News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Laka Lantas Kecewa dengan Hasil Gelar Perkara Satlantas Polrestabes Surabaya

Untuk memberikan rasa keadilan kepada pihak terlapor dalam kasus laka lantas yang terjadi pada Januari lalu Polrestabes Surabaya kembali melakukan gelar perkara
Sabtu, 27 Mei 2023 - 11:18 WIB
Keluarga korban laka lantas kecewa dengan hasil gelar perkara
Sumber :
  • syamsul huda

Surabaya, tvOnenews - Untuk memberikan rasa keadilan kepada pihak terlapor dalam kasus kecalakaan laka lantas yang terjadi pada awal Januari lalu, hingga menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Pemuda Surabaya, Polrestabes Surabaya kembali melakukan gelar perkara, di gedung Ditlantas Polda Jatim.

Hadir dalam gelar perkara yakni kuasa hukum kedua belah pihak, baik terlapor maupun pelapor. Meski tak ada hal yang signifikan dalam gelar perkara kali ini, namun para pihak diberikan kesempatan untuk menghadirkan para saksi, terutama untuk melakukan analisa terhadap CCTV yang menjadi salah satu alat bukti utama dalam kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pimpinan gelar juga masih memberi kesempatan baik kepada pihak Christiana Suwarni sebagai pelapor dan Dewi Wijayanti sebagai terlapor, untuk menghadirkan saksi ahli, saksi-saksi yang lain, juga tambahan bukti pendukung lainnya," terang Yusuf Sugiyanto, kuasa hukum terlapor, usai mengikuti gelar perkara.

Berdasarkan hasil pemaparan saksi ahli yang diperlihatkan di gelar perkara hari ini, lanjut Sugiyanto, juga tidak dijelaskan tentang adanya bodi mobil depan yang dikemudian Dewi Wijayanti, tertabrak atau menabrak. Yang ada, bagian sisi kanan bawah mobil atau handle pintu ada bekas seperti tertabrak.

Berkaitan dengan adanya kerusakan pada bagian pintu depan kanan bawah, tepatnya pada handle pintu itu, Sugiyanto menyimpulkan, jika kerusakan itu karena adanya tabrakan dari samping dengan jarak terukur dengan kecepatan sebagaimana terpapar di gelar perkara.

Sementara, dalam penjelasan kuasa hukum terlapor, pihak kuasa hukum pelapor meminta kepada pihak penyidik Satlantas Polrestabes Surabaya, untuk bisa menunjukkan CCTV yang tampak dari sisi depan, karena menurut kuasa hukum pelapor, CCTV yang ada pada penyidik saat ini masih belum signifikan.

"CCTV yang merekam kejadian dari sisi kanan depan, menurut penuturan pihak pelapor, belum nampak atau diperlihatkan kepada kedua belah pihak," tambah Sugiyanto. 

Sementara Yusuf Sugiyanto, yang merupakan kuasa hukum terlapor, menghormati hak-hak yang diminta oleh pelapor, terutama terkait CCTV dan saksi ahli yang akan dihadirkan oleh pelapor, sepanjang apa yang diajukan untuk menguji bukti-bukti yang akan mengarah kepada kebenaran dan memenuhi rasa keadilan.

Sementara itu, Ronald Napitupulu selaku kuasa hukum pihak pelapor mengaku, masih kecewa dalam gelar perkara kali ini, mengingat tidak ada hal yang baru dan nyaris sama dengan gelar perkara yang dilakukan sebelumnya. Pihaknya menyebut gelar perkara ini masih belum memenuhi rasa keadilan yang dialami oleh keluarga pelapor, terlebih korban saat ini telah meninggal dunia akibat kecalakaan tersebut.

"Gelar perkara internal inilah yang membuat kami kecewa. Mengapa masih dilakukan gelar perkara lagi dan dilakukan secara tertutup? Pihak yang boleh ikut hanyalah saksi ahli dari dishub, sedangkan kami dari kedua belah pihak tidak dihadirkan," protes Ronald. 

Kuasa hukum pelapor (korban) menyebut, materi gelar perkara hari ini tetaplah sama dengan gelar sebelumnya, mengingat bukti CCTV yang dihadirkan adalah bukti CCTV dari salah satu SPBU di Jalan Pemuda, yang dianalisa oleh pihak dishub selaku saksi ahli yang dihadirkan. Padahal seharusnya, CCTV dari dishub juga harus ditunjukkan, mengingat sepanjang jalanan di Surabaya telah dilengkapi CCTV.

"Kenapa tidak pakai CCTV yang disediakan dishub yang terpasang di sepanjang Jalan Pemuda? Di sekitar lokasi kejadian, kami menemukan ada dua CCTV milik Dishub Kota Surabaya yang juga bisa diambil untuk dilakukan analisa, supaya penyebab pasti terjadinya kecelakaan yang menimpa Christiana Suwarni dapat terlihat jelas," tegas Ronald.

Keanehan dan dugaan penyalahgunaan wewenang lain yang dirasakan pihak keluarga Christiana Suwarni diperkara ini, menurut Ronald Napitupulu adalah tentang hasil autopsi atau hasil dari forensik terhadap jenazah Christiana Suwarni.

Lebih lanjut Ronald mengatakan, sejak laka lantas terjadi sampai akhirnya korban meninggal dunia di rumah sakit, pihak keluarga dan advokat yang mendampingi sebagai kuasa hukum, belum pernah diberitahu dan diberi laporan hasil autopsi atau forensik atas jenazah korban.

"Kepada kami, penyidik menyampaikan, nantinya akan ada hasil autopsi ataupun hasil pemeriksaan forensik dari jenazah Christina Suwarni sehingga akan diketahui luka yang diderita korban pada bagian apa saja, termasuk luka yang menyebabkan Christiana Suwarni sampai meninggal dunia," kata Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai pada pelaksanaan gelar kedua hari ini, lanjut Ronald, terkait dengan hasil autopsi pada jenazah Christiana Suwarni atau hasil forensiknya, tak kunjung diperlihatkan atau dimunculkan penyidik Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya.

Sebelumnya, berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP/A/32/1 /2023/SPKT/LANTAS POLRESTABES SURABAYA POLDA JATIM, tanggal 2 Januari 2023 disebutkan, tentang (adanya) kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan nomor polisi L-5068-DB yang dikemudikan Christiana Suwarni dengan mobil Suzuki Ignis nopol DK-1198-QO yang dikemudikan Dewi Wijayanti. Akibat dari kecelakaan tersebut menyebabkan Christiana Suwarni meninggal dunia. (sha/far) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT