News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hore! Sekarang Kasus PMK di Kabupaten Semarang Menurun, Pasar Hewan Boleh Buka asal Penuhi Syarat-Syarat Berikut Ini

Pemkab Semarang mulai mengizinkan pembukaan kembali pasar hewan setelah kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak di Kabupaten Semarang melandai.
Rabu, 12 Oktober 2022 - 10:26 WIB
Petugas Periksa Kesehatan Hewan sebelum Masuk Pasar Hewan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) mulai mengizinkan pembukaan kembali pasar hewan setelah kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak di Kabupaten Semarang melandai.

Saat ini, kasus PMK yang sempat menyerang ribuan hewan ternak ruminansia di Kabupaten Semarang sejak Mei 2022 lalu, perlahan mulai menurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, mengatakan terdapat penurunan drastis atau penyebaran penyakitnya tidak semasif beberapa bulan lalu.

"Jadi, kondisinya sudah mulai melandai, memang masih ada kejadian (PMK) tapi tidak separah sebelumnya. Kalau dahulu kan sehari bisa mencapai 100 ekor, sekarang rata-rata maksimal hanya lima ekor per hari. Kadang hanya satu atau dua, bahkan kosong atau tidak ada kasus,” ungkapnya. Rabu (12/10/2022).

Turunnya penyebaran PMK, ditambahkan Wigati Sunu, tak lepas dari upaya pemerintah untuk melakukan pengobatan kepada hewan-hewan ternak yang terindikasi PMK.

Selain itu, untuk ternak-ternak yang sehat sendiri saat ini juga tengah diupayakan untuk divaksin untuk mencegah penyebaran PMK. Kini sudah disalurkannya sebanyak 12.000 dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Semarang.

“Jadi ini kan vaksinasi untuk ternak yang sehat, rencana besok dilaksanakan di wilayah Getasan dan Kaliwungu,” imbuhnya.
 
Sementara itu meski pasar hewan sudah dibuka sejak 4 Oktober 2022 lalu, namun aktivitas pasar hewan belum sepenuhnya normal. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi guna mencegah penyebaran PMK.
 
"Pedagang yang boleh masuk area pasar adalah pedagang yang ber-KTP Kabupaten Semarang, kemudian hewan ternak yang dijual merupakan hewan asal Kabupaten Semarang atau lokal.
Selain itu, kendaraan pengangkut ternak hanya diperkenankan sekali masuk Pasar Hewan Ambarawa,” jelas Sunu.
 
Dilanjutkan Wigati Sunu, hewan ternak yang diperbolehkan masuk merupakan hewan ternak yang sehat, atau tidak ada indikasi dan negatif PMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
“Jika terdapat satu hewan yang terindikasi PMK, maka semua ternak yang dibawa dalam satu kendaraan itu tidak boleh masuk ke area pasar,” pungkasnya. (Abc/Dan)
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Kasihan ada Angkot Sepi Penumpang, Dedi Mulyadi Malah dibuat Kagum sama Cerita si Sopir Abah Ruspan

Kasihan ada Angkot Sepi Penumpang, Dedi Mulyadi Malah dibuat Kagum sama Cerita si Sopir Abah Ruspan

Kang Dedi Mulyadi tak menduga setelah mendegar kisah hidup Sopir Angkot Abah Suparman. Sekalipun lansia tapi masih aktif dan mandiri
Tidak hanya Satu, Izin Tiga Kampus SMK IDN Bogor Bermasalah, DPRD Jabar Panggil Pihak Sekolah

Tidak hanya Satu, Izin Tiga Kampus SMK IDN Bogor Bermasalah, DPRD Jabar Panggil Pihak Sekolah

DPRD Jabar akan memanggil SMK IDN Bogor, Dinas Penananman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Pemkab Bogor terkait polemik pencabutan izin.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Langsung Menggila, Bantai Tunggal Putra Malaysia Lewat Skor Afrika

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Langsung Menggila, Bantai Tunggal Putra Malaysia Lewat Skor Afrika

Hasil Kejuaraan Asia 2026, di mana tunggal putra Indonesia Jonatan Christie membuka perjuangannya dengan meraih kemenangan atas wakil Malaysia, Leong Jun Hao.
Harga Emas Antam Hari Ini 8 April 2026 Meroket Lagi, Kini Sentuh Angka Rp2.900.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 8 April 2026 Meroket Lagi, Kini Sentuh Angka Rp2.900.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 8 April 2026 meroket lagi. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini meroket Rp50.000.
PBB Ungkap Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon: Bukan Sepenuhnya Akibat Serangan Israel

PBB Ungkap Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon: Bukan Sepenuhnya Akibat Serangan Israel

Tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan. 

Trending

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

​​​​​​​Dedi Mulyadi sampaikan pesan penting untuk warga Jabar usai pembayaran pajak kendaraan bermotor melonjak. Warga diminta balik nama kendaraan demi kemudahan.
Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Manchester United Cari Pengganti Maguire, Karim Coulibaly Muncul ke Permukaan

Karim Coulibaly menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian di bursa transfer musim panas Eropa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT