GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangkapan Merosot, Pabrik Sarden di Banyuwangi Impor Lemuru dari India

Predikat lumbung ikan sepertinya tak lagi melekat di Banyuwangi. Belakangan, tangkapan ikan di kawasan ini terus merosot.
Kamis, 16 Maret 2023 - 19:08 WIB
Tangkapan Merosot, Pabrik Sarden di Banyuwangi Impor Lemuru dari India
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Predikat lumbung ikan sepertinya tak lagi melekat di Banyuwangi. Belakangan, tangkapan ikan di kawasan ini terus merosot. Tak tanggung-tanggung, anjloknya hingga 15 persen. Kondisi ini berdampak pada aktivitas pengalengan ikan. Akibat turunnya pasokan, pabrik sarden terpaksa impor ikan dari India.

Jenis ikan yang diimpor dari negeri Bollywood itu adalah lemuru. Dahulu, jenis ikan ini selalu melimpah di Banyuwangi, khususnya di Perairan laut Muncar. Namun, tangkapan lemuru tak lagi bisa diandalkan. Nelayan kesulitan menangkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Turunnya tangkapan ikan, khususnya lemuru ini mulai dirasakan sejak tahun 2019 ketika pandemi,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi, Alife Kartiono, Rabu (15/3) siang.

Kelangkaan lemuru ini terus berlanjut hingga tahun 2021. Apalagi, kala itu, pandemi kian mengganas. Nelayan Muncar yang menjadi andalan pemburu lemuru tak lagi mendapatkan tangkapan yang melimpah. Bahkan, jauh dari kebutuhan pabrik sarden yang menjamur di kawasan ini. 

“Tahun 2022 sempat ada harapan tangkapan akan pulih. Namun, justru muncul cuaca ekstrim,” jelas Alief.

Sejak September 2022 hingga pergantian tahun, cuaca ekstrim menghalangi aktivitas nelayan. Seperti, badai La Nina yang berlanjut dengan angin Muson dari Australia. Kondisi ini membuat nelayan tak bisa melaut ke wilayah yang jauh.

Kendala lainnya, merosotnya tangkapan lemuru dipicu perairan Selat Bali yang sudah tercemar. Plankton yang menjadi makanan utama ikan hampir musnah di perairan ini, sehingga ikan banyak bermigrasi. Mereka justru bergerak menuju laut India yang cuacanya membaik. Lautnya juga masih alami. 

“Dari beberapa penelitian, kondisi Selat Bali yang padat memicu pencemaran laut. Biasanya, jarak 12 mil sudah bisa menangkap ikan, sekarang sulit,” jelasnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena impor lemuru India ini diakui pengelola pabrik sarden di Muncar. Alasannya, tangkapan ikan dari nelayan lokal tak mencukupi kebutuhan produksi. Meski memberatkan, para pengusaha sarden tetap melakukan impor. Apalagi, harganya lebih mahal. Rata-rata harga lemuru impor mencapai Rp12000 per kilogram. Lebih mahal Rp2000 dari ikan lokal. 

“Kami impor ikan lemuru antara 10-20 persen. Ini memang berat. Tapi, jika tak impor, produksi otomatis akan tutup,” kata Aminoto, salah satu pemilik pabrik pengalengan ikan. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag Geram Ibadah GMS Bantul Dibubarkan Massa, Stafsus Menag Minta Kapolda DIY Segera Tangkap Pelaku

Kemenag mengecam pembubaran ibadah GMS Bantul oleh massa FJI. Stafsus Menag mendesak Kapolda DIY segera menangkap pelaku aksi tersebut.
Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Insiden Ledakan Kapal Tanker "Bintang Energi" Guncang Dermaga Depot Pertamina Pontianak, Tiga Orang Terluka

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan perairan Sungai Kapuas pada Senin (25/5/2026) siang. Kapal berjenis tanker bernama "Bintang Energi" milik PT Pertamina Patra Niaga dilaporkan mengalami ledakan hebat saat tengah bersandar.
Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Tito Karnavian Ungkap 3.800 Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Sudah Pulih, Sebagian Siswa Masih Belajar di Tenda

Mendagri Tito Karnavian menyebut 3.800 sekolah terdampak banjir Sumatera telah diperbaiki. Namun, sebagian siswa masih belajar di tenda darurat.
Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI

Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di kawasan konflik Timur Tengah.
Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Gubernur Mualem mengaku beberapa infrastruktur di Aceh seperti jembatan, jalan raya, hingga sekolah masih mengalami kerusakan dan ada yang belum diperbaiki.
Buntut 6 Dosen Disanksi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, UPN Veteran Yogyakarta Serukan Peran Melawan Pelecehan di Kampus

Buntut 6 Dosen Disanksi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, UPN Veteran Yogyakarta Serukan Peran Melawan Pelecehan di Kampus

UPN Veteran Yogyakarta menyerukan komitmen bersama untuk melawan segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. 

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT