News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlibat Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Pemkab Boyolali Copot Sementara Camat dari Jabatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali resmi memberhentikan sementara seorang camat berinisial (D) yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap (A).
Senin, 13 Juli 2026 - 21:08 WIB
Sekda Boyolali M Syawalludin (tengah) saat memberi keterangan pers pada Senin 13 Juli 2026.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, tvOnenews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali resmi memberhentikan sementara seorang camat berinisial (D) yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap (A).

Keputusan itu diambil untuk menjaga objektivitas proses pemeriksaan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M. Syawalludin, saat konferensi pers di Ruang Sekda Kabupaten Boyolali, Senin (13/7/2026).

Konferensi pers turut dihadiri Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A).

Mewakili Bupati Boyolali, Syawalludin mengatakan pemerintah daerah menyesalkan dugaan tindakan yang dilakukan oknum pejabat tersebut.

Menurutnya, sejak laporan diterima, Pemkab Boyolali langsung melakukan klarifikasi terhadap pelapor maupun terlapor sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Kami hadir mewakili Bapak Bupati untuk memberikan penjelasan secara resmi, terbuka, objektif, dan transparan kepada masyarakat mengenai penanganan kasus ini,” kata Syawalludin.

Ia juga meluruskan informasi yang sempat ramai di media sosial terkait pernyataan “salah kirim”.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan keterangan awal dari terlapor saat proses klarifikasi dan bukan sikap ataupun kesimpulan Pemerintah Kabupaten Boyolali.

“Itu merupakan keterangan awal dari yang bersangkutan saat dimintai klarifikasi. Bukan berarti pemerintah membenarkan ataupun melindungi tindakan tersebut karena proses pemeriksaan masih berjalan,” ujarnya.

Selain memeriksa terlapor, Pemkab Boyolali juga memberikan pendampingan kepada korban melalui DP2KBP3A.

Pendampingan meliputi perlindungan, asesmen psikologis, hingga pendampingan selama proses penanganan perkara berlangsung.

Dari hasil pendampingan, korban menyatakan tidak menerima permintaan maaf dari oknum yang bersangkutan. Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Bupati Boyolali memerintahkan agar proses pemeriksaan dipercepat.

Syawalludin mengungkapkan bahwa pada Senin (13/7/2026), oknum camat tersebut telah menjalani pemeriksaan dan resmi diberhentikan sementara dari jabatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Per hari ini yang bersangkutan sudah tidak lagi menjabat sebagai camat. Langkah ini diambil untuk menjaga objektivitas pemeriksaan, memenuhi rasa keadilan masyarakat dan korban, serta menjaga integritas Pemerintah Kabupaten Boyolali,” tegasnya.

Menurut Syawalludin, pemberhentian sementara merupakan langkah administratif agar proses pemeriksaan disiplin dapat berjalan secara independen tanpa mengganggu pelayanan publik maupun jalannya penyelidikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Lawan Terulit Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Begini Jawaban John Herdman

Siapa Lawan Terulit Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Begini Jawaban John Herdman

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman secara lantang menyatakan bahwa skuad Garuda sudah dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi persaingan Piala AFF
Jakarta Wilayah Paling Terdampak Kenaikan Air Laut dan Penurunan Muka Tanah, AHY Beberkan Ancaman yang Serius

Jakarta Wilayah Paling Terdampak Kenaikan Air Laut dan Penurunan Muka Tanah, AHY Beberkan Ancaman yang Serius

AHY menyebut Jakarta menjadi wilayah paling terdampak kenaikan muka air laut dan penurunan tanah. Oleh karena itu, proyek giant sea wall dan rehabilitasi mangrove perlu dipercepat.
Piala Dunia 2026 Belum Selesai, FIFA Sudah Bahas Perubahan Jumlah Peserta Menjadi 64 Negara

Piala Dunia 2026 Belum Selesai, FIFA Sudah Bahas Perubahan Jumlah Peserta Menjadi 64 Negara

FIFA membuka peluang lahirnya perubahan besar dalam penyelenggaraan Piala Dunia
Jelang Penutupan, Petisi Boikot Sarwendah Tembus Ratusan Ribu Tanda Tangan

Jelang Penutupan, Petisi Boikot Sarwendah Tembus Ratusan Ribu Tanda Tangan

Petisi boikot Sarwendah terus bertambah jelang penutupan pada 17 Juli 2026. Dukungan telah menembus lebih dari 162 ribu tanda tangan terverifikasi.
Indonesia dan Malaysia Buka Jalur Bus Baru Lintas Negara

Indonesia dan Malaysia Buka Jalur Bus Baru Lintas Negara

Pemerintah Indonesia dan Negeri Sarawak, Malaysia, bersepakat memperkuat konektivitas lintas negara melalui pembukaan rute bus internasional baru.
Wajah Baru MPLS: Dari Orientasi Siswa Hingga Bedah Teknologi Masa Depan

Wajah Baru MPLS: Dari Orientasi Siswa Hingga Bedah Teknologi Masa Depan

Professor Goes to School, sebuah forum diskusi yang melibatkan akademisi, guru, orang tua, hingga pihak yayasan untuk membedah tantangan pendidikan di era kecerdasan artifisial (AI).

Trending

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia: Pamit dari Cremonese, Emil Audero Kesulitan Kembali ke Sampdoria Karena Masalah Ini

Tampil impresif sebagai kiper utama, Cremonese yang gagal bertahan di Serie A pun resmi berpisah dengan Emil Audero. 
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT