News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanya Dapat 3 Murid Baru, SD Negeri Piyanggang 01 Torehkan Segudang Prestasi

Tahun ajaran baru ini, sekolah tersebut hanya mendapatkan 3 murid yang berasal dari dusun sekitar. Pengurus sekolah juga telah melakukan promosi ke berbagai TK.
Selasa, 21 Juli 2026 - 18:38 WIB
Suasana Kelas 1 SD Negeri Piyanggang 01 yang hanya ada 3 murid.
Sumber :
  • Tim TvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Sejak 5 tahun terakhir, SD Negeri Piyanggang 01 tak pernah mendapatkan murid sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Dapodik yaitu sebanyak 28 siswa. Bahkan jika ditotal dari 6 rombongan belajar (rombel) kelas satu hingga enam, jumlah murid di sekolah yang berada di desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hanya terdapat 38 siswa.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun ajaran baru 2026/2027, sekolah ini hanya mendapatkan 3 orang murid yang berasal dari dusun sekitar. Meski pengurus sekolah telah melakukan promosi ke berbagai TK, namun hal ini belum mampu mengangkat sekolah untuk mendapatkan murid lebih banyak.

 

Di tengah minimnya jumlah murid yang dimiliki SD Negeri Piyanggang 01 justru menorehkan prestasi yang gemilang pada 2 tahun terakhir. Melalui sejumlah program yang digagas oleh sekolah, para siswa mulai kelas 3 hingga kelas 6 mampu berprestasi baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, dari segi ketrampilan maupun akademik.

 

Kepala SD Negeri Piyanggang 01, Sugyanti, mengatakan, sekolah berupaya menghadirkan program-program yang mampu menjawab harapan orang tua sekaligus mengembangkan potensi peserta didik, baik di bidang keagamaan maupun akademik dan seni.

 

"Jadi untuk SD Negeri 1 sendiri, terutama di beberapa tahun terakhir kami memang membuat program-program yang memfasilitasi orang tua murid. Program kami di antaranya ada hafalan Al-Qur'an juz 30, kegiatan Pagi Ceria Al-Qur'an, salat berjamaah baik Duha maupun Zuhur, dan juga program-program yang kaitannya dengan prestasi siswa," ujarnya saat dijumpai di sekolah pada Selasa(21/7/2026).

 

Meski jumlah peserta didik terbatas, sekolah mulai memetakan potensi anak sejak kelas 1. Saat memasuki kelas 2, siswa yang dinilai memiliki bakat mulai dipersiapkan untuk mengikuti berbagai perlombaan. Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Dalam dua tahun terakhir, SD Negeri 1 berhasil meraih sejumlah prestasi di tingkat kecamatan hingga kabupaten, terutama pada bidang keagamaan dan seni.

 

"Alhamdulillah berkat kerja sama dan kerja keras yang luar biasa dari bapak ibu guru, di dua tahun terakhir ini kami memang memiliki prestasi yang luar biasa. Dahulu SD Negeri 1 dipandang sebelah mata, bahkan tidak pernah berbicara di tingkat kecamatan apalagi tingkat yang lebih tinggi. Namun sekarang kami sudah memiliki prestasi, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten," ungkapnya.

 

Di bidang akademik, sekolah juga rutin mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN). Meski belum berhasil meraih hasil terbaik, semangat untuk terus berkembang tetap menjadi motivasi seluruh tenaga pendidik.

 

"Meski jumlah murid kami sedikit dan masih kekurangan guru kelas, kami tidak berkecil hati, dan tidak berputus asa. Kami terus berupaya dan terus berusaha bagaimana agar anak-anak kami bisa kami layani dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

 

Saat ini, SD Negeri 1 memiliki total 38 siswa dengan rata-rata enam hingga tujuh anak di setiap kelas kecuali kelas satu yang hanya memiliki 3 siswa. Sekolah tersebut melayani dua dusun dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit. Kondisi demografis tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan jumlah peserta didik di sekolah ini tidak banyak.

 

Sementara itu, Ka-Korwil Sumowono, Sutrisno, mengungkapkan tidak terpenuhinya jumlah siswa di setiap sekolah tak hanya dialami oleh SD Negeri Piyanggang 01 Sumowono, beberapa SD negeri di Sumowono juga mengalami kekurangan murid. Ditahun 2026 ada dua SD negeri yakni SD Negeri Piyanggang 01 dan SD Negeri Candigaron 04 yang hanya menerima tiga siswa.

 

"Dari 25 SD negeri yang ada di Sumowono memang belum terpenuhi semua kuotanya. Paling banyak ya itu 25 siswa. Karena memang lingkungan kita secara geografis itu sangat kecil. Masyarakatnya sebagai masyarakat petani biasa, kemudian buruh pabrik cenderung memiliki keluarga yang memang kecil memiliki anaknya hanya satu," jelasnya.

 

Tak terpenuhinya kuota diakui Sutrisno sudah sejak dua tahun belakangan ini. Bahkan di tahun ini lebih menurun lagi. Tak heran sekolah berlomba untuk melakukan kegiatan yang kreatif untuk daya tarik ke orang tua. (abc/dan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Piala Dunia 2030 Bakal Diikuti 64 Negara? Presiden CONMEBOL Bongkar Wacana Besar FIFA yang Bisa Untungkan Timnas Indonesia 

Piala Dunia 2030 Bakal Diikuti 64 Negara? Presiden CONMEBOL Bongkar Wacana Besar FIFA yang Bisa Untungkan Timnas Indonesia 

Piala Dunia 2030 sendiri dijadwalkan digelar di tiga tuan rumah utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko. Sementara tiga laga pembuka akan dimainkan secara seremonial di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai penghormatan terhadap sejarah lahirnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Sarwendah Angkat Kaki dari Rumah Mewah yang Masih Dicicil Ruben Onsu, Pengacara Singgung Isu Cicilan Macet dan Lelang

Sarwendah Angkat Kaki dari Rumah Mewah yang Masih Dicicil Ruben Onsu, Pengacara Singgung Isu Cicilan Macet dan Lelang

Di tengah proses hukum terkait hak asuh anak yang masih berjalan, Sarwendah diketahui sudah tidak lagi menempati rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.
Sarwendah Diduga Pindah Rumah Tanpa Kabari Ruben Onsu, Komnas Anak Minta Keduanya Kesampingkan Ego

Sarwendah Diduga Pindah Rumah Tanpa Kabari Ruben Onsu, Komnas Anak Minta Keduanya Kesampingkan Ego

Sarwendah diduga pindah rumah tanpa mengabari Ruben Onsu. Komnas Anak mengingatkan Sarwendah dan Ruben Onsu untuk mengesampingkan ego demi hak anak.

Trending

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, roboh selama dua tahun dan belum diperbaiki. Ini kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan kompetensi pekebun swadaya secara nasional
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT