GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Geger, Bayi Laki-laki Ditemukan di Semak-semak oleh Warga Semarang, Begini Kondisinya

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di semak-semak samping lapak penjual durian, Jalan Gunungpati - Boja, Kelurahan Polaman, Kecama
Kamis, 5 Januari 2023 - 23:19 WIB
Bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di semak semak-semak samping lapak penjual durian di Jalan Gunungpati-Boja, Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen dirawt di Puskesmas Karangmalang.
Sumber :
  • tim tvone/Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Warga digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di semak-semak samping lapak penjual durian, Jalan Gunungpati - Boja, Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Selasa (3/1/2023) sekira pukul 10.24 WIB lalu. 

Atas kejadian ini, kepolisian melakukan penyelidikan karena ada unsur tindak pidana. Kapolsek Mijen, Kompol Kholid Mawardi mengatakan, selain melakukan pemeriksaan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Puskesmas Karangmalang dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, pihak kepolisian juga memastikan kondisi bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat. “Kami melakukan penyelidikan dari tempat tersebut karena terjadi suatu tindak pidana ditemukannya bayi laki-laki entah itu penelantaran ataupun posisi orang tua yang mungkin meletakan bayi disitu dengan maksud dan tujuan apa kita belum tahu tapi semua ini masih kita lakukan proses pengungkapan,” ujar Kompol Kholid di lokasi temuan bayi, Kamis (5/1/2022).

Sambungnya menjelaskan, kasus ini bermula ketika pihaknya mendapat informasi adanya penemuan bayi yang tertutup semak-semak di pinggir jalan. Setelah mendapat informasi itu, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.

tvonenews

Kemudian bayi itu sudah mendapat perawatan medis oleh Tim Medis dari Puskesmas Karangmalang dibantu oleh warga. Saat ini, bayi tersebut ditampung oleh Puskesmas Karangmalang untuk dirawat.

“Jadi sejauh ini kepentingan kami adalah pengungkapan kasus mengenai bayi yang ada dan sekarang masih kita titipkan di Puskesmas. Kalau secara teknis bagaimana melakukan adopsi kami sarankan untuk melalui prosedur yang ada untuk mengadopsi bayi,” ujarnya.

“Sementara yang kami ketahui kami masih titipkan di Puskesmas bayinya masih ada dan belum diambil,” sambungnya menjelaskan.

Sementara itu, warga setempat yang juga pekerja rumah makan dan pemancingan Barokah Sekopek yang mengetahui kejadian ini, Suryati  mengatakan, penemuan ini berawal sekitar pukul 10.00 WIB ada mobil yang mogok saat menanjak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, ia katakan, saat beberapa warga membantu mobil mencari kayu, kemudian menemukan bayi dengan kondisi dibalut kain batik merah.

"Ada bapak - bapak yang mau ambil ganjel kayu di sini buat mobilnya itu. Nah pas itu lihat ada bayi," kata Suryati di lokasi, Kamis (5/1/2023).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT