News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pesanan Seragam Sekolah Melonjak, Penjahit di Pati Raup Omzet Rp25 Juta per Pekan

Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan seragam sekolah mengalami lonjakan signifikan. Momentum ini menjadi berkah untuk para pelaku usaha jahit.
Senin, 13 Juli 2026 - 14:48 WIB
Pelaku usaha busana di Pati menunjukkan pesanan seragam sekolah yang tengah dikerjakan menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Sabtu (11/7/2026).
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 pada Senin (13/7/2026), permintaan seragam sekolah mengalami lonjakan signifikan. Momentum ini menjadi berkah bagi para pelaku usaha jahit.

Sejak Mei 2026, para penjahit terus menerima pesanan seragam sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenis seragam yang paling banyak dipesan meliputi seragam OSIS, batik sekolah, seragam kejuruan SMK, hingga seragam Pramuka. Dalam satu kali pemesanan, rata-rata pelanggan memesan empat setel seragam.

"Sejak Mei sampai sekarang, pesanan seragam sekolah sangat banyak karena menjelang masuk sekolah. Pesanan datang dari berbagai jenjang pendidikan dengan berbagai jenis seragam," ujar Meyda, salah satu penjahit yang banjir pesanan, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, permintaan menjelang tahun ajaran baru meningkat sekitar 30 persen dibandingkan periode normal. Dalam sepekan, ia mampu menerima sekitar 40 set pesanan seragam.

Sementara itu, total pesanan sejak Mei hingga awal Juli telah mencapai sekitar 200 set. Untuk menyelesaikan seluruh pesanan tersebut, Meyda membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Karena itu, pelanggan disarankan melakukan pemesanan jauh hari sebelum tahun ajaran baru dimulai.

"Setiap minggu, ada sekitar 40 set pesanan seragam. Kalau ditotal sejak Mei tahun ini sudah mencapai sekitar 200 set," katanya.

Harga seragam yang ditawarkan berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per set, tergantung model dan jenis bahan yang digunakan. Menurut Meyda, pelanggan memilih jasanya karena hasil jahitan yang rapi, desain yang elegan, serta bahan yang nyaman dikenakan.

Lonjakan pesanan tersebut turut mendongkrak pendapatan usahanya. Dari pesanan seragam sekolah saja, ia mampu membukukan omzet sekitar Rp10 juta setiap pekan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, jika digabung dengan pesanan busana lainnya, seperti kebaya dan pakaian custom, total omzet usahanya mencapai sekitar Rp25 juta per pekan.

"Omzet sekitar Rp25 juta per minggu karena juga dibarengi produksi busana lain seperti kebaya. Khusus dari pesanan seragam sekolah omzetnya sekitar Rp10 juta per minggu," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WOW! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp103,73 Triliun, Naik Rp1,66 Triliun dalam Sebulan, OJK Beberkan Faktanya

WOW! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp103,73 Triliun, Naik Rp1,66 Triliun dalam Sebulan, OJK Beberkan Faktanya

OJK mencatat utang pinjaman online masyarakat Indonesia mencapai Rp103,73 triliun pada Mei 2026. Dalam sebulan, outstanding pinjol naik Rp1,66 triliun meski kredit macet justru menurun.
Awal Mula Rentetan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mengudurkan Diri hingga Ditetapkan Tersangka

Awal Mula Rentetan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mengudurkan Diri hingga Ditetapkan Tersangka

Awal mula rentetan eks Jampidsus Febrie Adriansyah mengundurkan diri hingga ditetapkan Polri sebagai tersangka kasus TPPU. Peristiwa itu, dimulai Senin (6/7)
Buntut Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Panik dan Tetap Waspada

Buntut Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Panik dan Tetap Waspada

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengimbau warga agar tidak terjebak dalam kepanikan namun tetap menjaga kewaspadaan terkait ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Argentina Berikan 1 Permintaan ke FIFA Jelang Laga Berdarah Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Argentina Berikan 1 Permintaan ke FIFA Jelang Laga Berdarah Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Menjelang laga hidup dan mati antara Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, muncul satu permintaan dari Federasi Sepak Bola Argentina kepada FIFA.
Masih Ingat Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo? Begini Kabarnya Sekarang dari Balik Sel

Masih Ingat Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo? Begini Kabarnya Sekarang dari Balik Sel

Masih ingatkah Anda dengan sosok Putri Candrawathi? Istri dari mantan jenderal bintang dua Ferdy Sambo yang ikut terseret dalam pusaran kasus pembunuhan ajudan
Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas

Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas

Owner Suhita Lebah Indonesia, Isnina, mengaku bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021 setelah memperoleh informasi dari sesama pelaku UMKM di Lampung.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT