News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beras Bantuan Pangan Dijual Murah di Pasar Blora, Bulog Turun Tangan

Di tengah kesulitan ekonomi, beras bantuan pangan ukuran 10 kilogram di Blora menjadi sorotan. Banyak warga diduga menjual beras bantuan tersebut kepada para pedagang di pasar tradisional Sido Makmur dengan harga miring.
Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:49 WIB
Penjual beras di pasar Sido Makmur Blora, Jumat (01/8/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com – Di tengah kesulitan ekonomi, beras bantuan pangan ukuran 10 kilogram di Blora menjadi sorotan. Banyak warga diduga menjual beras bantuan tersebut kepada para pedagang di pasar tradisional Sido Makmur dengan harga miring.

Seorang pedagang beras, Sulasih, mengaku telah membeli hingga 80 kg beras bantuan dari warga. Beras tersebut dijual warga seharga Rp100.000 per karung atau Rp10.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya beli 80 kilo. Dijual 100 ribu per karung. Satu kilonya 10 ribu," kata Sulasih pada Jumat (1/8/2025).

Menurut Sulasih, kualitas beras bantuan yang dijual warga tersebut buruk. Butirannya banyak yang rusak atau menir dan warnanya mulai menguning. Sulasih bahkan menjual kembali beras tersebut tanpa mengambil untung, tetap seharga Rp10.000 per kilogram.

Hal ini ironis mengingat harga beras di pasar Sido Makmur saat ini masih tergolong tinggi. Pedagang lain, Fatonah, mengatakan harga beras biasa masih di kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara beras kualitas bagus mencapai Rp14.000 per kilogram.

Menanggapi fenomena ini, Pimpinan Cabang Bulog Pati, Nur Hardiansyah, menyatakan akan segera menerjunkan tim untuk mengecek langsung kondisi beras bantuan di lapangan. 

"Menanggapi video yang beredar di media, tim kami akan segera mengecek di lapangan langsung untuk memastikan beras seperti apa," ungkapnya.

Hardiansyah juga menegaskan bahwa Bulog selalu melalui dua proses pengecekan kualitas sebelum menyalurkan bantuan pangan. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan beras yang tidak sesuai standar, karena Bulog memiliki mekanisme penukaran. 

"Apabila beras yang disalurkan kepada masyarakat tidak sesuai standar segera melaporkan kepada kami, nanti akan kami ganti dalam waktu 2x24 jam," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hardiansyah juga mengingatkan bahwa beras bantuan pangan dari pemerintah dilarang untuk diperjualbelikan. Larangan ini bahkan tertulis jelas pada karung beras 10 kg tersebut. 

"Memang seharusnya beras bantuan tersebut dilarang untuk diperjualbelikan," tegasnya.(agw/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT