vidi Aldiano di Depan Ka'bah

Sehari Sebelum dikabarkan Meninggal Dunia, Yura Yunita Doakan Vidi Aldiano di Depan Ka'bah

Sebelum dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026), Yura Yunita sempat menuliskan doa khusus untuk kesehatan Vidi Aldiano di depan Ka'bah. Simak di sini!
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Sempat Kenang 6 Tahun Perjuangan Lawan Kanker

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Sempat Kenang 6 Tahun Perjuangan Lawan Kanker

Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia setelah enam tahun berjuang melawan kanker. Curahan hatinya tentang perjalanan melawan penyakit kembali disorot.
Dirjen AHU Soal Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Miliki Paspor Inggris: Itu Tidak Diakui

Dirjen AHU Soal Anak Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Miliki Paspor Inggris: Itu Tidak Diakui

Kontroversi soal status kewarganegaraan anak dari alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, menarik perhatian pemerintah. 
Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun: Ini Biodata dan Perjalanan Karier Pelantun “Nuansa Bening”

Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun: Ini Biodata dan Perjalanan Karier Pelantun “Nuansa Bening”

Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun. Simak biodata, perjalanan karier, hingga karya pelantun Nuansa Bening yang mewarnai industri musik Indonesia.
Respons Kondisi Dalam Negeri dan Konflik Timur Tengah, Panglima TNI Terbitkan Surat Telegram Siaga 1

Respons Kondisi Dalam Negeri dan Konflik Timur Tengah, Panglima TNI Terbitkan Surat Telegram Siaga 1

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menerbitkan surat telegram terkait pertimbangan atas perkembangan situasi (Bangsit) global konflik di kawasan Timur Tengah.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Kabar duka yang mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu (7/3).
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Maarten Paes mengungkapkan kebanggaannya membela Timnas Indonesia di media Ajax. Sebut atmosfer suporter di GBK dengan kegilaan fans sepak bola Argentina.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT