News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Matikan Industri Hasil Tembakau, Kadin Jatim Desak RUU Kesehatan Omnibus Law Dihilangkan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan yang tengah disusun secara Omnibus Law, khususnya yang mengatur tentang Industri Hasil Tembakau (IHT).
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 24 Mei 2023 - 08:21 WIB
Kadin Jatim Desak RUU Kesehatan Omnibus Law Dihilangkan
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com -  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan yang tengah disusun secara Omnibus Law, khususnya yang mengatur tentang Industri Hasil Tembakau (IHT). 

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto mengatakan, ada lima pasal dalam RUU tersebut yang dianggap akan mematikan Industri Hasil Tembakau (IHT) jika RUU Omnibus Law disahkan. Kelima pasal tersebut adalah pasal 154, 155, 156, 157 dan 158. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses penyusunan RUU ini pun dilakukan tanpa melalui kajian yang mendalam. Sebagai contoh, pada pasal 154 RUU Kesehatan ini mencantumkan penyetaraan antara produk tembakau dengan zat adiktif seperti narkotika, seharusnya dalam penyusunan RUU harus melibatkan para pemangku kepentingan," kata Adik di Graha Kadin Jatim. 

Hal ini setidak sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 6/PUU-VII/2009 sebelumnya yang menegaskan bahwa zat adiktif pada produk tembakau tidak sama dengan zat adiktif pada narkotika.

Saat ini IHT merupakan salah satu industri yang esensial di Indonesia, kontribusinya signifikan terhadap aspek ekonomi dan sosial. Namun, karakteristik produk tembakau memang mengharuskan industri ini diatur dengan regulasi yang ketat. 

Kadin Jatim melihat bahwa peraturan-peraturan yang ada saat ini sebenarnya cukup proporsional, dan menetapkan batasan-batasan jelas bagi seluruh ekosistem tembakau. Terlebih Industri Hasil tembakau ini memiliki multiefek, mulai dari petani tembakau, sampai pada jumlah SDM yang menggantungkan hidup dari industri ini. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pengusaha Wajib Cukai Kadin Jatim, Sulami Bahar menambahkan, pasal-pasal tersebut dimunculkan dengan alasan untuk menurunkan prevalensi perokok anak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal dari data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa prevalensi perokok anak justru terus mengalami penurunan. Pada tahun 2020, tingkat prevalensi perokok anak mencapai 9,1 persen. Di tahun 2021 angka tersebut turun menjadi sekitar 6 persen dan di 2022 kembali turun menjadi sekitar 3 persen. 

"Dari data tersebut, sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi untuk mengubah UU 36/2009 karena menurut kami itu sudah cukup. Untuk itulah kami meminta ke lima pasal dalam RUU Kesehatan Omnibus Law tersebut dihilangkan dan kembali ke pasal 36/2009," katanya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Meskipun operasi pencarian korban longsor Cisarua, Bandung Barat, telah resmi ditutup, Tim DVI Polda Jabar masih terus menerima dan menangani jenazah korban. 
Buka Suara Tentang Dugaan Kekerasan Seksual, Mohan Hazian: Semua Kesalahan Masa Lalu adalah Murni Kekhilafan dengan Wanita Lain

Buka Suara Tentang Dugaan Kekerasan Seksual, Mohan Hazian: Semua Kesalahan Masa Lalu adalah Murni Kekhilafan dengan Wanita Lain

Mohan Hazian muncul memberikan penjelasan terkait dugaan kekerasan seksual yang ditujukan kepadanya. Melalui akun Instagram, ia membantah pernah memperkosa.
Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Masih Ingat Jonathan Khemdee? Pemain yang Lempar Medali SEA Games Kini Akan Jadi Lawan Persib

Jonathan Khemdee merupakan pemain berdarah Denmark dan Thailand yang memilih untuk membela Timnas Thailand.
Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Utut Adianto Nilai Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tak Perlu Sampai 20.000 Prajurit

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menilai pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, tidak perlu dilakukan dalam jumlah besar.
Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI Bakal Rutin Tertibkan ‘Manusia Gerobak’ dan Shur On The Road Selama Ramadan

Pemprov DKI akan melakukan patroli rutin untuk menertibkan ‘manusia gerobak’ atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Sahur On The Road (SOTR).
Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, tim Daejeon Red Sparks terpuruk di dasar klasemen Liga Voli Korea 2025/2026, hanya meraih enam kemenangan dari 27 laga.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT