Anindya Bakrie Sebut Kebangkitan Industri Maritim Bisa Jadi Sejarah Baru Ekonomi Indonesia
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai revitalisasi industri galangan kapal dan pelayaran bukan sekadar program sektor industri, melainkan momentum strategis yang berpotensi menjadi tonggak baru kebangkitan ekonomi nasional berbasis maritim.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam agenda tersebut sebagai langkah konkret membangun kembali kekuatan industri perkapalan nasional yang selama ini tertinggal.
“Tadi menurut saya bukan saja produktif, efektif, tapi bisa menjadi bagian daripada sejarah bagaimana kita bisa membangkitkan industri maritim, perkapalan, galangan kapal,” ujarnya usai acara Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia: Mendorong Daya Saing dan Peningkatan Kapasitas Industri Nasional, di Ayana Midplaza Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Menurut Anindya, sektor galangan kapal memiliki efek ekonomi berlapis karena tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga menggerakkan rantai pasok industri dalam skala luas.
Setiap pembangunan kapal melibatkan banyak perusahaan pendukung mulai dari komponen, logistik, hingga jasa teknis.
“Karena industri ini, satu, tentu padat karya, tapi juga padat bisnis karena setiap pengalangan kapal itu melibatkan banyak sekali vendornya. Dan juga padat teknologi, karena kita lihat banyak sekali teknologi yang dibutuhkan dan makin hari makin besar,” kata dia.
Ia menilai penguatan sektor maritim sekaligus menjadi peluang meningkatkan daya saing Indonesia di tengah kebutuhan global terhadap tenaga kerja industri perkapalan yang semakin tinggi.
“Dan ini menurut saya bisa meningkatkan daya saing Indonesia, apalagi Indonesia mempunyai sumber daya manusia yang pemain-pemain industri maritim sekarang kekurangan. Jadi saya rasa ini suatu kebangkitan luar biasa,” ucap Anindya.
Anindya menegaskan, program revitalisasi tersebut juga sejalan dengan konsep “Indonesia Incorporated” yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni kolaborasi erat pemerintah dan swasta dalam menyelesaikan persoalan ekonomi nasional secara bersama.
“Tadi para menteri juga menjunjung tinggi semangat yang Pak Presiden canangkan, ‘Indonesia Incorporated’, di mana semua maju bergotong-royong untuk kepentingan masyarakat luas dan bangsa Indonesia. Jadi saya rasa ini salah satu contoh bagaimana problem solving tapi juga bisa bermanfaat bagi semua orang,” pungkas Anindya.
Load more