News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akis Pemalakan Disertai Kekerasan Viral di Media Sosial, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) pada seorang supir truk Ekspedisi di Alfamart Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah akhirnya terungkap.
Jumat, 23 Desember 2022 - 22:35 WIB
Pelaku pemalakan yang di sertai dengan kekerasan saat digelandang polisi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Pemalang, Jawa Tengah - Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) pada seorang supir truk Ekspedisi di Alfamart Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah akhirnya terungkap.

Tersangka diketahui berinisial DP (26) warga Desa Sidorejo Kecamatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah. Ia berhasil ditangkap jajaran kepolisian saat melarikan diri ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (14/12/2022) yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan korban Tsalasatianda (21), warga Pekalongan, pada saat kejadian dirinya sedang berbelanja di Alfamart. Usai berbelanja, korban didatangi pelaku untuk meminta uang parkir.

" Saya keluar dari Alfamart mau masuk mobil (truk), la pelaku nya memegangi pintu (truk). Ia minta duit parkir, saya tahu dia bukan orang parkirnya pak. Terus ia minta yang parkir saya kasih sepuluh ribu dia tidak mau dan tidak digubris," kata Tsalasatianda.

Pelaku yang sempat mengancam korban jika dia membawa senjata seperti pistol di dalam tas pelaku. 

"Pelaku yang mengancam silahkan lapor polisi, saya tidak takut polisi sambil terus mengancam saya," lanjutnya.

Usai pelaku mengancam korbannya, pelaku memukul korban dengan menggunakan barnekel. Korban kemudian lari ke gudang Alfamart. Pelaku juga mengancam karyawan Alfamart. 

" Saya mengalami luka di bagian kepala dan mendapatkan 5 jahitan. Ditangan, leher dan didada saya memar karena pukulan pelaku. Akhirnya pelaku mengambil dompet dan seisinya. Didalam dompet ada uangnya enam ratus ribu," ungkapnya.

Usai kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Comal. 

Sementara itu, dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Polres Pemalang, Jumat (23/12/2022), Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Sihaloho mengatakan, rekaman CCTV aksi curas yang dilakukan tersangka DP sempat viral dan beredar di media sosial.

“Pasca menerima laporan dari korban, Satreskrim Polres Pemalang merespon dengan cepat dan bekerjasama dengan Jatanras Polda Jateng untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka yang melarikan diri,” kata Ferry Sihaloho

Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka di Banyuwangi, Jawa Timur, Kasat Reskrim mengatakan, Satreskrim Polres Pemalang bersama Jatanras Polda Jateng berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi untuk mengamankan tersangka.

“Setelah kami amankan, kemudian tersangka kami bawa ke Polres Pemalang untuk proses hukum lebih lanjut,” lanjutnya.

Kasat Reskrim mengatakan, peristiwa Curas yang menimpa korban TL (21) terjadi Senin (12/12/2022) malam, setelah korban membeli makanan dan minuman ringan di Alfamart yang berada di jalur Pantura, Comal, Pemalang.

“Saat korban berjalan ke truk ekspedisi untuk melanjutkan perjalanan, tersangka menghampiri korban dengan maksud untuk meminta uang milik korban dengan paksa,” kata Kasat Reskrim.

“Namun korban menolak permintaan tersangka, karena korban merasa tersangka bukanlah petugas parkir,” imbuh Kasat Reskrim.

Karena tak menerima penolakan korban, Kasat Reskrim mengatakan, tersangka menghampiri korban, lalu mencabut paksa kunci kontak truk dan membuangnya.

“Kemudian tersangka melakukan pemukulan secara bertubi-tubi pada korban dengan menggunakan alat,” kata Kasat Reskrim.

Setelah melakukan kekerasan pada korban, Kasat Reskrim mengatakan, tersangka mengambil dompet korban yang berada di dalam truk, lalu meninggalkan korban.

“Tersangka mengambil uang tunai Rp 600 ribu dan ATM BCA milik korban, lalu membuang dompet dan alat pemukul ke daerah Petarukan, Pemalang,” kata Kasat Reskrim.

Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami luka robek di bagian kepala akibat pukulan benda tumpul secara berulang-ulang, serta mengalami luka lebam di bagian dada.

Dihadapan polisi pelaku DP (26) yang merupakan seorang residivis, mengaku sudah tiga kali melakukan hal yang sama yang membuatnya masuk penjara.

" Saya sudah melakukan nya tiga kali, namun dua aksinya membuat saya masuk penjara selama tujuh bulan. Dan aksi ini sudah yang ketiga kali," kata DP.

Pelaku dalam kondisi sedang mabuk nekat melakukan aksi nya. Karena rencana nya uang hasil kejahatannya digunakan untuk foya foya.

"Rencana nya uang akan saya gunakan untuk membeli minuman keras dan bersenang-senang. Namun setelah paginya saya tahu kalau kejadian nya viral. Dan saya naik bis pergi ke Banyuwangi dan ditangkap polisi," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku yang melarikan diri akan ikut bekerja di kapal.

“Tersangka DP dijerat pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 12 belas tahun kurungan penjara,” kata Ferry Sihaloho. (Hhm/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sulawesi Tengah Gempa magnitudo 6,7, Berikut Doa yang Bisa Dibaca untuk Memohon Perlindungan

Sebagai umat muslim ada baiknya membaca doa diberbagai situasi, terlebih saat terkena bencana atau musibah.
Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemkab Lombok Timur Terus Tagih Piutang Pajak

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menyatakan pemerintah daerah tetap mengoptimalkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan menghindari penumpukan piutang dan fokus pada penagihan aktif pajak.
Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

Respon Demo mahasiswa, DPRD Surabaya Janji Kawal Aspirasi Mahasiswa

DPRD Kota Surabaya menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan aliansi mahasiswa Cipayung Plus dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (15/6/2026).
Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Bukan Pink, Inilah Penampakan dan Harga Sepatu Lionel Messi yang akan Dipakai Membela Argentina di Piala Dunia 2026

Megabintang Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan ikut meramaikan tren warna sepatu pink seperti yang dipakai para pemain lain di Piala Dunia 2026.
Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah Bulan Suro Tidak Baik untuk Menikah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Benarkah bulan Suro tidak baik untuk menikah? Simak penjelasan dari Buya Yahya berikut ini.
Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Meski Sudah Pernah di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kesan Pertama saat Masuk JIS sebagai Pelatih Persija

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) mengaku gugup saat pertama memasuki Jakarta International Stadium (JIS) sebagai pelatih Persija Jakarta.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT