News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Penyebaran Covid-19 Subvarian Baru, Bin Jawa Tengah Buka 22 Titik Gerai Vaksin

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Salah satunya adalah membuka gerai vaksin di 22 titik dengan target vaksinasi 4.000 orang pada hari Minggu (24/7/2022).
Minggu, 24 Juli 2022 - 22:09 WIB
Warga Wonogiri, Jawa Tengah antusias mengikuti vaksinasi yang digelar dalam acara Car Free Day.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Wonogiri, Jawa Tengah - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Salah satunya adalah membuka gerai vaksin di 22 titik dengan target vaksinasi 4.000 orang pada hari Minggu (24/7/2022).

Bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat, slah satu gerai vaksin dibuka di car free day (CFD) Wonogiri, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri , Setyarini  menyambut baik kerja sama tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Inteljen Negara yang telah yang telah membantu vaksinasi, baik vaksinasi dosis 1, 2, maupun booster selama ini. Semoga kolaborasi ini bisa mempercepat masa pandemi di negara tercinta ini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, warga tampak antusias mengikuti vaksinasi. Hal itu  terlihat dari banyaknya warga yang mengantre di gerai vaksin.

“Sebagai warga, tentunya menyambut baik gerai vaksin di Car Free Day sehingga warga yang belum vaksin bisa langsung datang ke gerai ini,” ucap Jefriyanto warga Ngadirojo Wonogiri.

Sementara itu, Kolonel Inf. Ichwan selaku Kabagops Binda Jawa Tengah mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan lebih luas lagi, terlebih dengan munculnya subvarian baru BA.4 dan BA.5.

“Oleh karena itu, bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi booster, agar segera melaksanakan vaksinasi untuk melindungi diri kita dan anggota keluarga dari virus Covid-19,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada hari ini, Minggu (24/07/2022) Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah membuka 22 gerai vaksinasi di Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada pun target vaksinasi adalah masyarakat yang berada di Kota Semarang, Kota Tegal, Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Batang, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Karangayar, Kendal, Klaten, Kudus. Selanjutnya, Magelang, Pati, Purbalingga, Purworejo, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung,” jelasnya.

Menurutnya, dibukanya gerai ini  sebagai langkah dalam mewaspadai lonjakan kasus Covid-19, terutama di Jawa Tengah. (ags/ard)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat. 
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Eks Rekan Layvin Kurzawa di PSG Jadi Kandidat Pemain Naturalisasi Anyar Timnas Indonesia?

Eks Rekan Layvin Kurzawa di PSG Jadi Kandidat Pemain Naturalisasi Anyar Timnas Indonesia?

Mitchel Bakker, bek kiri 25 tahun yang pernah memperkuat PSG bersama pemain anyar Persib, Layvin Kurzawa, kembali menjadi sorotan suporter Timnas Indonesia.
Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia Mauro Zijlstra pada Rabu (4/2/2026). Perekrutan ini menjadi langkah konkret Macan Kemayoran -
Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Hujan deras menyebabkan 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Rabu (4/2/2026).
Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menanggapi kasus anak SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri. Ia menyinggung soal bansos.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT