News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Penipuan Wahyu Kenzo Berharap Dana Miliaran Rupiah yang Telah Disetor Dikembalikan

Korban dan sejumlah perwakilan keluarga korban kasus penipuan Robot Trading ATG oleh Wahyu Kenzo di Malang, menggelar konferensi pers
Jumat, 10 Maret 2023 - 18:12 WIB
Korban Penipuan Wahyu Kenzo Berharap Dana Miliaran Rupiah dikembalikan
Sumber :
  • Tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Korban dan sejumlah perwakilan keluarga korban kasus penipuan Robot Trading ATG oleh Wahyu Kenzo di Malang, menggelar konferensi pers. Dengan ditangkapnya Wahyu Kenzo membuka celah bagi korban untuk mendapatkan keadilan atas musibah yang dialami.

Perwakilan dari keluarga korban, merinci kronologi awal mengenal tersangka, hingga menjadi korban penipuan Robot Trading. Semua berawal dari permasalahan jual beli tanah di Kota Batu pada tahun 2021. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi awal mulanya saya selaku anak korban, pada saat itu terjadi jual beli tanah dengan tersangka, yang belum terselesaikan, belum dibayar. Lalu, pada tanggal 25 November, tersangka datang kepada kami untuk menawarkan sebuah pekerjaan yang sedang dikelola tersangka yaitu Robot Trading ATG," ungkap Rimza Jubair, perwakilan keluarga korban. 

Tersangka menjanjikan keuntungan sebesar 10 persen dari profit yang didapat. Setelah berunding dengan keluarga, korban akhirnya join di Robot Trading Wahyu Kenzo. 

"Setelah iming-iming itu, tanggal 26 November kami sekeluarga membicarakan dan kami ikut ke dalam sana. Awal mula kami transfer 1 miliar, 999 juta rupiah dan membeli robotnya senilai 40 juta sekian rupiah. Besok ya tanggal 27 November kami transfer lagi 4 miliar rupiah," bebernya. 

Kecurigaan muncul saat korban hendak melakukan withdraw atau penarikan dana pada 17 Februari 2022, namun dananya tidak ada. 

"Mulai kecurigaan kami pada 17 Februari 2022. Pada saat itu kami coba withdraw pertama. Saat withdraw tidak ada uang masuk atau uang yang bisa di witdraw," ungkapnya. 

Korban lalu mengkonfirmasi kepada tersangka permasalahan ini. Namun tersangka berdalih untuk melakukan penarikan dana dengan nominal yang lebih kecil. 

"Kami konfirmasi ke tersangka, beliau menyampaikan untuk lebih rendah lagi dalam withdraw. Kami mengikuti arahan tetep tidak bisa lagi, tetap tidak bisa lagi. Pernah bisa withdraw tapi bukan tarik uang tapi ke akun yang bisa ditarik, tapi lagi-lagi uangnya tidak bisa ditarik lagi. Disitulah awal muncul kecurigaan di keluarga kami," imbuhnya.

Setelah kejadian itu Tersangka susah dihubungi. Keluarga korban akhirnya menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini.

"Pada saat itu juga, beberapa bulan tersangka tidak bisa dihubungi. Kesimpulan keluarga kami tanggal 23 September 2022 kami melaporkan saudara tersangka ke jalur hukum. Alhamdulillah Polresta Malang kota merespon dengan baik sesuai yang kami harapkan," kata dia.

Rimza mengatakan keluarganya merugi sekitar total 32 miliar rupiah oleh tersangka. Jual beli tanah dan robot trading ATG.

"Nilai uang yang menyangkut di persoalan jual beli sekitar 26 miliar, disusul lagi dengan ditambah kerugian dari pekerjaan yang tersangka sodorkan robot ATG 6 miliar, total sekitar 32 milyar," bebernya. 

Pihak korban mengaku telah menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada pihak kepolisian. Korban menuntut agar uangnya bisa kembali. 

"Kami tidak bicara untungnya. Kami bicara hak kami ingin kami ambil atau kami terima," ujarnya. 

Baik korban maupun korban lainnya mengaku tidak terlalu mengenal tersangka. Begitu pula dengan ribuan korban lainnya.

"Kami juga telah komunikasi dengan keluarga korban dan beberapa korban lain tidak terlalu mengenal tersangka. Ribuan korban tidak kenal tersangka. Sebetulnya kerugian yang kami dan korban lain adalah kerugian material. Harapan kami negara ini bisa menciptakan keadilan yang sungguh sungguh. Polresta dan Polda bisa memberikan solusi yang mana hak kami bisa kami terima kembali," harapnya. 

Sejauh ini pihak korban menjalin komunikasi dengan kepolisian terkuat solusi. Kini polisi sudah membuat hotline pengaduan atas kasus ini. 

"Sebetulnya hak-hak kami saja yang ingin kami dapatkan kembali. Untuk urusan proses hukum kami serahkan kepada pihak kepolisian. Kami dan korban lainnya sepakat ingin hak kami kami peroleh kembali. Tuntutan hukum biar jadi ranah kepolisan ribuan korban ingin hak kami kembali," pintanya.

Pihak keluarga korban mengaku terperdaya dengan janji keuntungan yang diberikan tersangka. Hingga detik ini korban belum menerima barang 1 rupiah sekalipun. 

"Beliau meyakinkan, karena terjadi penyandetan jual beli tanah beliau menyampaikan untuk bantu saya untuk masuk ke pekerjaan saya. Jenengan bakal dapet profit. Selain itu saya juga akan bayar kekurangan tanah akan saya lakukan. 

Sempat menempuh jalan kekeluargaan. Sebenarnya juga tidak ada tendensius yang gimana-gimana. Ribuan korban juga bahkan ada yang tidak kenal tersangkanya. Disini kami hanya menuntut material yang dirugikan oleh tersangkanya saja," katanya.

"Jangankan keuntungan 10 persen, saya tidak pernah menerima sama sekali sampai hari ini. Kami juga tidak menerima hak kami yaitu modal kami. Sama sekali gak terima sama sekali satu rupiah pun," ungkapnya.

Sementara dari pihak kuasa hukum korban mengaku menyerahkan kepada jalannya prosesi hukum.

"Langkah hukum sudah di lakukan dengan melaporkan ke pihak kepolisian. Alhamdulilah polisi merespon baik banget," ungkapnya 

"Jadi untuk selanjutnya kita serahkan ke kepolisian, ini masih tahap penyelidikan nanti pasti akan dikembangkan apakah ada saksi lain atau seperti apa," ujar Ridwan Rachmat, Kuasa Hukum Korban. 

Ridwan juga mengatakan tersangka sebelumnya pernah beberapa kali mangkir dari panggilan polisi. Hingga terpaksa di jemput paksa petugas. 

"Sebenarnya Wahyu dipanggil penyelidikan dua kali tidak hadir. Naik tahap penyidikan dipanggil tidak hadir lagi. Jadi pemenuhan untuk pemanggilan paksa sudah terpenuhi makanya kepolisan melakukan pengambilan paksa tersangka WK," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya juga mengatakan bahwa tidak ada gugatan perdata. Intinya korban ingin hartanya kembali. 

"Gak ada gugatan perdata kemungkinan aset tersangka diminta untuk korban. Tapi kita tidak boleh mendahului polisi. Biarkan polisi yang bekerja kita hanya memberikan dasar hukumnya seperti ini, faktanya seperti ini," pungkasnya. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Kapolsek Buer Ipda Romy Octovian Munir mengatakan H diamankan untuk kepentingan penanganan perkara setelah keluarga korban melaporkan kasus pencabulan anak.
Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.
John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi 'Hadiah' untuk Timnas Indonesia: Tempa Persaudaraan ‎

‎Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia pada pertandingan Grup A. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), berakhir tanpa gol.
KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

KPK Pantau Perkembangan Kasus Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Bogor

Pasca viralnya soal terdapat ruangan mewah di lapas tersebut, publik mendesak agar KPK bergerak untuk melihat dugaan korupsi.
Respons Elegan John Herdman Saat Makian Hingga Nama Shin Tae-yong Bergema Usai Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia ‎

Respons Elegan John Herdman Saat Makian Hingga Nama Shin Tae-yong Bergema Usai Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Malaysia ‎

John Herdman tetap berharap mendapatkan dukungan penuh dari suporter meski sempat diteriaki seusai laga kontra Malaysia. Bahkan, nama mantan pelatih skuad Garuda, Shin Tae-yong, sempat terdengar bergema dari tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Trending

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Siapa Sosok Bilqis Banyuwangi 'Miss Cendut'? Namanya Dicatut Isu Video Asusila Viral hingga Polisi Tahan Pelaku

Nama selebgram sekaligus kreator konten populer asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut atau Bilqis Banyuwangi, mendadak menjadi perbincangan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT