News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Pembuangan Bangkai Kambing di Sungai Serang Jadi Perhatian Pemkab Semarang

Pemkab Semarang melakukan pemeriksaan terhadap 97 bangkai kambing atau domba yang diduga sengaja dibuang di Sungai Serang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang
Kamis, 23 Juni 2022 - 11:07 WIB
Petugas kuburkan bangkai kambing yang berasal dibuang di Sungai Serang
Sumber :
  • Aditya Bayu C./tvOne

Semarang, Jawa Tengah - Pemerintah Kabupaten Semarang, Kementerian Pertanian dan Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta melakukan pemeriksaan terhadap 97 bangkai kambing yang diduga sengaja dibuang di Sungai Serang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Pemeriksaan kondisi bangkai tersebut dilakukan untuk memastikan apakah bangkai positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu mengatakan dari pemeriksaan awal yang dilakukan, beberapa bangkai merupakan suspek PMK.

“Pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim kesehatan hewan kami dari fisik kambing memang suspek PMK. Itu terlihat dari kuku yang lepas dan adanya luka pada mulut," ujar Sunu, Kamis (23/6/2022).

Sunu menambahkan, ada empat titik lokasi bangkai yang diperiksa Kementerian Pertanian melalui Direktorat Kesehatan Hewan dan BBVET untuk diambil sampelnya.

“Pengambilan sampel liur dari hewan ini dilakukan pada hari Rabu (22/6/2022) sore hingga malam hari. Untuk hasilnya, kami belum mendapatkan laporan. Kami harap hasilnya bisa segera keluar," imbuhnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengungkapkan adanya kekhawatiran dari masyarakat jika bangkai bangkai kambing yang dibuang di Sungai Serang positif PMK.

"Air Sungai Serang mengalir cukup deras, mengalir jauh dari hulu ke hilirnya dan melewati sejumlah desa di Kabupaten Semarang. Tentunya ada kekhawatiran apabila airnya terpapar virus PMK," ujarnya.

Banyak masyarakat di sekitar Kecamatan Susukan yang memanfaatkan air Sungai Serang untuk berbagai keperluan.

“Kita khawatir apakah airnya ada yang ke ladang pertanian. Ada rumput di sana. Rumputnya untuk makan hewan kambing atau sapi. Itu yang menjadi kekhawatiran kami," katanya.

Untuk pencegahan kedepan, bupati telah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda dan para camat se-Kabupaten Semarang untuk menyikapi adanya kejadian ini.

"Kami himbau untuk semuanya jika ada yang melihat atau mengetahui ada yang membuang bangkai hewan segera melapor ke pihak pihak terkait. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali di Kabupaten Semarang," tegas Bupati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, kasus PMK di Kabupaten Semarang terus bertambah. Meski angka kesembuhan juga terus bertambah, namun jumlahnya belum seimbang.

"Saat ini, ada 2.597 ternak yang suspek PMK dan yang sembuh ada 303 ekor. Kami harap masyarakat untuk melapor jika ada hewan ternak yang terjangkit PMK atau ada ternak yang mati. Pemkab Semarang pasti akan membantu untuk memprosesnya sesuai dengan aturan yang ada agar PMK tidak terus menyebar," katanya. (abc/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, 3 April: Laga Debut Dua Bintang Voli dari Eropa di Indonesia

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 3 April yang akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dan putra.
Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Jakarta Electric PLN Mobile sukses menaklukkan rival kuatnya, Jakarta Pertamina Enduro, lewat duel lima set yang menegangkan dengan skor 3-2 di Surabaya.
Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT