News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertipu Miliaran Rupiah akibat Investasi Alkes, Pelaku Sudah Ditetapkan Tersangka namun Tidak Ditahan

Tergiur dengan keuntungan besar, Stepanus sengaja menjual Toyota Calya untuk mendapat uang yang bisa diinvestasikan ke Heksindo Gusti Nata dan Grace Velisa.
Kamis, 23 Februari 2023 - 17:03 WIB
Tertipu Miliaran Rupiah akibat Investasi Alkes, Pelaku Sudah Ditetapkan Tersangka namun Tidak Ditahan
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Tergiur dengan iming-iming keuntungan besar, Stepanus Nurcahaya sengaja menjual Toyota Calya untuk mendapat uang yang bisa diinvestasikan ke Heksindo Gusti Nata dan Grace Velisa.

Sebab, pasutri itu menjanjikan profit tinggi dari bisnis pengadaan alat kesehatan (alkes) yang dijalankan saat pandemi Covid-19 pada 2021 silam. Tetapi janji itu tidak ditepati, bukan hanya profit yang tidak diberikan, modal Stepanus juga ikut hilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bukan satu-satunya investor yang melaporkan pasutri itu ke Polrestabes Surabaya. Empat orang lain yang bernasib sama dengannya juga menempuh jalan serupa. Total kerugian mereka diklaim mencapai 1,3 miliar.

"Kami kesini untuk menanyakan perkembangan laporan," ujar pria 42 tahun itu pada Kamis (23/2).

Stepanus datang bersama Lily dan Steven Christian sebagai perwakilan dua investor lain. Mereka mendapat informasi dari penyidik bahwa kasus yang dilaporkan memasuki tahap satu. "Berkas perkara hari ini dikirim ke kejaksaan," jelasnya.

Stepanus mengenal bisnis pengadaan Alkes itu pada pertengahan 2021. Awalnya dia dikenalkan temannya ke Heksindo. Dia disebut membutuhkan investor. "Waktu itu kebetulan ada tabungan," ungkapnya.

Heksindo menjelaskan bisnis yang dikelolanya ketika bertemu, dia juga menjanjikan bunga sepuluh persen dari nilai investasi dalam dua pekan. Stepanus pun tertarik menanamkan uangnya. "Di awal saya tanam Rp 15 juta," terangnya.

Menurut Stepanus, janji itu memang ditepati. Dia akhirnya tidak ragu untuk kembali berinvestasi. Bahkan, meningkatkan nilai investasi dengan menjual mobil.

"Eh malam macet. Nggak cair ketika jatuh tempo. Modal juga tidak diberikan," ujar pria yang mengaku rugi Rp156 juta itu.

Heksindo, kata dia, berdalih tidak bisa menepati janji karena bisnis pengadaan Alkes tersebut tidak dikelola sendiri. Melainkan disetorkan ke orang lain yang saat itu ditangkap Polda Jatim.

Stepanus menilai kondisi itu tidak bisa menjadi alasan. Menurut dia, Heksindo tetap harus bertanggung jawab. Sebab, selama ini uang investasi dikirim ke rekeningnya.

“Istrinya juga kami jadikan terlapor karena selama ini terlibat transaksi," paparnya.

Lily menambahkan, suaminya merugi sampai Rp199 juta karena investasi tersebut. Uang itu rencananya akan dipakai membeli mobil.

"Maunya untung malah buntung. Niatnya dulu mau beli mobil yang agak baguslah," ungkapnya.

Hal lain yang membuat dia semakin geram, pasutri yang menjadi terlapor ternyata hanya menjadi tahanan kota setelah ditetapkan tersangka.

Heksindo menolak berkomentar ketika dikonfirmasi. Dia memasrahkan proses hukumnya ke pengacara. "Biar kuasa hukum saja yang menjelaskan," ucapnya.

Pengacara Heksindo, Salawati Taher, menyebut dugaan penipuan dan penggelapan yang ditudingkan kepada kliennya tidak benar. Menurut dia, Heksindo juga korban.

"Uang pelapor kan disetorkan ke orang lain yang ditangkap polda. Ada semua buktinya. Klien juga setor ke orang itu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salawati mengatakan, selama ini kliennya tidak pernah mengeluarkan tipu muslihat kepada pelapor. Mereka tahu ada orang lain dibalik bisnis Heksindo.

"Kalau soal penggelapan. Kan jelas uangnya tidak dalam penguasaan klien kami," tandasnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana belum berkomentar. Dia tidak menjawab permintaan konfirmasi sampai berita ini selesai ditulis. (zaz/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Cuaca Hari Jumat, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Ada yang Berawan dan Hujan Ringan

Prediksi Cuaca Hari Jumat, BMKG Sebut Sejumlah Wilayah Ada yang Berawan dan Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangannya, juga memprakirakan akan ada wilayah mengalami berawan saja. Daerah mana saja?
Sanksi FIFA Selesai, FAM Pastikan 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Kembali Bela Timnas Malaysia

Sanksi FIFA Selesai, FAM Pastikan 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Kembali Bela Timnas Malaysia

Sanksi FIFA untuk larangan aktivitas sepak bola bagi tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia selama 12 bulan telah selesai per tanggal 1 Oktober 2026. 
Peringati 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Gelar Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama di Kandang Singa

Peringati 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Gelar Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama di Kandang Singa

Manajemen Arema FC kembali menggelar agenda rutin tahunan Khataman Al-Qur'an dan Tahlil untuk memperingati 4 tahun Tragedi Kanjuruhan. 
Hari Batik Nasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Kesejahteraan Perajin

Hari Batik Nasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Lestarikan Budaya dan Perkuat Kesejahteraan Perajin

Gubernur Khofifah ajak masyarakat jadikan Hari Batik Nasional bukan sekadar momentum kenakan batik, tetapi juga untuk mengenal, merawat, dan menghidupkan ekosistem batik dari hulu hingga hilir.
RSUD Jombang Siaga Influenza A di Tengah Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Kenali Gejalanya

RSUD Jombang Siaga Influenza A di Tengah Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Kenali Gejalanya

Kasus influenza A ini menjadi perhatian publik karena kasusnya sempat meningkat di awal Tahun 2026. Namun gejalanya perlu diwaspadai untuk mencegah keparahan.
False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

False Start Bikin Hilang Medali Asian Games, CdM Todotua Pasaribu Akui Aditya Tri Syahria Jadi Masa Depan Panjat Tebing Indonesia

Usai Veddriq Leonardo tersingkir di semifinal, wakil Indonesia di final Aditya Tri Syahria justru gagal memberikan medali setelah terkena false start pada Kamis (1/10/2026). 

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

3 Tugas Utama Menanti Kapolri Suyudi Ario Seto, Kompolnas Berpesan Bisa Ciptakan Program yang Bagus

Pada 1 Oktober 2026, Suyudi Ario Seto disetujui oleh DPR RI dan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri baru gantikan Listyo Sigit Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT