News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gratiskan Nelayan Kecil, Kapal Ikan Luar Daerah bisa Manfaatkan Pelabuhan Perikanan di Desa Ketapang, Banyuwangi

Sejak beroperasi hampir 2 bulan, ternyata Pelabuhan Perikanan Masami Banyuwangi memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, khususnya di sektor perikanan
Selasa, 21 Februari 2023 - 18:27 WIB
kapal ikan luar daerah manfaatkan Pelabuhan Perikanan di Desa Ketapang, Banyuwangi
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Sejak beroperasi hampir 2 bulan, ternyata Pelabuhan Perikanan Masami Banyuwangi memberikan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat, khususnya di sektor perikanan. Salah satunya memberikan fasilitas gratis bagi nelayan kecil.

Saat meninjau pelabuhan yang berada di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Selasa (21/2), Anggota Komisi V DPR RI, Sumail Abdullah menyampaikan kalau keberadaan pelabuhan swasta ini bisa melakukan pembinaan terhadap nelayan-nelayan kecil.

“Bahkan nelayan kecil disini digratiskan. Jadi tidak dipungut biaya,” kata politisi asal Banyuwangi ini.

Kehadiran politisi yang kerap dipanggil Sumail di pelabuhan ikan ini berawal dari informasi adanya monopoli di pelabuhan ini. Kabar monopoli itu berkaitan dengan nelayan dengan kategori industri harus menjual ke tempat tertentu.  

“Ternyata begitu saya cek ini tidak ada. Jadi tergantung pasar,” tegasnya.

Sumail juga meminta tarif penggunaan pelabuhan tersebut memberikan harga yang wajar, sehingga industri berkembang dan memberikan manfaat. Dia menyebut, investasi untuk pembangunan pelabuhan perikanan tersebut memang sangat besar. Politisi Partai Gerindra ini mengapresiasi ada investor lokal yang mau membangun daerahnya seperti ini.

Yang tidak kalah penting, adalah berkaitan dengan pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Dia menegaskan PNBP ini juga harus masuk ke negara untuk kepentingan seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai daerah yang merupakan industri perikanan terkemuka di Indonesia, pelabuhan perikanan ini menurutnya tentu akan menggerakan perekonomian Banyuwangi. Dari sisi serapan tenaga, kata dia, pelabuhan ini akan menampung tenaga kerja yang cukup banyak.

“Terus pelaku industri perikanan akan banyak sandar disini, begitu sandar disini tentu akan banyak multiplier effectnya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelabuhan Perikanan Masami, Rudi, menyatakan, rata-rata kapal berlabuh di pelabuhan ini merupakan kapal dari luar daerah. Jenis kapalnya adalah kapal dengan gross ton (GT) antara 100 sampai 200 GT.

Terkait dengan kapal nelayan kecil, Rudi menegaskan, pelabuhan ini juga terbuka untuk kapal nelayan kecil. Bahkan menurutnya kapal nelayan kecil dengan gross ton 10 GT ke bawah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk bersandar disana.

“Nelayan kecil kita kasih fasilitas gratis, gross ton 10 nelayan kecil. Justru itu yang harus kita support, karena nelayan ini volumenya kecil, pasarannya kurang luas,” katanya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi, Syamsurizal mengatakan, Pelabuhan Perikanan ini kewenangannya langsung pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), karena pelabuhan ini memang khusus untuk pelabuhan perikanan.

“Wewenang di KKP bukan di kami, kami tidak masuk ke sana. Kita di terminal yang untuk kepentingan sendiri baru ke kami. Tapi kalau melayani perikanan ke KKP,” pungkasnya. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT