News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Bupati Jember Kebanjiran, Kok Bisa ?

Hujan deras selama 3 jam, rumah Bupati Jember Hendy Siswanto di Lingkungan Kampung Ledok, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, kebanjiran
Kamis, 2 Maret 2023 - 18:40 WIB
rumah Bupati Jember kebanjiran
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Hujan deras selama 3 jam, rumah Bupati Jember Hendy Siswanto di Lingkungan Kampung Ledok, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember terendam banjir. Air masuk ke dalam bangunan lantai satu rumah orang nomor 1 di Jember itu sekitar pukul 16.28 WIB, Kamis (2/3). 

Terkait kejadian banjir ini, menurut Koordinator TRC BPBD Jember Sukirno, rumah bupati selama masa pemerintahannya, kurang lebih sudah 5 kali terendam banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk banjir ini, disebabkan curah hujan tinggi yang terjadi sejak pukul 1 siang tadi, dan juga dari hasil asessment kami, di sekitar jembatan Jompo yang dekat dengan rumah pak bupati ini, pada bagian kaki jembatan ada sumbatan barongan (tumpukan bambu),” kata Sukirno saat dikonfirmasi di lokasi banjir.

“Untuk luapan air sungai ini, aliran sungai ini dari dua hulu, yakni aliran Sungai Kali Jompo dan Sungai Antrokan dari Kelurahan Slawu. Untuk banjir ini kurang lebih sudah 5 kali terjadi di rumah pak bupati,” sambungnya.

Terkait penanganan banjir di rumah bupati Jember itu, lanjutnya, saat ini diterjunkan anggota TRC BPBD Jember, Tagana Dinsos, TRC Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta potensi Relawan bencana lainnya.

“Juga dibantu anggota Satpol PP, unsur TNI/Polri, dan personel dari Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember,” sebutnya.

“Untuk banjir tadi sempat merendam rumah bupati dengan ketinggian 50-60 cm, sehingga sebagai upaya mengurangi debit air, menggunakan alkon untuk memindahkan air yang merendam ini,” sambungnya.

Selain rumah bupati, lebih lanjut Sukirno mengatakan, banjir juga merendam rumah warga yang bertetangga dengan kediaman bupati.

“Dari asessment sementara kami, ada 42 rumah warga lainnya yang terdampak. Saat ini juga dibantu untuk proses pembersihan. Untuk debit air semoga cepat surut,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh Sukirno menambahkan, terkait musibah bencana yang ada di Jember. Pada waktu yang hampir bersamaan, juga terjadi musibah tanah longsor di beberapa titik lainnya.

“Untuk musibah tanah longsor, kami menangani longsoran di Silo. Kemudian saat hujan saat ini, ada longsor di wilayah lereng Argopuro. Tepatnya di jalur menuju lokasi wisata Rembangan di Kecamatan Arjasa, juga di sekitar Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Jember,” tandasnya. (sss/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertamax di Rumah Kontrakan

Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertamax di Rumah Kontrakan

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Seorang suami berinisial HC alias A (55) diduga tega membakar istrinya sendiri, DS (55), usai terlibat pertengkaran adu mulut.
Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi salah satunya berisi narasi untuk meluruskan pemahaman publik yang dinilai keliru terhadap sejumlah kebijakan Kapolri, termasuk tudingan adanya sikap insubordinasi terhadap Presiden.
Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut laporan resmi kasus itu diterima Polres Tapanuli Selatan pada Senin (2/2/2026).
Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi siswa 10 tahun akhiri hidup di Ngada, NTT, dinilai menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih mengabaikan persoalan kesehatan mental anak.
Selain Mulyono, KPK Ungkap Tangkap Dua Orang Lainnya

Selain Mulyono, KPK Ungkap Tangkap Dua Orang Lainnya

Penangkapan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata bersama dua orang lainnya.
BNN Gandeng Organisasi Pemuda Patriot Nusantara untuk Perangi Narkoba di Kalangan Generasi Muda

BNN Gandeng Organisasi Pemuda Patriot Nusantara untuk Perangi Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan organisasi Pemuda Patriot Nusantara (PPN) untuk memerangi narkotika di Indonesia, khususnya generasi muda.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT