News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Keluhkan Pajak Naik, Samsat Ungaran Kab.Semarang Terima 1.500 Objek Pajak Tiap Hari

Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi sorotan masyarakat Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Semarang.
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:53 WIB
Suasana pelayanan pajak kendaraan di kantor Samsat Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi sorotan masyarakat Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Semarang.

Sejumlah wajib pajak mengaku merasakan beban pembayaran yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiyono, warga Kecamatan Bergas, mengatakan pajak sepeda motor miliknya tahun ini naik menjadi Rp.419 ribu dari sebelumnya Rp.337 ribu. Hal ini dianggap memberatkan karena kebutuhan hidup saat ini juga tinggi.

“ Jujur kami cukup keberatan, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan banyak. Harapannya ke depan tidak ada kenaikan lagi. Kalau pajak naik, fasilitas seperti jalan juga harus makin baik,” ujarnya usai membayar PKB tahunan di Samsat Ungaran, jumat (19/2/2026).

Ia berharap kebijakan perpajakan lebih mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil. 

“Kalau kendaraan mewah mungkin tidak masalah, tapi kami yang rakyat kecil tentu terasa,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto, mengatakan bahwa pada tahun 2026 tidak ada kenaikan tarif PKB.

Menurutnya, persepsi kenaikan muncul karena berakhirnya program diskon yang sempat diberikan pada awal 2025.

“ Tarif PKB sudah diberlakukan sejak 2025. Waktu Januari sampai Maret 2025 ada diskon ‘Merah Putih’ sekitar 13,94 persen sehingga saat itu terasa lebih ringan. Tahun ini diskon tidak ada, jadi terlihat seperti naik,” jelas Dwi.

Ia menerangkan, sesuai Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), besaran opsen ditetapkan sebesar 66 persen dari tarif PKB yang berlaku. Di Provinsi Jawa Tengah, tarif PKB dipatok 1,05 persen, masih di bawah batas maksimal nasional sebesar 1,2 persen.

“Kalau dibandingkan daerah lain, Jawa Tengah masih lebih rendah. Jawa Timur 1,20 persen, Jawa Barat sebelumnya 1,75 persen, dan DKI Jakarta sudah 2 persen. Jadi sebenarnya masih relatif ringan,” katanya.

Dwi juga menegaskan, hingga kini isu ajakan boikot pembayaran pajak kendaraan belum berdampak signifikan di Kabupaten Semarang. Kepatuhan wajib pajak dinilai masih terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rata-rata sekitar 1.500 objek pajak per hari tetap melakukan pembayaran, terutama di awal bulan,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap memenuhi kewajiban pajak karena penerimaannya digunakan untuk berbagai kebutuhan publik, tidak hanya infrastruktur jalan, tetapi juga sektor kesehatan, pendidikan gratis, dan pelayanan umum lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaya Seskab Teddy Peluk Anak Pengamen yang Ingin Sekolah Disorot Analis: Sederhana tapi Langka

Gaya Seskab Teddy Peluk Anak Pengamen yang Ingin Sekolah Disorot Analis: Sederhana tapi Langka

Kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke Sekolah Rakyat di Pejompongan, Jakarta Pusat, memantik perhatian bukan karena seremoni besar, melainkan karena pendekatan yang dinilai apa adanya.
Terbawa Arus Sejauh 13 KM, Remaja yang Hilang Ditemukan Meninggal di Perairan Kaliadem Jakut

Terbawa Arus Sejauh 13 KM, Remaja yang Hilang Ditemukan Meninggal di Perairan Kaliadem Jakut

Upaya pencarian intensif terhadap seorang remaja berinisial AG (11) yang hilang terseret arus Sungai Ciliwung sejak Selasa (21/4) akhirnya membuahkan hasil. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 25 April 2026: Peluang Cuan Gemini Mengalir, Libra Mulai Seimbang

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 25 April 2026: Peluang Cuan Gemini Mengalir, Libra Mulai Seimbang

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 25 April 2026, peluang cuan Gemini, Libra seimbang, hingga Aries menuju kemandirian finansial. Simak prediksi lengkapnya di sini.
Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menanggapi soal ucapan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut ada jasanya yang membuat Jokowi menjadi Presiden.
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

Publik soroti kasus dugaan malpraktik yang dialami pasien yang merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar, bernama Mimi Maisyarah (48), di RS Muhammadiyah Medan.
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Penuhi Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, LBH Tani Nusantara Bantah Kriminalisasi Feri Amsari

Penuhi Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, LBH Tani Nusantara Bantah Kriminalisasi Feri Amsari

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara resmi melayangkan laporkan terhadap Pakar hukum tata negara, Feri Amsari yang diduga melakukan penyebaran berita bohong mengenai swasembada pangan.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 25 April 2026: Peluang Cuan Gemini Mengalir, Libra Mulai Seimbang

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 25 April 2026: Peluang Cuan Gemini Mengalir, Libra Mulai Seimbang

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 25 April 2026, peluang cuan Gemini, Libra seimbang, hingga Aries menuju kemandirian finansial. Simak prediksi lengkapnya di sini.
Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menanggapi soal ucapan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut ada jasanya yang membuat Jokowi menjadi Presiden.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT