News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian Kehutanan dan IFCC Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dan IFCC/PEFC

Direktorat BPPHH, Ditjen PHL, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama IFCC/PEFC secara resmi menandatangani PKS tentang Pengembangan Mekanisme Audit Kombinasi (Combined Audit) dan Uji Coba Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dengan Sertifikasi IFCC/PEFC.
Minggu, 26 Juli 2026 - 15:16 WIB
Direktorat BPPHH, Ditjen PHL, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama IFCC/PEFC secara resmi menandatangani PKS tentang Combined Audit dan Uji Coba Audit Kombinasi SVLK dengan Sertifikasi IFCC/PEFC.
Sumber :
  • https://www.kehutanan.go.id/

tvOnenews.com - Direktorat Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan (BPPHH), Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (Ditjen PHL), Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC)/Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Mekanisme Audit Kombinasi (Combined Audit) dan Uji Coba Audit Kombinasi Sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) dengan Sertifikasi IFCC/PEFC.

Penandatanganan PKS dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026 di Yogyakarta, sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Teknis Lingkup Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Triwulan II Tahun 2026. PKS ditandatangani oleh Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, Ade Mukadi, dan Direktur Eksekutif IFCC, Zulfandi Lubis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjanjian Kerja Sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan dengan IFCC yang telah ditandatangani pada tahun 2025 dengan masa berlaku 2 (dua) tahun. Melalui PKS ini, kedua belah pihak akan menyusun mekanisme, prosedur, serta melaksanakan uji coba audit kombinasi antara sistem nasional, yaitu SVLK, dengan sertifikasi sukarela IFCC/PEFC, sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses sertifikasi kehutanan di Indonesia.

Audit kombinasi (combined audit) merupakan metode audit yang mengintegrasikan dua sistem sertifikasi dalam satu proses audit oleh satu tim auditor. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi duplikasi proses audit, menghemat waktu dan biaya, meningkatkan efisiensi pelaksanaan sertifikasi, sekaligus tetap menjaga kredibilitas dan integritas masing-masing sistem sertifikasi.

Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, Ade Mukadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sistem sertifikasi nasional dengan skema sertifikasi internasional.

"Pengembangan mekanisme audit kombinasi antara SVLK dan IFCC/PEFC merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi proses sertifikasi tanpa mengurangi kredibilitas masing-masing sistem. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kehutanan, memperkuat tata kelola kehutanan nasional, serta meningkatkan daya saing produk hasil hutan Indonesia di pasar global," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif IFCC, Zulfandi Lubis, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat harmonisasi antara standar nasional dan standar internasional pengelolaan hutan lestari.

"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pengelolaan hutan lestari melalui pengembangan mekanisme audit yang lebih efisien dan efektif. Dengan mengintegrasikan aspek legalitas dan keberlanjutan, kami berharap audit kombinasi dapat memberikan manfaat nyata bagi pemegang sertifikat, lembaga sertifikasi, serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kehutanan Indonesia," ujarnya.

Ruang lingkup PKS meliputi pembentukan tim kerja, penyusunan mekanisme dan prosedur audit kombinasi, pemetaan kesesuaian standar SVLK dengan standar IFCC/PEFC, penetapan kompetensi auditor dan lembaga pelaksana, pelaksanaan uji coba audit kombinasi, evaluasi hasil uji coba, hingga penyempurnaan dan penetapan mekanisme audit kombinasi. Selain itu, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi secara berkala guna memastikan implementasi kerja sama berjalan secara efektif.

Melalui implementasi PKS ini, Kementerian Kehutanan dan IFCC berharap dapat menghadirkan sistem sertifikasi yang lebih efisien, adaptif, dan kredibel, sekaligus memperkuat tata kelola kehutanan Indonesia. Sinergi antara SVLK sebagai sistem nasional penjaminan legalitas dan kelestarian hasil hutan dengan IFCC/PEFC sebagai skema sertifikasi pengelolaan hutan Lestari akan memperkuat kredibilitas system sertifikasi Indonesia, meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Justin Hubner Bawa Kabar Baik sekaligus Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia

Justin Hubner Bawa Kabar Baik sekaligus Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia

Performa impresif ditunjukkan bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, dalam laga uji coba pramusim Fortuna Sittard menghadapi klub Prancis, FC Metz, di Stade du Sc
Media Vietnam Senggol Timnas Indonesia setelah Pesta 7 Gol Lawan Timor Leste  ​​​​​​

Media Vietnam Senggol Timnas Indonesia setelah Pesta 7 Gol Lawan Timor Leste ​​​​​​

Nama Timnas Indonesia mendadak terseret dalam euforia kemenangan besar rival abadi, Vietnam, usai membantai Timor Leste pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026,
Timnas Voli Indonesia Finis Peringkat Ketiga SEA V Cup Usai Kalahkan Kamboja

Timnas Voli Indonesia Finis Peringkat Ketiga SEA V Cup Usai Kalahkan Kamboja

Revans final leg pertama SEA V Cup, Timnas Indonesia menang dengan skor 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu (26/7/2026). 
Terima Audiensi DPRD Kaltara, BNPP RI Soroti Percepatan Pembangunan Jalan Krayan untuk Konektivitas Perbatasan

Terima Audiensi DPRD Kaltara, BNPP RI Soroti Percepatan Pembangunan Jalan Krayan untuk Konektivitas Perbatasan

BNPP RI dan DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan pembahasan percepatan jalan di Krayan, Kabupaten Nunukan. Proyek di perbatasan itu mengalami banyak tantangan karena jalan masih berupa tanah.
Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
3 Kabar Buruk Hantam John Herdman jelang Laga Perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

3 Kabar Buruk Hantam John Herdman jelang Laga Perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Langkah awal juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, dalam mengarungi panggung Piala AFF 2026 dipastikan tidak berjalan mulus. Persiapan Skuad Garuda di...

Trending

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT