GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Bank Jateng yang Bawa Kabur Uang Rp.10 Miliar Sempat DP Rumah dan Beli Mobil

Sopir Bank Jateng Cabang Wonogiri yang bernama Anggun Tyasbodhi, akhirnya berhasil dibekuk SatReskrim Polresta Surakarta yang berkolaborasi dengan Ditkrimum Polda Jateng .
Selasa, 9 September 2025 - 18:16 WIB
Pres Realease Sopir Bank Jateng ditangkap, Selasa (09/09/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com -  Sopir Bank Jateng Cabang Wonogiri yang bernama Anggun Tyasbodhi, akhirnya berhasil dibekuk SatReskrim Polresta Surakarta yang berkolaborasi dengan Ditkrimum Polda Jateng di rumah barunya di Panggang, Gunungkidul, Senin (08/09/2025) dini hari. Sebelumnya Anggun membawa kabur uang milik Bank sebesar Rp 10 miliar.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (01/09/2025) lalu. Wakapolresta Solo AKBP Sigit mengatakan, saat itu pelaku bersama petugas bank dan pengawal hendak mengambil uang sebesar Rp 11 miliar di Bank Indonesia dan kantor Bank Jateng cabang Solo. Mereka bertiga berangkat dari Wonogiri menggunakan mobil Avanza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lalu pelaku dan petugas ambil di Bank Indonesia Solo sebesar Rp 6 miliar dan di Bank Jateng Solo mengambil Rp 4 miliar. Uang Rp 10 miliar itu disatukan," ujar Sigit saat pers rilis di Polda Jateng, Selasa (09/09/2025).

Ia menjelaskan, karena uangnya masih kurang Rp 1 miliar petugas masih berada di bank tersebut. Disaat bersamaan pengawal ke kamar mandi dan meninggalkan pelaku bersama uang Rp 10 miliar tersebut sendirian.

"Pelaku memanfaatkan kelengahan saat  petugas buang air kecil. Saat uang dalam penguasaan pelaku tanpa pengawalan. Lalu kabur bawa uang Rp 10 miliar," jelas Sigit.

Pihak bank lantas melaporkan kasus ini ke kepolisian. Setelah melakukan penyelidikan dan pengejaran, pelaku dan seorang temannya lalu diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka lain berinisial DS ini yang membantu pelarian tersangka Anggun. DS ini teman lama Anggun," lanjut Sigit.

Dalam kasus ini polisi juga berhasil mengamankan sisa uang sebesar Rp 9,6 miliar hasil kejahatan pelaku. Pelaku diketahui sudah membeli mobil, motor, ponsel dan membayar DP rumah dari uang tersebut.

"Sudah dipakai Rp 300 juta sekian, untuk beli mobil, ponsel dan DP rumah," sebut Sigit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejahatannya, tersangka Anggun dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan. Sementara DS dijerat Pasal 480 tentang penadahan dan atau 221 tindak pidana penghalang-halangan proses hukum.

"Ancamannya hukumannya 5 tahun pidana penjara," pungkas Sigit.(dcz/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Pemain Timnas Indonesia Joey Pelupessy Terombang-ambing meski Sukses Kalahkan Ragnar Oratmangoen

Nasib Pemain Timnas Indonesia Joey Pelupessy Terombang-ambing meski Sukses Kalahkan Ragnar Oratmangoen

Nasib pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, berada dalam situasi yang tidak jelas meskipun sukses meraih hasil positif pada laga terbarunya bersama Lommel. Mereka hampir meraih tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Belgia.
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Dukungan solusi berbasis Cloud, AI, dan Cybersecurity mengakselerasi integrasi digital serta pengembangan kapabilitas teknologi BUMN secara adaptif dan berkelanjutan.
Pemprov DKI Ingatkan Sampah Sisa Pemotongan Hewan Kurban Tak Dibuang Sembarangan

Pemprov DKI Ingatkan Sampah Sisa Pemotongan Hewan Kurban Tak Dibuang Sembarangan

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar memisahkan sampah sisa pemotongan hewan kurban sebelum membuangnya
Beredar Isu Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Diskominfo Jabar: Nama Provinsi Jawa Barat Tetap Sah dan Tidak Berubah

Beredar Isu Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Diskominfo Jabar: Nama Provinsi Jawa Barat Tetap Sah dan Tidak Berubah

Isu Jawa Barat mau ganti nama menjadi Tatar Sunda beredar di media sosial. Kepala Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Mas Adi Komar akhirnya buka suara. 
Dedi Mulyadi Kebingungan Didatangi Akademisi dan Pendeta dari Papua: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kebingungan Didatangi Akademisi dan Pendeta dari Papua: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kebingungan saat didatangi akademisi dan pendeta Papua yang ingin membahas pembangunan berbasis budaya. Simak beritanya!
MA Amerika Serikat Batalkan Kebijakan Tarif Trump, Bagaimana Nasib Tarif Resiprokal? Ini Kata Menkeu Purbaya

MA Amerika Serikat Batalkan Kebijakan Tarif Trump, Bagaimana Nasib Tarif Resiprokal? Ini Kata Menkeu Purbaya

Purbaya mengatakan implementasi tarif resiprokal hingga kini belum berjalan lantaran pemerintah AS masih menghadapi persoalan hukum terkait kebijakan tarif impor.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT