News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Ritual Resik Lawon, Suku Using Banyuwangi Kembali Menggelarnya untuk Menyambut Bulan Ramadhan

Menilik ritual Resik Lawon, yang merupakan tradisi unik suku Using Banyuwangi. Di mana tradisi tersebut kerap digelar untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 
Minggu, 5 Maret 2023 - 15:45 WIB
Warga berjalan memanggul lawon dalam ritual resik lawon Buyut Cungking, Banyuwangi, Minggu (5/3) siang.
Sumber :
  • tim tvone/happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Menilik Ritual Resik Lawon, yang merupakan tradisi unik suku Using Banyuwangi. Di mana tradisi tersebut kerap digelar untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 

Kini mereka menggelar kembali ritual Resik Lawon di makam Ki Buyut Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Minggu (5/3/2023) pagi. Adapun ritual yang dilakukan dengan mencuci penutup makam sesepuh Banyuwangi tersebut berupa kelambu berwarna putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, Resik Lawon berasal dari bahasa Jawa, resik yang artinya membersihkan dan lawon berarti kain kafan putih. Tradisi ini dimulai dengan nyekar dan doa di makam Buyut Cungking. 

Usai nyekar, warga mencopot seluruh kain di atas makam. Lalu, dimasukkan ke kotak khusus dari anyaman bambu. 

tvonenews

Kemudian warga membawanya ke sumber Krembangan. Jaraknya, sekitar 2 kilometer dari lokasi makam. Namun, warga dilarang membawa kendaraan, karena seluruhnya harus berjalan kaki sambil memanggul lawon.

Tiba di sumber air, warga pun mulai mencuci kain lawon. Dan lebih uniknya lagi, selama mencuci, warga berebut air perasan dari kain lawon. 

Di mana diyakini, ari tersebut membawa berkah kesehatan dan keselamatan. Lalu, seusai dicuci, kain lawon dibawa ke balai tajuk, sebuah pendopo beratap jerami. 

Lagi-lagi, warga berjalan kaki. Di balai tajuk, seluruh kain lawon diperas lagi, airnya juga diambil. Lalu, kain lawon dijemur di sepanjang jalan. 

Ritual ini diakhiri dengan pemasangan kembali lawon menjelang sore disertai selamatan. 

“Ini adalah tradisi turun temurun menjelang puasa Ramadhan. Kami membersihkan lawon penutup makam Buyut Cungking,” kata Juru Kunci Makam Buyut Cungking, Jam'i Abdul Gani (65).

- Makna Mendalam Tradisi Ritual Resik Lawon

Tak sekadar membersihkan lawon, tradisi ini memiliki makna mendalam. Artinya, sebelum memasuki puasa, warga harus membersihkan hati. Sehingga, ketika menjalani puasa selama sebulan penuh bisa berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan sejarah, Ki Buyut Cungking memiliki nama asli Ki Buyut Wongso Karyo. Tokoh ini dipercaya membabat hutan yang sekarang menjadi wilayah Kota Banyuwangi. Makam yang dikeramatkan warga ini sejatinya adalah petilasannya. 

Dari sejumlah penelitian, sosok Buyut Cungking diyakini hidup sekitar tahun 1536-1580. Selain petilasan, tokoh ini meninggalkan sejumlah benda purbakala. Di antaranya, keris, tombak, lontar dan beberapa batuan kuno. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Gelar Seleknas untuk Olimpiade Los Angeles 2028, Sebanyak 56 Atlet Dipanggil

FPTI Gelar Seleknas untuk Olimpiade Los Angeles 2028, Sebanyak 56 Atlet Dipanggil

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar seleksi nasional (seleknas) untuk mempersiapkan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Update BSU 2026 Hari Ini: Kabar Terbaru Pencairan Rp900 Ribu dan Imbauan Kemnaker

Update BSU 2026 Hari Ini: Kabar Terbaru Pencairan Rp900 Ribu dan Imbauan Kemnaker

Update BSU 2026 hari ini: simak kabar pencairan bantuan Rp900 ribu, syarat penerima, jadwal terbaru, dan imbauan Kemnaker terkait link palsu.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia, Hajime Moriyasu Diminta Panggil 2 Pemain Ini ke Skuad Jepang

Bakal Hadapi Timnas Indonesia, Hajime Moriyasu Diminta Panggil 2 Pemain Ini ke Skuad Jepang

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, diminta memanggil kembali dua pemain ke skuad jelang Piala Asia 2027. Timnas Indonesia menjadi salah satu calon lawan untuk Samurai Biru.
Akademi Sepak Bola di NTT Ukir Prestasi hingga Level Internasional, 100 Pemain Muda Dapat Dukungan

Akademi Sepak Bola di NTT Ukir Prestasi hingga Level Internasional, 100 Pemain Muda Dapat Dukungan

Putra Nagekeo Football Academy yang berprestasi hingga level internasional mendapat bantuan perlengkapan sepak bola dan pendidikan bagi 100 atlet muda di NTT.
Rekam Jejak Kamaruddin Simanjuntak Eks Pengacara Brigadir J yang Meninggal Dunia, Pernah Vokal Lawan Ferdy Sambo

Rekam Jejak Kamaruddin Simanjuntak Eks Pengacara Brigadir J yang Meninggal Dunia, Pernah Vokal Lawan Ferdy Sambo

Kamaruddin Simanjuntak, mantan kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) penantang Ferdy Sambo meninggal dunia, Senin (19/10/2026).
UFC 336 Resmi Digelar di Kanada, Perebutan Gelar Islam Makhachev Vs Carlos Prates Jadi Duel Utama?

UFC 336 Resmi Digelar di Kanada, Perebutan Gelar Islam Makhachev Vs Carlos Prates Jadi Duel Utama?

Ultimate Fighting Championship telah resmi mengumumkan bahwa pertarungan UFC 336 akan berlangsung di Kanada. Pertempuran antara Islam Makhachev melawan Carlos Prates juga dikabarkan akan menjadi duel utama.

Trending

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Dikenal Sosok Periang, Korban Tabrakan Maut di Mampang Diantar Ratusan Pelayat Menuju Pemakaman

Remaja 15 tahun korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut mobil pajero di Mampang Prapatan, Minggu (18/10/2026) diantar ratusan pelayat ke pemakaman.
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang Meninggal usai Tertimpa Salib saat Pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador

Mengenal Pastor Patricio Alfredo Sanchez Molinari yang meninggal dunia usai tertimpa salib saat pimpin Misa di Guayaquil, Ekuador.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT