News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ASN di Semarang yang Hilang dan Diduga Tewas Dibakar Adalah Saksi Kasus Dugaan Korupsi

Penyidikan penemuan jasad dan motor terbakar di Semarang, Jawa Tengah, terus dilakukan aparat kepolisian, untuk memastikan korban merupakan ASN yang hilang.
Selasa, 13 September 2022 - 21:02 WIB
Lokasi penemuan jasad terbakar yang diduga ASN Bapenda Pemkot Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Direktur Reskrimsus Polda Jawa Tengah, Kombel Pol Dwi Subagyo membenarkan jika ASN Bapenda Pemkot Semarang, Iwan Budi Paulus menjadi salah satu saksi dalam kasus alih lahan antara sebuah developer perumahan dengan Pemkot Semarang. 

Iwan Budi Paulus adalah ASN yang dilaporkan hilang sejak tanggal 24 Agustus lalu 2022  Dan pada tanggal 8 September 2022, polisi mendapat laporan penemuan jasad yang terbakar bersama sebuah sepeda motor tengah semak belukar dekat Pantai Marina Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada jasad tersebut ditemukan nametag baju bertuliskan Iwan Budi Paulus, serta plat nomor kendaraan plat merah bernopol H-9799-RA. Sebelumnya polisi mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukkan Iwan berada di daerah Ngesrep Semarang dengan naik sepeda motor berplat yang sama dengan pada tanggal 24 Agustus 2022.

Polisi kini sedang melakukan tes DNA jasad tersebut dengan anggota keluarga Iwan Budi Paulus, untuk mencocokkannya. Jika benar jasad tersebut adalah Iwan, maka akan diselidiki apakah temuan jasad yand diduga korban pembunuhan tersebut ada sangkut pautnya dengan kasus dugaan korupsi alih lahan di Pemkot Semarang.

"Ini kan ada pengaduan masyarakat terkait dugaan korupsi pengalihan lahan. Dari aduan tersebut kemudian kita lakukan penyelidikan. Dan karena ini masih sifatnya penyelidikan, maka ada beberapa saksi yang kita mintai keterangan, termasuk Iwan Budi dan statusnya masih saksi," jelas Dwi Subagyo saat dihubungi lewat telepon, Senin (12/9/2022).

Ia menambahkan, sebenarnya antara Ditreskrimsus dengan Iwan sudah pernah melakukan komunikasi terkait kasus tersebut. tapi masih sebatas komunikasi dan belum pemeriksaan.

Kemudian Iwan sepakat untuk dimintai keterangan secara resmi yang dijadwalkan pada tanggal 25 Agustus. Tapi ternyata ia tidak hadir dan kemudian ada laporan dari keluraga bahwa Iwan tidak diketahui keberadaannya sejak tanggal 24 Agustus.

"Kami sudah ketemu dengan yang bersangkutan, dan dia sangat kooperatif. Kemudian secara formil kita akan lakukan pemeriksaan, dan kita sepakat tanggal 25 Agustus. Tapi dia tidak hadir dan kemudian ada berita itu," ungkapnya.

Jika hasil tes DNA nanti ternyata menunjukkan kalau jasad yang terbakar atau dibakar adalah Iwan, lanjut Kombes Dwi Subagyo, tidak akan membuat penyelidikan kasus dugaan korupsi alih lahan di Pemkot Semarang akan dihentikan. Karena Iwan adalah satu diantara banyak saksi yang diperiksa oleh polisi.

"Buat kami nggak ada masalah, kita akan lanjutkan penyelidikan karena banyak pihak yang kita mintai keterangan sebagai saksi bukan dia saja," kata Dwi Subagyo.

Terkait sejauh mana dugaan korupsi tersebut, ia mengatakan sedang dalam penyelidikan.

"Kita tidak mengatakan ini ada korupsi atau tidak. Kalau ini konstruksinya sudah lengkap baru kita akan melakukan gelar perkara. 

"Ini kan, kalau namanya dugaan korupsi, kan ada berbagai pihak, beberapa staf Pemkot Semarang sudah diperiksa, orang luar juga sudah, pihak yang terkait lah kita mintai keterangan. Jadi saksi kunci tidak ada. Kita bisa telusuri dari Pemda, dari pengelolaan aset segala macam, kita telusuri, tidak masalah," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan kasus temuan jasad terbakar di Marina Semarang yang mengarah pada Iwan, Kombes Dwi mengatakan, semua harus dibuktikan dulu lewat tes DNA.

"Dan kalau pun itu ternyata hasilnya menunjukan sebagai Iwan, belum bisa memastikan juga kan apakah ada kaitannyatannya dengan kasus dugaan korupsi alih lahan. Kita harus memastikan dulu dan itu butuh waktu pendalaman lagi," kata Kombes Dwi Subagyo. (Tjs/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Bakal Bikin Manchester City Untung Triliunan Jika Hengkang ke Arab Saudi

Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Bakal Bikin Manchester City Untung Triliunan Jika Hengkang ke Arab Saudi

Gelandang Manchester City berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders, dikabarkan semakin dekat dengan klub Arab Saudi, Al Qadsiah
10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Kabar Buruk Timnas Indonesia di Balik Mundurnya India di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Bersiap Hadapi Lawan Tak Terduga

Kabar Buruk Timnas Indonesia di Balik Mundurnya India di FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Bersiap Hadapi Lawan Tak Terduga

Timnas Indonesia harus kehilangan satu calon lawan di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah India resmi memutuskan mundur dari turnamen.
Candaan Komeng di Sidang Tahunan MPR: Tidak Minta Harapan, Tapi Juara 1, Pikirkan Rakyat!

Candaan Komeng di Sidang Tahunan MPR: Tidak Minta Harapan, Tapi Juara 1, Pikirkan Rakyat!

Komeng berkelakar bahwa dirinya kepada Prabowo tidak meminta harapan apapun. Dia menyebut hanya berharap menjadi juara satu di hati masyarakat.
Rumor Super Transfer Persija! Media Italia Sebut Eks AS Roma Jadi Incaran Macan Kemayoran

Rumor Super Transfer Persija! Media Italia Sebut Eks AS Roma Jadi Incaran Macan Kemayoran

Persija tengah berusaha mendatangkan winger Serbia, Nemanja Radonjic, pada bursa transfer Super League 2026/2027. Macan Kemayoran telah mengajukan tawaran.
Delapan ABK WNA Penyelundup 1,3 Ton Ketamin di Batam Diupah 3.000 USD, Ternyata Sudah Tiga Kali Beraksi

Delapan ABK WNA Penyelundup 1,3 Ton Ketamin di Batam Diupah 3.000 USD, Ternyata Sudah Tiga Kali Beraksi

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap mengatakan, para ABK ini memiliki gaji yang berbeda, sesuai dengan peran yang dijalankan.

Trending

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Momen Puan Maharani Telat Datang ke Sidang Tahunan, Baru Tiba Setelah Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani telat datang ke Sidang Tahunan MPR RI 2026. Dia tiba setelah Presiden Prabowo Subianto.
Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Deretan Mantan Presiden-Wapres yang Hadiri Sidang Tahunan MPR

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT