GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Sakit Hati, Pengamen Badut Lampu Merah di Purworejo Tebas Tangan Teman Sendiri

Akibat sakit hati dan emosi sesaat karena merasa difitnah, Tiansyah alias Boy (35) pengamen badut di lampu merah tega menganiaya dan tebas tangan teman sendiri.
Rabu, 1 Februari 2023 - 02:21 WIB
Tersangka Pengamen Badut yang Tebas Tangan Teman Sendiri
Sumber :
  • Eddy Suryana

Purworejo, tvOnenews.com - Diduga akibat sakit hati dan emosi sesaat karena merasa difitnah, Tiansyah alias Boy (35) pengamen badut di lampu merah tega menganiaya dan tebas tangan teman sendiri.

Pria yang sehari-hari mengamen sebagai badut di perempatan Simpang Empat Monumen Jendral Ahmad Yani (dekat Polres) Purworejo, Jawa Tengah itu kini terancam lama tak bisa bertemu putri tunggalnya yang tinggal di Jakarta akibat nekat tebas tangan teman sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, saat diwawancara oleh awak media, dengan menahan tangis, pengamen badut asal Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, itu menyampaikan maaf karena belum bisa pulang kepada putrinya.

"Maafkan ayah ya nak, Ayah belum bisa pulang," kata Boy dengan mata berkaca-kaca, Selasa (31/1/2023).

Ia patut menyesal karena akibat emosi sesaat, kini disangka dengan pasal berlapis mengenai penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dan disangka melanggar UU Darurat karena menguasai senjata tajam.

"Saya sakit hati karena difitnah (oleh korban), difitnah memakan uang setoran ke R (pemilik persewaan baju badut). Saya dendam, saya bacok langsung. Golok saya beli seharga Rp50.000," kata Boy.


Ia mengaku sudah dua tahun menjalani pekerjaan sebagai badut. Sebelumnya ia menjadi tukanh parkir di Jakarta. Sebelum sampai di Purworejo, Boy menjadi badut di Cirebon, kemudian karena sering dirazia Satpol PP, dia pindah ke Purworejo.

"Sistem kerja badut inj, tiap hari harus setor Rp30.000 ke R untuk sewa baju. Sehari saya bisa dapat Rp100.000 sampai Rp150.000. Kalau saya pakai baju badut topeng berambut kribo," ungkap Boy.

tvonenews


Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Khusen Martono, antara korban dan tersangka sama-sama bekrrja menjadi pengamen badut.

"Awal mula kejadian, Boy dan korban Hendri Suyanto sama-sama bekerja sebagai pengamen badut. Menurut keterangan tersangka, korban memunculkan isu bahwa, tersangka tidak setor uang sewa baju badut sebanyak kurang lebih Rp80 ribu. Merasa nama baiknya tercemar, Boy ditemani oleh R (melarikan diri) hari Sabtu (28/1/2023) lalu sekitar pukul 15.00 WIB mendatangi kos korban di Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip untuk memberi pelajaran. Cekcok pun terjadi, tersangka langsung menyabetkan golok yang dibawanya dan mengenai lengan sebelah atas korban," jelas Kasat Reskrim.

Sehari-hari, para badut yang beroperasi di beberapa perempatan lampu merah di wilayah Kabupaten Purworejo harus menyetor uang sewa pakaian sebanyak Rp30.000. Pemilik persewaan pakaian badut adalah R, warga Kutoarjo. Dari hasil menjadi badut di lampu merah, mereka rata-rata jisa mengantongi pendapatan sebanyak Rp150.000 per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat dilakukan penggeledahan oleh petugas, Boy juga kedapatan membawa obat terlarang yang digolongkan sebagai psikotropika. Untuk kasus penyalahgunaan obat terlarang ini, penanganannya kami serahkan ke Satnarkoba," lanjut Khusen.

Akibat ulahnya, Boy menghadapi sangkaan melanggar Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Laki-laki asal Jakarta itu juga dijerat dengan UU Darurat nomor 12 tahun 1951 karena menguasai senjata tajam dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Boy juga harus siap disangka menyalahgunakan narkoba. (eds/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Buka Peluang Izin Tambang Martabe Dipulihkan: Jika Tak Bersalah, Hak Investor Dikembalikan

Bahlil Buka Peluang Izin Tambang Martabe Dipulihkan: Jika Tak Bersalah, Hak Investor Dikembalikan

Pemerintah membuka peluang pemulihan izin operasi PT Agincourt Resources (PT AR) atau Martabe apabila tidak ditemukan pelanggaran dalam aktivitas pertambangan.
PB Akuatik Indonesia Lakukan Kunjungan Media Jelang Gelaran Asian OWS Championships dan Berbagai Agenda Penting di Tahun Ini

PB Akuatik Indonesia Lakukan Kunjungan Media Jelang Gelaran Asian OWS Championships dan Berbagai Agenda Penting di Tahun Ini

Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) melakukan kunjungan dan audiensi resmi ke Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Selatan, Rabu 11 Februari 2026.
Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM 2026

Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dan WBBM 2026

Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026 dari Kementerian PAN-RB. 
Utang BPJS Menggunung Rp26,47 Triliun, Menkes: Yang Tak Bayar Justru Kelas Tinggi

Utang BPJS Menggunung Rp26,47 Triliun, Menkes: Yang Tak Bayar Justru Kelas Tinggi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal tunggakan iuran BPJS Kesehatan, bahwa warga yang tak bayar justri kelas tinggi.
Moody’s Beri Sinyal Negatif, Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook

Moody’s Beri Sinyal Negatif, Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook

Pemerintah bergerak cepat merespons perubahan outlook negatif dari lembaga pemeringkat internasional Moody’s terhadap sektor keuangan Indonesia.
Tak Terima Ditegur Main Drum, Pria yang Dianiaya Tetangganya di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik

Tak Terima Ditegur Main Drum, Pria yang Dianiaya Tetangganya di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik

Seorang pria berinisial D laporkan tetangganya karena diduga menjadi korban penganiayaan usai menegur lantaran bermain drum di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat

Trending

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro kuasai puncak.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri masih jadi satu-satunya pemain Indonesia yang tembus posisi 10 besar.
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT