GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyiaran Nasional ke 90 Tahun, KPID Jatim Lembaga Penyiaran Diharapkan Memberi Informasi Berkualitas Jelang Pemilu 2024

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur mengucapkan Hari Penyiaran Nasional yang ke 90 tahun. Hal ini disampaikan salah seorang Komisioner KPID Jawa Timur, yang disampaikan kepada beberapa kantor Lembaga Penyiaran televise dan radio.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 1 April 2023 - 13:00 WIB
KPID Jatim Ucapkan Hari Penyiaran Nasional ke 90 Tahun
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur mengucapkan Hari Penyiaran Nasional yang ke 90 tahun. Hal ini disampaikan salah seorang Komisioner KPID Jawa Timur, yang disampaikan kepada beberapa kantor Lembaga Penyiaran televisi dan radio

“Selamat Haari Penyiaran Nasional ke – 90,” tulis Sundari, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak terasa, hari peringatan HARSIARNAS sudah memasuki usia 90 tahun. Mengingat Hari Penyiaran Nasional untuk pertama kalinya lahir 1 April tahun 1933. KPID Jawa Timur mengucapkan Selamat Hari Penyiaran Nasional ke 90 tahun, Wujudkan Siaran Sehat, Mencerdaskan Bangsa melalui Penyiaran Kreatif, Inovatif, dan Inspiratif.

“Televisi dan radio masih menjadi media massa arus utama yang paling dipercaya public. Karena itu, Lembaga Penyiaran harus menjadi pemandu bagi masyarakat untuk memilih informasi yang berkualitas dan bermartabat menjelang Pemilu serentak 2024,” ujar Sundari, dalam pesan singkatnya yang disampaikan kepada Lembaga Penyiaran.

Kolaborasi KPID dengan Insan Penyiaran

Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur belum lama ini menggelar Sosialisasi Siaran Pemilu 2024 secara daring dan luring (hybrid). Dalam sosialisasi tersebut, Ketua KPID Jawa Timur Immanuel Yosua mengatakan perlu kolaborasi antara insan penyiaran dengan Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, dan KPID Jatim untuk menciptakan siaran pemilu yang berkualitas dan bermartabat.

“KPID Jatim memfasilitasi lembaga penyiaran untuk melakukan diskusi berkaitan dengan siaran pemilu bersama dengan lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu,” ujar  Ketua KPID Jawa Timur Immanuel Yosua Tjiptosoewarno saat membuka acara sosialisasi bertajuk Kolaborasi Insan Penyiaran Wujudkan Siaran Pemilu yang Berkualitas dan Bermartabat.

Yosua berharap adanya komitmen bersama antara lembaga penyiaran dengan lembaga penyelenggara pemilu untuk menyukseskan pemilu.

“Ada satu kewajiban yang kami harap KPU bisa bantu optimalkan. KPU mendukung lembaga penyiaran menyediakan ruang dan waktu khusus bagi penyiaran pemilu maupun pilkada sebagai tanggung jawab sosialisasi dan tanggung jawab publikasi terhadap masyarakat,” tegas Yosua.

Koordinator Bidang Kelembagaan Royin Fauziana menambahkan bahwa menjelang pemilu terdapat berbagai informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Lembaga penyiaran memiliki peran sebagai penjerih informasi.

“Sosialisasi ini penting di laksanakan karena memang siaran pemilu ini banyak hoaks bertebaran,” tutur Royin.

Dalam sosialisasi tersebut, Ketua Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan mengenai sinergisitas lembaga penyiaran dengan KPU dalam penyelenggaran pemilu tahun 2024. Gogot menjelaskan terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan pemilu 2024 sehingga KPU tidak bisa bekerja sendiri sekalipun memiliki badan ad hoc.

“Lembaga penyiaran adalah mitra strategis KPU yang memiliki peran besar dalam menyukseskan pemilu,” ucap mantan penyiar radio tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa lembaga penyiaran memiliki tiga peran strategis dalam pelaksanaan pemilu. Pertama, menyampaikan informasi pemilu terhadap masyarakat. Kedua, memberikan pendidikan, membentuk pemikiran dan pembelajaran politik masyarakat. Ketiga, sebagai kontrol terhadap penyelenggara pemilu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Jawa Timur, Nur Elya Anggraini menyampaikan mengenai pengawasan penyiaran pemilu. Nur Eyla menjelaskan mengenai pengaturan iklan kampanye. Selain itu, Ia juga menceritakan secara historia peran lembaga penyiaran.

“Lembaga penyiaran bukan hanya mitra strategis tetapi juga memiliki semangat yang sama dengan lembaga pengawasan untuk melakukan pengawasan. Bahkan lembaga penyiaran lebih dahulu melakukan pengawasan partisipatif sebelum ada lembaga pengawasan,” ujar Nur Elya. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Kontroversi bermula ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video di akun media sosialnya yang menampilkan surat resmi dari Home Office Inggris dan paspor Inggris milik anaknya. 
LPDP Dalami Kewajiban Suami Awardee Viral, Diduga Belum Tuntaskan Masa Kontribusi Usai Studi

LPDP Dalami Kewajiban Suami Awardee Viral, Diduga Belum Tuntaskan Masa Kontribusi Usai Studi

LPDP memanggil suami awardee viral karena diduga belum menuntaskan kewajiban kontribusi usai studi, berpotensi dikenai sanksi hingga pengembalian dana beasiswa.
Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Ia menjelaskan, delapan golongan (ashnaf) penerima zakat terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, serta ibnu sabil. 
Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan penegasan terkait Indonesia menjamin kepastian hukum bagi para calon investor global.
Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Menlu Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio di Washington DC, bahas situasi Tepi Barat dan dorong peran global menghentikan kekerasan serta menjaga proses perdamaian Gaza.
OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT