News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat, Pria Paruh Baya di Banyumas Cabuli Bocah saat Bermain Petak Umpet

Sedang main petak umpet, seorang bocah HKP yang berumur 8 tahun, di Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi korban pencabulan oleh pria paruh baya.
Kamis, 1 September 2022 - 17:39 WIB
Tersangka pencabulan terhadap bocah, YAT (54) saat dimintai keterangan oleh polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Sedang main petak umpet, seorang bocah HKP yang berumur 8 tahun, di Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi korban pencabulan oleh pria paruh baya, tetangga si korban sendiri.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriyadi menjelaskan, pelaku adalah YAT (54), warga Kecamatan Wangon. Kronologis kejadian, menurut kasat, awalnya korban membeli jajan cilung di warung yang berada di rumah pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah membeli jajan, kemudian korban bermain petak umpet bersama temannya di depan rumah pelaku. Pada saat itu pelaku melihat korban bersembunyi, lalu mendekatinya dan menggendong korban membawa ke belakang pintu," ujar Kompol Agus Supriyadi, Kamis (1/9/2022).

Lalu, lanjutnya, sambil membawa korban si pelaku bilang kepada korban agar ngumpet di belakang pintu. Korban memberontak, tetapi pelaku tetap menggendongnya dan memegang korban dengan kencang.

"Pada saat di belakang pintu, pelaku kembali memeluk korban dari belakang. Saat itu korban sempat memberontak tetapi tersangka memeluknya dengan kencang dan kemudian memasukan tangan kanannya ke dalam celana korban," jelasnya.

Setelah beberapa saat pelaku melakukan pelecehan itu, kemudian melepaskan pelukannya dan mengatakan kepada korban agar tidak bilang-bilang ke ibunya. Namun korban hanya diam saja dan lari keluar dari rumah pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan bejat pelaku terbongkar setelah korban menceritakan kejadian itu kepada orang tuannya, yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Pelaku saat ini diamankan di Mapolresta Banyumas, ia dijerat dengan pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 sampai dengan 15 tahun penjara. (Sjo/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Aliyudin, Duet Bambang Pamungkas di Persija Jakarta yang Putuskan Pindah ke Persib Bandung: Awalnya Saya Gak Mau Keluar

Klarifikasi Aliyudin, Duet Bambang Pamungkas di Persija Jakarta yang Putuskan Pindah ke Persib Bandung: Awalnya Saya Gak Mau Keluar

Aliyudin akhirnya menceritakan apa alasan dirinya memilih tinggalkan Persija Jakarta dan justru menyeberang ke rival Persib Bandung jelang dimulainya ISL 2011.
Hasil Semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Pastikan Langkah ke Wembley usai Taklukkan Chelsea 1-0

Hasil Semifinal Piala Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Pastikan Langkah ke Wembley usai Taklukkan Chelsea 1-0

Arsenal berhasil meraih tiket ke final Piala Liga Inggris 2025-2026 di Wembley usai mengalahkan Chelsea. Pada laga terbaru di semifinal, mereka menang dengan skor 1-0.
Meninggal di saat Perjalanan ke Kantor, Apakah Termasuk Mati Syahid?

Meninggal di saat Perjalanan ke Kantor, Apakah Termasuk Mati Syahid?

Peran suami dalam rumah tangga sangatlah dibutuhkan.
Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Daftar pemain berdarah Indonesia yang belum mengambil keputusan untuk membela Timnas Indonesia kembali bertambah. Jayden Oosterwolde ikuti jejak Pascal Struijk.
Propam Polda Metro Jaya Sanksi Displin Anggota Polsek Cilandak Buntut Dugaan Rekayasa BAP Narkotika

Propam Polda Metro Jaya Sanksi Displin Anggota Polsek Cilandak Buntut Dugaan Rekayasa BAP Narkotika

Bid Propam Polda Metro Jaya menindaklanjuti soal anggotanya yang menggunakan kertas bekas untuk pemeriksaan, hingga berujung dugaan rekayasa berita acara pemeriksaan (BAP) kasus penganiayaan menjadi kasus narkotika di Polsek Cilandak.
Ditinggal Ronaldo, Al Nassr Tetap Dominasi Statistik hingga Joao Felix Jadi 'Pelayan' Sadio Mane

Ditinggal Ronaldo, Al Nassr Tetap Dominasi Statistik hingga Joao Felix Jadi 'Pelayan' Sadio Mane

Ketidakhadiran megabintang Ronaldo sempat menimbulkan kekhawatiran mengenai ketajaman lini serang Al Nassr. Namun, mereka tetap mendominasi atas tim tuan rumah.

Trending

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: John Herdman tetapkan standar ketat naturalisasi Timnas Indonesia, peluang juara Manchester United, dan Persebaya disorot.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Dua pemain Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie dan Syauqi Saud, menyambut antusias laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan mempertemukan skuad Garuda dengan Jepang.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT