News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat! Guru SD di Ungaran Cabuli Muridnya Sejak Masih Kelas 5, Modus Kenaikan Kelas dan Iming-iming Uang Rp100 Ribu

Kelakuan bejat seorang guru dilakukan oleh SS yang merupakan guru di sebuah SD Negeri di Kabupaten Semarang. Guru yang seharusnya menjadi pendidik dan pelindung anak didiknya justru melakukan pencabulan terhadap anak didiknya dan dilakukan berulang kali.
Rabu, 6 Juli 2022 - 19:06 WIB
Pelaku pencabulan jalani pemeriksaan di Mapolres Semarang
Sumber :
  • Tim tvOne/Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Kelakuan bejat seorang guru dilakukan oleh SS yang merupakan guru di sebuah SD Negeri di Kabupaten Semarang. Guru yang seharusnya menjadi pendidik dan pelindung anak didiknya justru melakukan pencabulan terhadap anak didiknya dan dilakukan berulang kali.

Aksi cabul tersangka dilakukan sejak Mei tahun 2020 saat Korban masih duduk di bangku kelas 5. Jajaran Sat Reskrim Polres Semarang yang mendapatkan laporan dari orang tua korban, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan mengakui telah melakukan perbuatannya terhadap korban. Anak yang masih dibawah umur tersebut adalah K yang saat ini berusia 14 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, mengungkapkan kejadian pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru di Ungaran. 

"Pelaku telah kami amankan. Tak berselang lama setelah kami mendapatkan laporan dari orang tua korban. Dari pemeriksaan tindakan pencabulan dilakukan pelaku sejak korban masih kelas 5 sekolah dasar," terang Kapolres. Rabu(6/7/2022).

Lebih lanjut Kapolres Semarang menjelaskan bahwa awal kejadian tersebut dilakukan pelaku SS pada bulan mei 2020 saat berlangsung jam pembelajaran dengan meraba dada korban.

Bukannya menyadari kesalahan yang ia lakukan, Aksi bejat SS ternyata terus berlanjut sekitar bulan Juni 2020 saat korban diminta datang ke rumah pelaku untuk mengantar KK (Kartu Keluarga) dengan dalih keperluan kenaikan kelas. Di rumah, pelaku SS melakukan kembali perbuatannya dengan ancaman bahwa untuk tidak diceritakan siapapun. 

"Pada tanggal 5 mei 2022 saat korban duduk di kelas VII (1 SMP), pelaku kembali memanggil korban untuk datang ke kontrakannya dan korban mendapat perlakuan yang sama serta diberi imbalan Rp100.000," imbuh Kapolres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi pelaku ini terbongkar setelah ibu korban mendapat laporan dari pihak sekolah yang curiga kepada perilaku korban yang apabila di dekati guru pria saat pelajaran seperti trauma, lalu ibu korban menanyakan dan membujuk korban lalu korban menceritakan apa yang dialaminya.

"Setelah mengetahui bahwa anaknya menjadi korban pencabulan, ibu korban melaporkan ke Polres Semarang. Dan saat ini pelaku sudah diamankan Sat Reskrim Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Semarang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Kapolres.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Asian Games 2026: Skuad Garuda Gigit Jari! Vietnam Tutup Harapan Timnas Voli Indonesia Finis di Peringkat 10 Besar

Hasil Asian Games 2026: Skuad Garuda Gigit Jari! Vietnam Tutup Harapan Timnas Voli Indonesia Finis di Peringkat 10 Besar

Hasil Asian Games 2026 cabang olahrga voli babak klasifikasi peringkat 9-12 di Asian Games 2026 antara Timnas Voli Indonesia vs Vietnam pada Jumat 2 Oktober.
Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope

Pink October 2026, PAUL dan Lovepink Rajut Harapan untuk Pejuang Kanker Payudara: Weavers of Hope

PAUL kembali menggelar Pink October 2026. Melalui tema Weavers of Hope, program ini mengajak masyarakat mendukung edukasi dan deteksi dini kanker payudara.
Tantang Tuan Rumah Jepang di Partai Final Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Siapkan Strategi Khusus

Tantang Tuan Rumah Jepang di Partai Final Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Siapkan Strategi Khusus

Tim Sepak Takraw Putra Indonesia berpeluang meraih medali emas di nomor kuadran Asian Games 2026 setelah berhasil menembus babak final.
Waktu Hadirkan Saksi di Persidangan Dinilai Timpang, Pihak Richard Heran dengan Majelis Hakim

Waktu Hadirkan Saksi di Persidangan Dinilai Timpang, Pihak Richard Heran dengan Majelis Hakim

Tim kuasa hukum Dokter Richard Lee protes terhadap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang karena jatah waktu sidang menghadirkan saksi dianggap timpang.
Tersangka Baru Kasus Mega Korupsi MBG, Kolonel TNI Budi Utomo Atur Pengadaan Motor Listrik

Tersangka Baru Kasus Mega Korupsi MBG, Kolonel TNI Budi Utomo Atur Pengadaan Motor Listrik

Publik kembali dihebohkan dengan keterlibatan aparat penegak hukum dalam dugaan kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gaji UMR Jakarta Mau Beli iPhone 15, 16, atau 17? Begini Cara Menghitungnya

Gaji UMR Jakarta Mau Beli iPhone 15, 16, atau 17? Begini Cara Menghitungnya

Gaji UMP Jakarta 2026 Rp5,72 juta ingin membeli iPhone 15, 16, atau 17? Simak harga terbaru Oktober 2026 dan cara menyiapkan budget agar tidak mengganggu

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

John Herdman terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT