GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.500 Buruh di Pemalang Akhirnya Bekerja Lagi Usai Pabrik Garmen yang Sempat Pailit Kembali Beroperasi

Setelah diliputi ketidakpastian selama berbulan-bulan, harapan ribuan pekerja garmen di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, akhirnya kembali menyala.
Jumat, 19 Desember 2025 - 23:36 WIB
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meresmikan pengoperasian kembali pabrik garmen PT Wong Hang Bersaudara di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (19/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Pemalang, tvonenews.com - Setelah diliputi ketidakpastian selama berbulan-bulan, harapan ribuan pekerja garmen di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, akhirnya kembali menyala.

Pabrik garmen tempat mereka bekerja kini Kembali beroperasi menandai berputarnya kembali roda kehidupan bagi para buruh yang sempat kehilangan mata pencaharian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aktivitas produksi pabrik garmen milik PT Akarsa Garment Indonesia atau PT Wong Hang Bersaudara (WHB) ini kembali beroperasi pada Kamis (18/12/2025). 

Pabrik garnem yang berada di Jalan Lingkar Luar Pemalang, Desa Kabunan, Kecamatan Taman ini ini diresmikan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo pada Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 1.500 tenaga kerja kembali diserap, termasuk para pekerja lama yang sebelumnya harus dirumahkan akibat terhentinya produksi. Langkah ini memberikan kepastian kerja dan harapan baru bagi ratusan keluarga buruh di Pemalang dan sekitarnya.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, bahwa pengoperasian kembali pabrik tersebut merupakan contoh nyata kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, dan negara dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

“Ketika industri padat karya bergerak, maka kesejahteraan masyarakat ikut terangkat. Inilah bentuk kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi rakyat,” kata Dedi.

Pabrik pabrik garmen yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare ini menargetkan produksi hingga 2 juta potong perlengkapan dinas setiap tahun. Untuk menjaga kualitas, setiap produk melalui tahapan riset dan pengembangan yang ketat sebelum diproduksi secara massal.

Sementara itu Direktur PT Akarsa Garment Indonesia, Alfindra Amanda, menegaskan bahwa perusahaan tidak mengabaikan standar mutu. Khusus seragam teknis, proses uji petik dilakukan berkali-kali demi memastikan keamanan dan kenyamanan pemakainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk seragam Brimob saja, proses pengujian bisa mencapai 70 kali. Ini komitmen kami agar produk benar-benar siap digunakan di lapangan,” ujarnya.

Revitalisasi pabrik garmen di Pemalang ini menjadi bagian dari program desk ketenagakerjaan Polri yang bertujuan menghidupkan kembali industri padat karya, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pemulihan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT