News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Tas Belanja di Pati, Ari-ari Masih Menempel

Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dan ditinggalkan di dalam sebuah tas belanja, Senin (1/6/2026).
Senin, 1 Juni 2026 - 20:15 WIB
Polisi melakukan olah TKP penemuan bayi dibuang di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, Senin (1/6/2026)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan dan ditinggalkan di dalam sebuah tas belanja, Senin (1/6/2026).

Bayi malang tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Kamboja Gang I, RT 01 RW 01, Desa Growong Kidul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditemukan, kondisi bayi masih hidup dengan ari-ari yang masih menempel di tubuhnya.

Penemuan bayi itu bermula ketika seorang warga, Wagini (43), melintas di sebuah lorong dekat rumahnya saat hendak menuju rumah ketua RT untuk mengambil belanjaan.

Di lokasi tersebut, ia melihat sebuah tas belanja berwarna biru dongker tergeletak di pinggir jalan.

Karena merasa curiga dengan keberadaan tas tersebut, Wagini kemudian memberitahukannya kepada warga lain, Tian Anggara Raharja (35). Keduanya lalu mendekati dan membuka tas itu.

Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalam tas dalam kondisi masih bernapas.

"Kedua saksi awalnya curiga karena tas itu berada di lokasi yang tidak biasa. Setelah dibuka, ternyata berisi seorang bayi yang masih hidup sehingga mereka langsung meminta bantuan warga dan tenaga kesehatan," kata Kapolsek Juwana AKP Mudofar.

Warga yang mengetahui penemuan tersebut segera berdatangan ke lokasi. Bayi kemudian dievakuasi oleh bidan setempat dan dibawa ke Puskesmas Juwana untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Polsek Juwana bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati langsung mendatangi lokasi kejadian.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki panjang badan sekitar 50 sentimeter dengan berat 3,8 kilogram. Kondisinya dinyatakan sehat dan normal.

"Alhamdulillah kondisi bayi sehat. Saat ini masih dalam perawatan tenaga medis di Puskesmas Juwana untuk pemantauan lebih lanjut," ujarnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian itu agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110 guna membantu proses penyelidikan,” pungkas dia.

Kasus penemuan bayi ini menjadi perhatian warga setempat. Selain karena kondisi bayi yang masih sangat kecil dan baru dilahirkan, peristiwa tersebut juga memunculkan keprihatinan masyarakat terhadap tindakan penelantaran anak yang diduga dilakukan oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.(arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saatnya Raksasa Digital Membayar Keadilan untuk Indonesia

Saatnya Raksasa Digital Membayar Keadilan untuk Indonesia

Oleh: Harris Turino, Kapoksi PDI Perjuangan Komisi XI DPR RI
Soal Pola Pikir Mistis Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, KDM Inisiasi Kajian Ilmiah

Soal Pola Pikir Mistis Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, KDM Inisiasi Kajian Ilmiah

Kang Dedi Mulyadi (KDM) menginisiasi penyusunan naskah akademik terhadap dua artefak legendaris, yakni Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake.
Stadion Arcamanik Terbatas, PSSI Putuskan Pertandingan Timnas Indonesia Putri Vs Singapura dan Kamboja Digelar Tanpa Penonton

Stadion Arcamanik Terbatas, PSSI Putuskan Pertandingan Timnas Indonesia Putri Vs Singapura dan Kamboja Digelar Tanpa Penonton

PSSI resmi mengumumkan laga Timnas Indonesia Putri melawan Singapura dan Kamboja di Stadion Arcamanik, Kota Bandung pada 3 dan 9 Juni 2026 digelar tanpa penonton. 
Suara Sherly Tjoanda Ditiru AI hingga 98,2 Persen, Disebut Bagi-Bagi Modal Usaha di Facebook

Suara Sherly Tjoanda Ditiru AI hingga 98,2 Persen, Disebut Bagi-Bagi Modal Usaha di Facebook

Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah unggahan video di platform Facebook yang mengeklaim bahwa Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos ... -
Bertemu Perempuan Kampung Enggros di Papua, Dedi Mulyadi: Kakak-Kakak Cantik Sekali

Bertemu Perempuan Kampung Enggros di Papua, Dedi Mulyadi: Kakak-Kakak Cantik Sekali

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga Kampung Enggros Papua ketika bertemu dalam perjalanan ke Kampung Tobati, berbincang hangat penuh keramahan.
Klasemen Grup A Piala AFF U-19 2026: Vietnam Tempel Ketat Timnas Indonesia U-19 di Puncak

Klasemen Grup A Piala AFF U-19 2026: Vietnam Tempel Ketat Timnas Indonesia U-19 di Puncak

Timnas Indonesia U-19 dan Vietnam sama-sama berada di puncak klasemen Grup A dengan tiga poin. Menariknya, kedua tim sama-sama menang dengan tiga gol tanpa balas dari lawannya.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT