GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Korban Pengeroyokan di Ponpes Bangkalan Minta Polisi Tangkap Pelaku

Kasus pengeroyokan terhadap santri BT yang terjadi di pondok pesantren wilayah Geger, Bangkalan, Madura Selasa malam lalu (7/3) hingga korban berusia 16 tahun meninggal dunia.
Jumat, 10 Maret 2023 - 17:37 WIB
Orang Tua Korban Pengeroyokan di Ponpes Minta Polisi Tangkap Pelaku
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Kasus pengeroyokan terhadap santri BT yang terjadi di pondok pesantren wilayah Geger, Bangkalan, Madura Selasa malam lalu (7/3) hingga korban berusia 16 tahun meninggal dunia.

Puluhan saksi dari pengurus pondok pesantren terus dipanggil aparat kepolisian Mapolres Bangkalan, untuk dimintai keterangan guna mengungkap siapa saja pelaku yang terlibat pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah memeriksa saksi lebih dari 20 orang. Pihak-pihak yang diperiksa saat ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ucap Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya, Jum’at (10/3).

Menurut AKP Bangkit, aksi pengeroyokan berawal dari sejumlah pengurus pondok pesantren yang merasa kesal kepada korban, karena dianggap memutarbalikkan fakta atas dugaan pencurian yang terjadi di pondok pesantren. Seolah-olah mengadu domba antar pengurus dengan Ustad di pondok pesantren.

"Motif diawali dari pihak pengurus marah kepada korban karena merasa mutarbalikan fakta dan seakan mengadu domba antara pengurus pesantren dengan ustad atau atasan pengurus yang ada di pondok tersebut, terkait dugaan pencurian di beberapa santri," terangnya.

Meski petugas sudah memanggil sekitar 20 lebih saksi. Namun, hingga kini pelaku masih misteri alias belum tertangkap.

Sementara pihak keluarga terlebih orang tua korban, ingin pelaku pengeroyokan terhadap anaknya hingga korban meninggal dunia segera cepat tertangkap dan para pelaku ditindak dan hukum sesuai dengan kesalahanya.

"Untuk ke pihak kepolisian sampai anak saya meninggal dunia, saya belum ikhlas. Kalau anak saya nyawa diambil oleh Allah saya ikhlas, tapi kalau masalah (pengeroyokan) seperti ini saya tidak ikhlas," ujar Moh Nasib, orang tua korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diketahui, santri BT diduga meninggal dunia usai dikeroyok oleh temannya di pondok pesantren di wilayah Geger Bangkalan Madura, Selasa (7/3). Korban sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, namun nyawanya tak tertolong. Jenazah kemudian dibawa ke rumah Sakit Bangkalan, guna dilakukan autopsi.

Dari pengeroyokan, hingga korban meninggal dunia diketahui di bagian tubuhnya terdapat luka lebam bagian tangan, punggung dan dada. (fds/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Tak Terduga KDM saat Tahu Persib Bandung Juara, Gubernur Jabar itu Memuji Kualitas Klub Maung Biru

Reaksi Tak Terduga KDM saat Tahu Persib Bandung Juara, Gubernur Jabar itu Memuji Kualitas Klub Maung Biru

Tidak pernah diduga oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal Persib Bandung bisa menjuarai Super League
Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Tottenham Hotspur Bikin West Ham Terdegradasi, Chelsea Absen di Eropa

Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Tottenham Hotspur Bikin West Ham Terdegradasi, Chelsea Absen di Eropa

Chelsea dipastikan absen di kompetisi Eropa pada musim depan setelah finis di luar delapan besar Liga Inggris 2025-2026. Sedangkan Tottenham Hotspur memastikan diri tetap bermain di Premier League.
Curhatan Ega ke Dedi Mulyadi, Bantah Aman Yani Berhutang Ratusan Juta demi Biaya Pendidikan Kedokterannya

Curhatan Ega ke Dedi Mulyadi, Bantah Aman Yani Berhutang Ratusan Juta demi Biaya Pendidikan Kedokterannya

Ega membantah klaim ayahnya, Aman Yani, yang berhutang ratusan juta untuk biaya kuliahnya. Pengakuan pahit ini disampaikan langsung di hadapan Dedi Mulyadi.
Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Terdegradasi, Como Paksa AC Milan dan Juventus ke Liga Europa

Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Terdegradasi, Como Paksa AC Milan dan Juventus ke Liga Europa

Como 1907 berhasil lolos ke Liga Champions usai mengalahkan Cremonese di pekan terakhir Liga Italia 2025-2026. Itu memaksa AC Milan dan Juventus ke Liga Europa.
Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda dan Warga se-Indonesia Siaga Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda dan Warga se-Indonesia Siaga Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan jajaran pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan. 
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT