GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bercocok Tanam dengan Sistem Hidroponik, Manfaatkan Lahan Kosong Bernilai Ekonomis

Anda pastinya sudah mengenal istilah hidroponik. Menanam dengan sistem hidroponik merupakan metode bercocok tanam modern dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, sabit kelapa, potongan kayu ataupun busa.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 20 Juni 2023 - 08:52 WIB
Bercocok Tanam dengan Sistem Hidroponik
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Perkembangan teknologi dalam bidang pertanian saat ini memang semakin pesat, sehingga bagi masyarakat khususnya petani yang tidak mengikuti perkembangan zaman dan teknologi dipastikan tidak akan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal dari kegiatan pertaniannya.

Anda pastinya sudah mengenal istilah hidroponik. Menanam dengan sistem hidroponik merupakan metode bercocok tanam modern dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, sabit kelapa, potongan kayu ataupun busa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dilakukan karena fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dan perantara larutan nutrisi dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambah nutrisi air dan oksigen melalui media tersebut.

Seperti sosialisasi bercocok tanam dengan sistem hidroponik yang dikenalkan oleh sejumlah mahasiswa Unesa 34 Magetan dalam kegiatan KKN nya di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Senin (19/6) ini misalnya.

Muhammad Agus Miftah (20) Mahasiswa Unesa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 6 yang juga sebagai ketua kelompok KKN mengaku, dari hasil observasinya bersama team selama melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa tersebut, banyak temuan lahan atau pekarangan kosong dan kurang dimanfaatkan oleh pemiliknya.

Sehingga lahirlah program kerja nyata dalam KKN tersebut dengan membagikan ilmu di bangku perkuliahan mereka kepada masyarakat desa tentang bercocok tanam dengan sistem hidroponik.

“Awalnya kami memang melakukan observasi kemudian menemukan sampel, memang penduduk Desa Belotan ini memang memiliki lahan yang luas, akan tetapi untuk memanfaatkan lahan itu tergolong masih kurang,” ungkapnya.

Sehingga dengan program ini, mahasiswa KKN berusaha memberikan sosialisasi atau pengenalan hidroponik sekaligus bagaimana cara membuat sarana menanam dengan sistem hidroponik secara sederhana yakni menggunakan media paralon dan air.

“Alhamdullilah masyarakat tadi antusias sekali ya, terbukti dari undangan yang kami sebar datang semua, dan juga banyak warga yang bertanya bagaimana cara pembuatannya,” imbuh Agus.

Sedangkan metode hidroponik yang diberikan kepada warga Desa Belotan adalah menggunakan sistem Wick, karena metode ini tidak menggunakan pompa air namun dengan cara pengisian air terjadwal, yakni pagi dan sore.

“Meski metode yang kita berikan yang paling sederhana, namun jika dilakukan dengan sekala besar ini bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, juga sangat berdampak positif bagi masyarakat yang pasti bisa mengarah ke perkembangan usaha pertanian ataupun perdagangan,” sambungnya.

Terpisah, Kartinah (48) warga Desa Belotan peserta sosialisasi mengaku bersyukur bisa mendapat ilmu baru. Bahkan banyak ibu-ibu rumah tangga yang ingin membuat dan mempraktikkannya minimal menanam sayur untuk kebutuhan masak sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bersukur sekali mas dan mbak mahasiswa ini menandakan sosialisasi hidroponik. Sebenarnya banyak mas yang ingin membuat tapi bingung mulainya dari mana. Ya minimal nanam sayuran buat masak sehari-hari itu aja,” ujar Kartinah sambil mendengarkan sosialisasi.

Namun demikian, kendala dalam program kuliah kerja nyata (KKN) dalam praktiknya menanam sistem hidroponik di lingkungan masyarakat pasti ada kendala, diantaranya faktor lingkungan, pengadaan bibit tanaman, cuaca yang tidak menentu. Sehingga salah satu solusi adalah melakukan tanam hidroponik di dalam rumah atau (ruangan). (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Nyanyi “Isabella” Bareng Amy Search, Aksinya Tuai Sorotan Warganet: Liriknya Menjiwai Sekali Pak

Dedi Mulyadi Nyanyi “Isabella” Bareng Amy Search, Aksinya Tuai Sorotan Warganet: Liriknya Menjiwai Sekali Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencuri perhatian usai tampil bernyanyi bersama Amy Search membawakan lagu “Isabella” dengan aransemen dangdut yang unik.
Resmi! Calvin Verdonk Beri Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday, Timnas Indonesia Segera Ciptakan Sejarah

Resmi! Calvin Verdonk Beri Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday, Timnas Indonesia Segera Ciptakan Sejarah

Calvin Verdonk resmi memberikan kabar baik untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sejarah ada di depan mata untuk segera tercipta.
Wajahnya Sering Dirias, Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Cara Simpel Agar Tidak Mudah Jerawatan

Wajahnya Sering Dirias, Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Cara Simpel Agar Tidak Mudah Jerawatan

Sherly Tjoanda ungkap kebiasaan simpel agar tidak mudah jerawatan meski wajahnya hampir setiap hari dirias untuk acara resmi. Simak berita lengkapnya!
Tok! UU Hukuman Mati untuk Teroris Resmi Berlaku di Israel

Tok! UU Hukuman Mati untuk Teroris Resmi Berlaku di Israel

Kepala Komando Pusat Israel, Mayjen Avi Bluth, telah menandatangani amandemen dekrit keamanan Tepi Barat terkait undang-undang parlemen Israel yang baru disahkan tentang hukuman mati bagi teroris.
Aktif Bangun Komunikasi dan Konsolidasi, Kader Muda Dorong Demokrat NTB Tetap Solid dan Dekat dengan Rakyat

Aktif Bangun Komunikasi dan Konsolidasi, Kader Muda Dorong Demokrat NTB Tetap Solid dan Dekat dengan Rakyat

Tokoh muda Partai Demokrat Gema Ahmad Muzakir terus aktif membangun komunikasi dan konsolidasi bersama kader Partai Demokrat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat. 
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Mei 2026 Turun Tipis Rp5.000, Kini Sentuh Angka Rp2.764.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 18 Mei 2026 Turun Tipis Rp5.000, Kini Sentuh Angka Rp2.764.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 18 Mei 2026 menyentuh angka Rp2.764.000 per gram. Harga emas Antam hari ini turun Rp5.000.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT