News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Ayah Bunuh Putrinya dengan Cara yang Sangat Kejam, Gara-gara Malu Istri Jadi Pemandu Lagu

Seorang ayah tega membunuh nyawa putriya sendiri dengan cara yang sangat sadis. Bahkan pengakuannya terkait motif sungguh mencengangkan sekali, begini katanya.
Minggu, 30 April 2023 - 05:05 WIB
Muhammad Qo'ad Afa'ul Kirom( 29) seorang ayah di Gresik tega habisi nyawa anak kandungnya sendiri
Sumber :
  • Muhammad Habib

Gresik, tvOnenews.com - Kasus seorang ayah membunuh anaknya sendiri kembali terjadi, kali ini di Gresik, Jawa Timur.

Seorang ayah tega menghabisi nyawa putriya sendiri dengan cara yang sangat sadis. Bahkan pengakuannya terkait motif sunggung mencengangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sungguh di luar dugaan, rupanya tersangka Muhammad Qo'ad Afa'ul Kirom (29) mempunyai alasan tersendiri kenapa dirinya tega menghabisi nyawa anak kandungnya. 

Tersangka menyampaikan jika motif membunuh anak kandungnya sendiri lantaran dia ingin putrinya yang masih berusia 9 tahun itu segera masuk surga.

Alfan sapaan akrab pelaku itu menyebut, tega membunuh anaknya dengan cara menusuk-nusuk punggung anaknya hingga tewas, supaya sang buah hatinya bisa hidup tenang dan cepat masuk ke Surga. 

Sehingga hidupnya kelak tidak terbebani dosa-dosa orang tuanya. Terutama ibunya. 

Alfan mengaku, jika putrinya kerap mendapat ejekan dari teman seusianya. Utamanya soal perilaku dan profesi ibunya sebagai pemandu lagu di tempat karaoke.

"Saya ingin anak saya berada di surga, dia masih kecil tidak punya dosa. Supaya tidak melihat kelakuan dari ibunya," ujarnya.

Tersangka Alfan juga menyebut, jika istrinya tidak pantas menjadi seorang ibu. 

Dirinya menyesal menjalani hubungan rumah tangga dengan perempun yang ditemui di
tempat hiburan tersebut.

"Istri saya tidak saya bunuh karena tidak pantas masuk surga. Biar dia lari dengan dosa-dosanya," imbuhnya.

Sementara itu Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menyatakan, dari keterangan tersangka, motif pembunuhan selain karena ingin anaknya masuk surga dan juga kerena faktor ekonomi.

Meski demikian, tim penyidik terus melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk menunggu hasil tes kejiwaan dari RS Menur Surabaya. 

"Meskipun hasil interogasi tersangka tidak terlihat menyesal sudah membunuh anaknya sendiri," kata Erika di Mapolres Gresik, Sabtu (29/4/2023).

Mantan Kasatlantas Polres Gresik itu juga menyebut, bahwa istri tersangka sudah tiga hari yang lalu pamit keluar rumah dengan alasan yang tidak jelas.

"Saat terjadi pembunuhan istri tersangka tidak dirumah, dia pamit untuk mengambil KTP tapi tidak kembali ke rumah sudah 3 hari yang lalu," imbuhnya.

Saat ini penyidik sedang mencari istri tersangka untuk dimintai keterangan. Keberadaannya sudah terdeteksi, tinggal melakukan pemanggilan.

"Posisi ibu korban sudah kami deteksi tinggal pemanggilan saja," kata mantan Wakapolres Jombang tersebut.

Seperti dikabarkan sebelumnya, bocah berinisial Z dihabisi oleh ayah kandungnya sendiri di rumah kontrakan Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SD itu meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian punggung. Kemudian, jasad korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.(mhb/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT