GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyakita Mahal dan Langka, Pedagang Ayam Krispi Beralih ke Minyak Goreng Curah, Penjualan Turun

Kelangkaan minyakita berdampak terhadap keberlangsungan usaha kecil, terutama yang bergantung dengan bahan baku minyak, salah satunya pelaku usaha ayam krispy.
Kamis, 16 Februari 2023 - 18:49 WIB
minyakita mahal, pedagang gorengan beralih ke minyak curah
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Kelangkaan minyak goreng bersubsidi atau minyakita dalam sebulan terakhir, cukup berdampak terhadap keberlangsungan usaha kecil, terutama yang bergantung dengan bahan baku minyak, salah satunya pelaku usaha ayam krispi.

Pasalnya, harga minyakita di pasaran kini mencapai harga eceran sebesar Rp16 ribu per liternya. Padahal harga normal sebelumnya hanya Rp14 ribu saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya kita terpaksa harus beli dengan harga 16 ribu, tapi lama kelamaan makin membebani biaya produksi, sementara harga jual ayam krispi tetap normal," kata Muhamad Herman, salah satu pedagang ayam krispy di Pasar Baru Lumajang, Kamis (16/2). 

Setiap hari, Herman membutuhkan kurang lebih 6 liter minyak goreng untuk produksi ayam krispinya, yang artinya dia harus menambah ongkos produksi sebesar Rp12 ribu per hari, belum termasuk biaya bahan baku tepung dan daging ayam, yang juga mulai ikut naik.

"Minyak sudah mahal, langka lagi. Ditambah harga tepung dan ayam juga ikut naik, otomatis modal awal membengkak namun keuntungan justru berkurang," imbuhnya.

Untuk mensiasati mahalnya bahan baku, Herman terpaksa mengambil keputusan menggunakan bahan baku minyak goreng curah dibandingkan harus menaikan harga jual ayam krispy, apalagi mengurangi ukurannya.

"Ya terpaksa ganti minyak goreng curah. Mau naikan harga apalagi mengurangi ukuran ayam krispi, sangat tidak mungkin. Takut pelanggan pada lari," ujarnya.

Dengan menggunakan minyak goreng curah, praktis beban biaya produksi bisa dihemat. Setiap hari, Herman membutuhkan sedikitnya 4 kilogram minyak goreng curah, dengan harga Rp15 ribu per kilogram, yang artinya bisa menghemat pengeluaran sebesar Rp12 ribu per hari.

Namun dengan beralihnya menggunakan minyak goreng curah, justru menimbulkan permasalahan baru bagi Herman. Sebab, tak sedikit pelanggannya protes terkait rasa dan kerenyahan ayam krispynya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejak pakai minyak goreng curah, banyak pelanggan protes ayam krispinya kurang nikmat dan renyah. Teksturnya juga kurang menarik, jadi omzet penjualan terus menurun hingga 50 persen," keluhnya.

Dalam kondisi normal, setiap hari omzet penjualan Herman yang sudah hampir 10 tahun menekuni usaha ayam krispi ini mencapai Rp1 juta. Namun saat ini, hanya mencapai Rp500 ribu per hari. Untuk itu, dia terpaksa merumahkan satu karyawannya hingga kondisi harga kembali normal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Jepang dan Qatar Ketar-ketir? John Herdman Klaim Timnas Indonesia Jadi Momok di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimistis skuad Garuda mampu lolos dari fase grup Piala Asia 2027 meski tergabung bersama lawan-lawan berat.
‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

‎John Herdman Beberkan Alasan Mau Menetap di Jakarta Selama Latih Timnas Indonesia, Singgung Budaya hingga Suporter

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya menetap di Indonesia selama menangani skuad Garuda.
Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Pemuda dari Berbagai Provinsi Gotong Royong Bersihkan Aksi Vandalisme di Sejumlah Fasilitas Publik Kota Yogyakarta

Gerakan gotong royong di era modern mulai bergeser maknanya. Namun, sebuah inisiatif unik muncul dari sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Gotong Royong Indonesia.
Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Prabowo: Tragedi Marsinah yang Dibunuh dengan Keji Tidak Seharusnya Terjadi

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT