News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Remaja di Salatiga Jadi Korban Tawuran, Satu Meninggal Dunia Diduga Akibat Siraman Air Keras

Seorang remaja meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama empat hari akibat diduga menjadi korban penyiraman air keras dalam bentrokan dua kelompok di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga.
Rabu, 8 Juli 2026 - 22:11 WIB
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi saat menunjukkan video aksi dugaan penyiraman air keras saat tawuran.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com – Aksi tawuran yang diduga telah direncanakan melalui media sosial berujung duka.

Seorang remaja meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama empat hari akibat diduga menjadi korban penyiraman air keras dalam bentrokan dua kelompok di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tawuran melibatkan dua kelompok remaja yang dikenal dengan nama Marsabel 86 dan Stripa.

Keduanya diduga sepakat bertemu melalui media sosial sebelum akhirnya bentrok di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, empat remaja menjadi korban. Satu korban mengalami luka akibat diduga disiram air keras dan sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Subarkah.

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga korban lainnya mengalami luka tusuk di bagian punggung serta luka sabetan pada tangan.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian. Tim Resmob kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

" Khususnya Sat Reskrim, telah berhasil mengungkap perkara dugaan membawa sajam maupun penyeraman air keras yang dilakukan, yang berawal dari adanya kesepakatan untuk tawuran antara dua kelompok," ujarnya saat rilis perkara di Mapolres Salatiga pada Selasa(7/7/2026) siang.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolres Salatiga, dua kelompok yang terlibat diketahui membuat janji melalui media sosial untuk bertemu di kawasan Jalan Lingkar, tepatnya di depan Taman Bondosari.

Saat bertemu dus kelompok langsung terlibat tawuran dengan para pelaku diduga membawa senjata tajam, bahkan salah satunya diduga menggunakan air keras untuk menyerang lawan.

" Pada saat kejadian tersebut kemudian terjadi tawuran, yang mana dari beberapa pelaku ini kemudian ada yang membawa sajam bahkan ada yang diduga membawa air keras," ungkapnya.

Saat ini Polres Salatiga masih terus melakukan penyelidikan guna mengetahui latar belakang kejadian yang mengakibatkan satu remaja berusia 14 tahun meninggal dunia. 

" Untuk pelaku yang kita amankan ada yang dewasa dan juga dibawah umur. Pendalaman terus kita lakukan terhadap para pelaku, terutama motovasi mereka saat membawa dugaan air keras dan senjata tajam. Karena siraman dugaamn air keras ini membawa korban jiwa dan sabetan senjata tajam ini membuat sejumlah orang terluka," imbuh Kapolres.

Sementara itu ditambahkan oleh Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Radytya Triatmaji Pramana, kasus tawuran ini menjadi tidak seimbang saat salah satu kelompok membawa senjata tajam sedangkan kelompok lainnya membawa alat berupa gesper.

" Awalnya tawuran disepakati tidak pakai alat, namun berkembang mengarah ke gesper. Namun saat hari yang dijanjikan satu kelompok mengumumkan memakai senjata apapun. Sehingga setelah keduanya bertemu, yang terjadi adalah penyerangan, karena kelompok yang lain memilih melarikan diri karena kalah senjata," tambah Kasatreskrim.

Polres Salatiga hingga saat ini masih terus melakukan pengembangan pemeriksaan. Dan berkoordinasi fengan berbagai pihak, karena beberapa pelaku merupakan anak dibawah umur. (abc/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.

Trending

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT