GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Wahyu Kenzo, Ada Dua Orang juga Dilaporkan dalam Perkara Robot Trading Auto Trade Gold, Ini Lengkapnya

Perkembangan penyidikan perkara robot trading Auto Trade Gold (ATG), berdasarkan informasi yang beredar, ada 3 orang yang dilaporkan terkait masalah tersebut. 
Rabu, 8 Maret 2023 - 15:23 WIB
selain Wahyu Kenzo, dua orang juga dilaporkan perkara Robot Trading ATG
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvonenews.com - Perkembangan penyidikan perkara robot trading Auto Trade Gold (ATG), berdasarkan informasi yang beredar, ada 3 orang yang dilaporkan terkait masalah tersebut. 

Hal ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/447/IX/2022/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 23 September 2022 atas nama pelapor Muhammad Yusuf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Dinar Wahyu Septian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, beralamat di jalan Embong Brantas 41, RT.003, RW.007, Kelurahan Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang

2. Robert Renovan beralamat di Jalan Danau Jonge Nomor L-33, Madyopuro Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang

3. Raymond beralamat di Jalan Danau Jonge Nomor L-33, Madyopuro Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang.

Kronologi kejadiannya berawal pada tanggal 25 November 2021 para terlapor yaitu Wahyu Kenzo, Robert Renovan dan Raymond datang menemui pelapor di café Lafayette Jalan Semeru No. 2-4 Kota Malang.

Ketiga orang ini kemudian menawari pelapor bisnis investasi dengan menggunakan robot trading bernama Auto Trade Gold (ATG) dengan Wahyu Kenzo mengaku saat itu sebagai owner dari ATG.

Kemudian, Wahyu Kenzo menjelaskan bahwa robot trading ATG miliknya dapat berjalan otomatis, tanpa perlu memantau, robot dapat berjalan sendiri dan otomatis dapat keuntungan. 

Karena tertarik, Muhammad Yusuf akhirnya bersedia ikut namun karena kesibukan sehingga didelegasikan kepada karyawannya yang bernama Buddy Hernandie.

Selanjutnya Buddy atas persetujuan pelapor telah mengirimkan uang kepada terlapor dengan cara transfer yang berjumlah Rp1.999.995.448 ke rekening Mandiri atas nama Dessy Dwiasti Widyasa, serta uang senilai Rp42.158.376 tanggal 26 November 2021, dengan cara setor langsung di Bank Mandiri ke rekening Bank Mandiri atas nama PT Pansaky Berdikari Bersama  untuk pembelian robot trading ATG. 

Atas iming-iming dari Wahyu Kenzo pada tanggal 27 Januari 2022, Muhammad Yusuf kembali mentransferkan uang ke rekening sebesar Rp4.000.005.320 ke rekening Panterawork Buddy tanggal 27 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, pada tanggal 18 Februari 2022, Muhammad Yusuf mencoba melakukan penarikan namun gagal, akhirnya ia mencoba melakukan penarikan di lain hari secara beberapa kali namun ternyata masih gagal. 

Ketika dikonfirmasi ke Wahyu Kenzo mengatakan bahwa website robot masih maintenance sehingga Muhammad Yusuf diminta sabar. Namun hingga saat ini Muhammad Yusuf tetap tidak bisa melakukan penarikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT