News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Warga Korban Bencana Tanah Bergerak di Sambirejo Sragen, Terpaksa Pindah Rumah Tiga Kali

Pergeseran tanah yang terjadi di tiga dukuh di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mengancam puluhan rumah warga. Bahkan salah satu warga, Suroso harus pindah rumah sebanyak tiga kali.
Kamis, 5 Februari 2026 - 12:33 WIB
Suroto saat membersihkan puing-puing bangunan material hebel rumahnya yang amblas akibat tanah bergerak di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

‎Sragen, tvOnenews.com - Pergeseran tanah yang terjadi di tiga dukuh di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mengancam puluhan rumah warga. Bahkan salah satu warga, Suroso harus pindah rumah sebanyak tiga kali.

‎Ditemui di kediamannya di Dukuh Bendorejo, RT 33, Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, kakek berusia 73 tahun itu hanya bisa meratapi teras dan kamar utamanya yang sudah runtuh. Ia hanya bisa memandangi puing-puing material hebel sisa rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Bangunan rumahnya kini hanya menyisakan dua ruangan di bagian belakang yang sudah mengalami keretakan dibagian lantai dan dinding. Rumahnya itu ambruk akibat pergerakan tanah yang terjadi akhir Januari 2026.

‎Akibat bencana alam itu, Suroso tidak lagi menempati rumahnya. Ia harus mengungsi bersama cucunya di rumah adiknya yang bersebelahan dengan rumahnya yang kosong ditinggal merantau. Suroso mengaku belum bisa membangun rumahnya karena kendala biaya.

‎"Saya itu sudah tiga kali pindah rumah. Dulu rumah saya dibawah waktu tahun 2000an amblas bangun lagi, amblas lagi bangun lagi saya kira aman ternyata amblas lagi," kata dia.

‎‎Ia menceritakan rumahnya itu ambrol pada malam hari dimana diwilayah tersebut sedang hujan lebat. Ia mengaku bersyukur saat ambrol itu tidak berada di ruang utama ataupun teras sehingga dirinya tidak terkena reruntuhan puing-puing.

‎"Ambrolnya itu malam-malam. Tau-tau ambrol, untungnya saya tidak dikamar lai di belakang," kata dia.

‎Dia mengaku rumah dan tanah tersebut merupakan peninggalan orangtuanya. Akibat amblasnya rumah ia mengalami kerugian material mencapai Rp 60 juta.

‎Kondisi rumah rusak juga dialami Harso Widodo, warga Dukuh Wonorejo RT 27. Rumahnya seperti terbelah dua di bagian tembok dan tanah.

Rumah tersebut baru selesai dibangun dan rencananya akan ditinggali saat bulan puasa mendatang oleh emiliknya yang saat ini merantau di Jakarta.

‎"Rumah itu milik Pakde saya, kejadiannya kira-kira 22 Januari pukul 01.30 WIB. Awalnya warga tida tau kalau rumah pakde saya juga terkena retakan, setelah dicek ternyata juga retak bagian dinding sama lantai terbelah," terang Dwi Purwanti, warga sekitar.

‎Dwi meneritakan fenomena pergeeran tanah ini bukan kali pertama, pada 1993 silam ia menyaksikan sendiri pergeseran tanah sebuah bukit di wilayahnya itu. Ia menceritakan saat sore, bukit masih berada di Selatan setelah hujan semalaman bukit itu sudah bergeser dengan jarak 300 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kepala Desa Sambi, Kresna Widya Permana mengatakan pergeseran tanah ini terjadi di tiga dukuh diantaranya Dukuh Tawangsari, Dukuh Bendorejo dan Dukuh Wonorejo. Ia mengatakan dua rumah warganya mengalami kerusakan parah sehingga harus mengungsi.

‎Sementara itu kurang lebih delapan rumah mengalami kerusakan ringan berupa retakan di dinding dan lantai. Pergerakan tanah ini juga berdampak pada pekarangan, infrastruktur jalan yang rusak, drainase hingga jembatan yang retak. (uti/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT