Viral Kabar Dugaan Perundungan di Pemalang, Gubernur Jawa Tengah: Perlu Ada Piket sampai Anak Pulang
- Tim tvOne - Tim tvOne
Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Tengah ikut menyoroti kasus dugaan perundungan di Pemalang, yang membuat seorang anak meninggal dunia.
Atas peristiwa tersebut, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meminta kepada seluruh sekolah untuk bisa meningkatkan pengawasan kepada siswa.
Dia juga mendorong agar setiap sekolah bisa melakukan piket dan pengawasan ketat. Berlaku untuk seluruh satuan pendidikan, kepala sekolah, dan para guru untuk selalu waspada.
Guna memantau anak didiknya tanpa henti di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan. seperti pemasangan CCTV.
- Instagram @beritapekalongan1
"Teman-teman di lapangan untuk selalu peduli di sekolah masing-masing. Misal di saat jam istirahat dipantau, kalau tidak ada CCTV ya memantau langsung. Pulang sekolah juga dipantau," ucap Ahmad Luthfi dikutip dari Antara, Kamis (8/10/2026).
"Jangan sampai anak masih ada di sekolah tapi guru sudah pulang. Tetap tunggu sampai anak-anak di sekolah habis, perlu ada piket, supaya anak tetap dipantau di lingkungan sekolah," lanjutnya.
Selain itu, ia juga berharap agar setiap satuan pendidikan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan dalam pembelajaran di lingkungannya.
Jika pembelajaran dapat menggembirakan dan tidak ada perundungan, kata dia, maka akan banyak prestasi yang muncul.
"Kami tetap ingatkan teman-teman di satuan pendidikan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Jadi harapannya kita zero bullying," katanya.
Di sisi lain, DP3AKB Jateng menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, untuk membantu memastikan keberlanjutan pendidikan anggota keluarga korban yang masih bersekolah.
Diketahui, jika keluarga korban masuk dalam kelompok desil satu, atau kelompok kurang mampu. Atau sering disebut sebagai kelompok sangat miskin (miskin ekstrem).
Dengan ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengupayakan dukungan pendidikan berupa beasiswa bagi anak-anak dalam keluarga tersebut.
Selain penanganan kasus, Pemprov juga mendorong penguatan pencegahan perundungan di satuan pendidikan.
Salah satunya, melalui penerapan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak, serta pemasangan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan.
Kasus dugaan perundungan ini menimpa seorang siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial A (7), meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.
Load more