GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Kudus Kerahkan Pompa Air Kapasitas Besar untuk Mengurangi Genangan Banjir, Pengungsi Tembus 1076 Jiwa

Banjir di wilayah Kudus sudah merendam selama sepekan. Sedikitnya 30 desa di 5 kecamatan terkena dampak banjir. Bahkan warga yang mengungsi pun kian bertambah hingga mencapai 1076 jiwa
Sabtu, 7 Januari 2023 - 09:21 WIB
Pompa air berkapasitas besar dikerahkan untuk mengurangi banjir di Kudus
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Banjir di wilayah Kabupaten Kudus sudah merendam selama sepekan. Sedikitnya 30 desa di 5 kecamatan terkena dampak banjir. Bahkan warga yang mengungsi pun kian bertambah hingga mencapai 1076 jiwa. 

Untuk mengurangi meluasnya area banjir, sedikitnya 5 pompa air berkapasitas besar dikerahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui banjir merendam 5 kecamatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah selama sepekan lebih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus telah mengaktifkan tiga pompa air dengan kapasitas besar. Di antaranya dua pompa milik Pemkab Kudus, satu pompa bantuan dari BBWS Provinsi Jateng.

Kepala Pelaksana Harian Kepala BPBD Kudus Mundir mengatakan, satu mesin pompa diklaim bisa menyedot dan membuang air 500 liter hingga 2000 liter per menit. 

Dengan berfungsinya 3 pompa tersebut jika cuaca membaik, diharapkan bisa mengurangi genangan banjir di perkampungan. Selain itu, untuk jangka panjang, Pemkab Kudus juga tengah mengupayakan pembuatan polder atau embung penampungan air sehingga banjir yang menjadi langganan di Kudus bisa diatasi secara bertahap.

“Kami memohon bantuan pompa air dari BBWS Provinsi Jateng dan mengaktifkan dua pompa yang dimiliki Pemkab Kudus. Mudah-mudahan keberadaan 3 pompa ini bisa mengurangi ketinggian air di wilayah jati pada khususnya,” jelas Mundir saat mengecek kondisi pompa air di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati jumat sore (6/1/23)

Selain tiga pompa milik pemerintah, dua pompa yang berkapasitas besar dari PT Pura Barutama Kudus juga dikerahkan. Dua pompa tersebut saat ini beroperasi 24 jam secara bergantian. Masing-masing pompa mampu menyedot air hingga  5 ribu liter per menit.

Air yang menggenangi wilayah perbatasan Desa Jati Wetan dan Jati Kulon Kecamatan Jati disedot keluar menuju Sungai Wulan. Dua pompa tersebut sudah beroperasi sejak Jumat lalu sampai saat ini.

"Kami pakai untuk mengurangi genangan air yang di wilayah perbatasan Jati Wetan dan Jati Kulon.”

"Meski ini tidak bisa 100 persen mengatasi banjir paling tidak bisa mengurangi genangan di Jati Wetan maupun Jati Kulon," kata Direktur HR & GA Pura Group, Agung Subani.

Meski demikian warga diminta untuk tetap waspada karena jika hujan kembali turun dimungkinkan genangan akan kembali naik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banjir yang masih menggenang di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus juga membuat jumlah pengungsi semakin bertambah. 

Data BPBD setempat mencatat sedikitnya 30 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Kudus masih terkena dampak banjir. Sementara warga yang sudah mengungsi sebanyak 1076 jiwa yang berada di posko pengungsian yang tersebar di 12 lokasi. Dari ratusan pengungsi tersebut 186 diantaranya lansia, 93 balita dan 180 anak-anak. (gml/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT