Empat Remaja di Salatiga Jadi Korban Tawuran, Satu Meninggal Dunia Diduga Akibat Siraman Air Keras
- Tim tvOne - Aditya Bayu
Sementara itu ditambahkan oleh Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Radytya Triatmaji Pramana, kasus tawuran ini menjadi tidak seimbang saat salah satu kelompok membawa senjata tajam sedangkan kelompok lainnya membawa alat berupa gesper.
" Awalnya tawuran disepakati tidak pakai alat, namun berkembang mengarah ke gesper. Namun saat hari yang dijanjikan satu kelompok mengumumkan memakai senjata apapun. Sehingga setelah keduanya bertemu, yang terjadi adalah penyerangan, karena kelompok yang lain memilih melarikan diri karena kalah senjata," tambah Kasatreskrim.
Polres Salatiga hingga saat ini masih terus melakukan pengembangan pemeriksaan. Dan berkoordinasi fengan berbagai pihak, karena beberapa pelaku merupakan anak dibawah umur. (abc/buz)
Load more